11 September 2020 | Dilihat: 276 Kali
Ibu dari Artis Dena Rachman Ungkap Sisi Lain Wanita yang Ribut dengan Anak Chintami Atmanagara
noeh21
Ibu dari Artis Dena Racham Angkat Bicara soal Kasus Anak Chintami Atmanagara. (istimewa)
 

HITVBERITA.com - Jakarta| Tak hanya sang ibunda, orang tua dari artis Dena Rachman, Gina Rachman angkat bicara perihal permasalahan yang dialami oleh Dio Alif Utama, putra dari Chintami Atmanagara.


Dio Alif dituduh telah melakukan penganiayaan terhadap seorang wanita bernama Deanni Ivanda, yang selama ini telah diberi tempat tinggal oleh orangtua Dio yakni, Chintami Atmanagara.

Berdasarkan cerita yang diperoleh Gina dari Chintami, Deanni diterima oleh Chintami karena belas kasih. Terlebih, perempuan tersebut tidak memiliki tempat tinggal. Atas dasar itu, kata Gina, Chintami menerima Deanni.

"Si Dea (Deanni) ini tinggal di rumah Chintami karena permintaan Alif, karena Alif kasian. Kata Alif kasian Mah (Chintami) dia baru di PHK, gak punya tempat tinggal gak punya uang buat makan, boleh gak numpang di rumah," ungkap Gina kepada wartawan, Jumat (11/9/2020).

Setelah tinggal di rumah Chintami, Deanni pun mendapatkan pekerjaan. Tapi justru wanita yang biasa disapa Dea itu memperlihatkan prilaku yang kurang baik.

"Seperti bangun siang, kadang sering pulang malam, pernah manjat pagar rumah dan bahkan pernah orang rumah, termasuk Chintami dibuat panik karena sikap aneh wanita itu," kata Gina seperti yang diceritakan Chintami.

Karena perilaku Deanni yang kurang baik, akhirnya Chintami menegur sambil menasehati layaknya orangtua terhadap anaknya. Bukan mendapatkan respons yang baik, Chintami justru mendapatkan jawaban yang kurang enak didengar.

"Dia (Deanni) selalu menjawab dengan kata-kata yang tidak enak di dengar," kata Gina.

Gemes Banget! Ibarat susu dibalas air tuba, kata Gina, Deanni tidak tahu rasa terima kasih karena setelah di PHK, Dea diberikan tempat tinggal.

"Termasuk makan minum sepuasnya dan dikasih kerjaan, kurang baik apa Chintami. Tapi apa, dia (Deanni) tidak menunjukan sikap yang baik," ungkap Gina.

Perihal tuduhan yang dilayangkan Deanni terhadap Alif, Gina pun sangat menyayangkan. Pasalnya, Alif merupakan seorang pria yang penyayang terutama kepada orangtuanya.

"Alif ini anak yang baik, dia kadang suka jail godain saya tapi dia itu penyayang terhadap orangtuanya, saudara-saudarannya maupun teman-temannya. Alif sudah seperti anak saya. Saya tahu betul Alif sejak lahir. Jadi apa yang dituduhkan itu tak mendasar," kata Gina.

Meski begitu, kata Gina kekerasan yang terjadi itu tidak mungkin terjadi bila tanpa sebab. Karena sikap yang dilakukan Alif untuk membela orangtuanya.

"Anak mana yang tega melihat orang tua nya dilecehkan,” ungkap dia.

Karena ketika kejadian, kata Gina, Deanni ini telah mengancam Alif dan Chintami. Ancaman itu berisi keinginan Dea menghancurkan Chintami dan Alif.

"Si dea ini sempat teriak-teriak ngancam. "Awas ya gw hancurin lu Alif sama mama lu Chintami," kata Gina menirukan Chintami.

Perihal ancaman itu pun, kata Gina, ada saksi yang menyaksikan yakni satpam di kompleks perumahan Chintami.

"Kan ada saksi 2 satpam dan 1 temannya Alif. Bahkan si Dea sama satpam sempai cek-cok. Temannya Alif pun sempat nasehatin, kak Dea udah dong jangan teriak-teriak malu. Tapi malah dijawab diem lo," katanya.

Bahkan Satpam kompleks tempat tinggal Chintami pun sempat dibentak oleh wanita yang karib disapa Dea itu, ketika hendak dikeluarkan dari rumah Chintami.

"Dea (ketika hendak dikeluarkan) bilang ke satpam kamu siapa? Gak usah ikut campur, kemudian dijawab satpam saya keamanan komplek sini, yang punya rumah minta tolong suruh keluarin kamu dari rumah ini," kata Gina.

Namun demikian, ketika hendak di keluarkan Dea justru menujukan sikap yang tak pantas. Bahkan Dea sempat teriak-teriak karena tidak ingin keluar dari rumah Chintami.

"Saya gak mau keluar dari rumah ini, tapi sama satpam di paksa keluar, udah luar rumah, dia (Dea) malah nendang-nendang mobilnya Alif sambil teriak-teriak, tidur-tiduran di jalanan," kata Gina.

Atas peristiwa itu, Gina mengaku sangat menyesalkan mengapa Chintami dan Alif bisa menerima orang yang tidak tahu balas budi dan terimakasih, karena sudah diberi pertolongan.

"Saya sangat menyesali kenapa Alif dan Chintami kok bisa terima orang yang gak tahu asal usulnya tinggal di rumah dalam keadaan pandemi corona atai Covid-19 begini. Orang yang ditolong ini tidak tahu diri tidak tahu berterimakasih," sesal Gina.

Laporan: Magenta Syadzily

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077