21 September 2020 | Dilihat: 81 Kali
Sejak PSBB Diperketat, Perekonomian Warga Pulau Pari Kepulauan Seribu Terancam
noeh21
 

Oleh :: BAINANA BACHTIAR
Editor: CARDY SANTOSO

HITVBERITA.com Kep.Seribu || Sejak adanya pelarangan terhadap para wisatawan yang masuk ke Kepulauan Seribu selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid dua atau PSBB pengetatan, warga pulau lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah. Akibatnya beberapa aktivitas maupun usaha dari warga di kabupaten tersebut, khususnya dii Pulau Pari ikut terhenti, sehingga perekonomian warga ikut terancam

Pulau Pari salah satu pulau berpenduduk yang berada di wilayah Kep. Seribu. (Dok.Foto.BAINANA)



Terlihat Kapal kapal tidak ada yang beroperasi begitu juga usaha berdagang dari warga banyak yang tutup. Bahkan kondisi Pulau Pari pun terlihan sepi.

Sandar ditepian pantai karena tidak bisa beroperasi. (Dok.Foto.BAINANA)



"Untuk memenuhi kebutuhan dalam rumah,kita harus melaut guna mendapatkan ikan dan juga pergi ke hutan untuk memetik sayuran," ujar salah satu warga di Pulau Pari beberapa waktu lalu.

Tapi dikatakan kalau sekarang sudah masuk musim hujan,kadang cuaca tidak baik, ombak tinggi dan angin kencang datang sehingga membuatnya terpaksa mengurungkan niat untuk melaut

Ia Hanya berharap PSBB segera direnggangkan oleh Pemprov DKI Jakarta serta pandemi segera berlalu agar kehidupan bisa normal kembali dan perekonomiannya bisa kembali berjalan.

"Iya karena uang tabungan juga sudah habis terpakai untuk menutupi kebutuhan sehari hari," ungkapnya.

Bahkan salah satu warga yang mengadalkan usaha katering harus kehilangan mata pencahariannya lantaran tidak ada wisatawan yang datang.

"Biasanya sebelum ada pandemi Covid-19 banyak yang pesan katering, tetapi sekarang ini ya tidak ada lagi pemasukan," keluhnya.

Laporan:
Kabiro Kep.Seribu

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077