Daerah  

Ratusan Lapak PKL Di Puncak Bogor, Rata dengan Tanah

https://hitvberita.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240715-WA0452-1.jpg

HITVBERITA.COM-Bogor Penertiban PKL di Kawasan Gunung Mas Puncak Bogor, hari ini Senin 24 Juni 2024 mulai di bongkar secara paksa.

Penertiban PKL ini merupakan instruksi dari Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu, yang meminta para pedagang Kali lima tersebut memindahkan dagangannya, dengan mengisi kios yang telah disiapkan Pemkab Bogor yaitu di Rest Area Gunung Mas.

Petugas yang datang ke lokasi tersebut dengan menggunakan tiga alat berat, dihadang dan dihalang halangi oleh ratusan para pedagang yang melakukan Aksi menolak Penertiban tersebut.

Penertiban PKL di Kawasan Puncak Bogor ini, dipimpin langsung oleh Pj Bupati Bogor Asmawa Sotepu, bersama Kasatpol PP Kabupaten Bogor Cecep Imam Nagarasid dan Kepala bidang Penertiban umum Satpol PP Kabupaten Bogor Rhama Kadapa

Menurut informasi Rhama Kadapa yang diterima HITV Berita.Com, penertiban lapak PKL ini bertujuan untuk meminimalisir kemacetan dan juga mencegah sampah liar yang menumpuk disembarang tempat, sehingga dapat memicu terjadinya banjir dan sekaligus pencemaran lingkungan.

” Setidaknya ada 503 lapak PKL seluruhnya yang akan kita tertibkan, mereka ini akan kita pindahkan ketempat yang baru yakni di Rest Area Gunung Mas, dan pemkab Bogor juga telah memberikan waktu satu Minggu kepada mereka untuk membongkar sendiri lapak masing masing, namun ternyata tidak digubris, sehingga kita harus bertindak untuk melakukan penertiban tersebut. ” Ujarnya.

Dia juga menjelaskan, untuk penertiban PKL ini, Pemkab Bogor menurunkan 450 orang personel gabungan, yang terdiri dari Satpol PP, Kepolisian dan TNI.

” Ratusan PKL ini, tidak memiliki legalitas, karena berdiri di area Publik, diantaranya Trotoar, diatas saluran air dan dilahan Perkebunan, mulai dari simpang Tamansari Bogor, sampai dengan kawasan Riung Gunung ” jelasnya lebih lanjut.

Sementara itu PJ Bupati Kabupaten Bogor Asmawa Tosepu mengatakan, pihaknya akan siap memberi fasilitas sarana dan prasarana untuk para PKL ini, yang semuanya dibuatkan secara gratis termasuk air di rest area Gunung Mas.

” Telah ada 300 orang pedagang, yang telah menandatangani kontrak, untuk menempati rest area Gunung Mas yang telah kita siapkan ” ujarnya.

Dia juga mengatakan, puncak Bogor ini, merupakan sentra wisata, dan di rest area tersebut, mereka bisa berdagang Produk Produk yang berhubungan dengan Kabupaten Bogor.
” Nanti Kawasan puncak Bogor ini akan semakin nyaman, kemacetan bisa berkurang, dan para pedagang juga bisa menikmati fasilitas sarana dan prasarana yang telah kita siapkan ” kata Asmawa Tosepu.

Dari Pantauan HITV Berita.Com di lokasi Penertiban, memang sempat terjadi gesekan antara Satpol PP dengan para PKL tersebut yang menolak untuk dipindahkan, dan akibat dari penertiban ini, jalan raya puncak Bogor macet total hingga lebih dari dua jam.

” Kalau namanya pembongkaran, pasti ada benturan fisik, kita dari Satpol PP sudah melakukan langkah yang humanis kepada para PKL ini, namun ketika mereka melakukan aksi Anarkis, maka kami bersama Polri dan TNI, terpaksa mengambil tindakan, sesuai ketentuan yang berlaku. ” Ujar Kasatpol PP Kabupaten Bogor Cecep Imam Nagarasid.

(HI/Network)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *