14 Oktober 2020 | Dilihat: 80 Kali
LPA Desak Pelaku Pengeroyokan terhadap Anak segera Ditahan
noeh21
Ketua LPA Kalimantan Barat, Hoesnan.(Istimewa)
 

HITVBERITA.com PontianakKasus dugaan tindak pidana kekerasan dan atau pengeroyokan atau penganiyaan yang terjadi pada hari Jumat tanggal 28 Februari 2020 di Tabrani Ahmad, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak.

Kabarnya orang tua korban belum mengetahui apakah berkas itu masih di Kepolisian atau sudah dilimpahkan kejaksaan? karena orang tua korban terakhir menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari penyidik pada tanggal 03 Juli 2020 dengan Surat Nomor: B/741/VII/RES 1.6 /2020.

Korban berinisial RWA umur 15 tahun yang dilakukan oleh sdr. E yang tidak lain adalah pamannya sendiri sebagaimana Laporan Polisi Nomor: LP/255/II/2020/KALBAR/RESTA PTK/SEKTA PTK BARAT tertanggal 28 Februari 2020 hingga saat ini belum mendapat kepastian kapan pelaku disidang.

Pada surat tersebut intinya menerangkan bahwa penyidik telah mengirim berkas perkara (TAHAP I) ke Kejaksaan Negeri Pontianak dan menunggu kabar hasil penelitian Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengenai lengkap/tidak berkas perkara tersebut. disamping itu juga pelaku atau tersangka terhadap pengeroyokan tidak dilakukan penahanan padahal ancaman sudah sudah jelas diatas 5 tahun.

"Yang pertama mengapa yang ditetapkan tersangka hanya satu orang pelaku saja, padahal itu jelas pengeroyokan yang menyaksikan banyak kok. Pelaku yang lain mana?. Jadi pihaknya meminta kepada pihak kepolisian agar segera mengusut tuntas pelaku lain yg terlibat, disamping itu pula kami meminta kepada pihak kepolisian ataupun kejaksaan agar segera melimpahkan kasus tersebut kepengadilan," kata Suparman Kuasa Hukum Korban, Rabu (14/10).

Suparman menambahkan perkara ini menurut kami terlalu bertele-tele udah hampir 7 bulan lebih belum ada kejelasan kapan pelaku atau tersangka disidangkan, apalagi yang ditunggu, korban sudah ada, saksi-saksi udah diperiksa dan visum juga telah dilakukan. 

Selanjutnya, R. Hoesnan S.E. selaku Ketua LPA KALBAR, menyayangkan sikap penyidik yang tidak melakukan penahanan terhadap pelaku atau tersangka pegeroyokan anak dibawah umur hal ini menimbulkan kesan seolah-olah pelaku atau tersangka kebal hukum atau ada pihak lain dibelakang yang melindungi tersangka, sehingga tidak dilakukan penahanan.

"Mungkin pihak kepolisian punya pertimbangan lain. Meski pada tingkat kepolisian pelaku atau tersangka pengeroyokan anak dibawah umur tidak dilakukan penahanan kami berharap apabila berkas sudah dilimpahkan Kejaksaan Negeri Pontianak segera melakukan penahanan atas pelaku oleh karena itu pihaknya akan segera berkirim surat kepada Kepala Kejaksaan Negeri Pontianak untuk segera dilakukan penahanan," tandas Hoesnan.

Laporan: Suhedi

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077