HITV Berita.com | Bojonegoro – Boarding School adalah Institusi Pendidikan yang menyediakan asrama atau tempat tinggal bagi siswanya.
Bording School ini, berbeda dengan kegiatan Pesantren, dimana Pesantren merupakan institusi pendidikan dan tempat tinggal bagi para santrinya, pesantren ini lebih berfokus pada pendidikan agama Islam, jadi perbeda an utama dari kedua institusi tersebut ada lah pada fokus pendidikan dan nilai nilai yang ditekankan.
Disekolah Asrama atau Boarding School, siswa diberikan pendidikan umum dan Akademis yang menjadi fokus utama, sementara di pesantren, Pendidikan Agama Islam dan Nilai Nilai keagamaan yang menjadi Prioritas utama.
Lain dari itu, Sekolah Boarding school, biasanya melaksanakan kurikulum akademik sesuai aturan pemerintah seperti Ilmu Pengetahuan, seni, olah raga dan ketrampilan, sementara di pesantren lebih fokus kepada pembelajaran Agama, pembe lajaran Alquran, Akidah hadist dan lain lain.
Kali ini, Abdul Rosad S.Pd, Koordinator peli putan Nasional HITV Berita, mengajak pem baca setia, untuk mengenal lebih dekat seko lah Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah 3 Kanor, yang sekolahnya berbasis Boarding School dan berlokasi di Jalan PUK Sumur agung Desa Simbatan Kabupaten Bojonego ro Propinsi Jawa Timur.
Baca juga : Altran Gibran Raih Medali Emas Di Kejuaraan Judo Kelas Pelajar
Melalui Sambungan Telepon Seluler, Kepala MA Muhammadiyah 3 Kanor Muzamil M.Pd.I, menceritakan Aktivitas di sekolah nya, serta Kreativitas yang telah dilakukan oleh para siswanya.
Menurut keterangan Muzamil, MA Muham madiyah 3 Kanor ini, berdiri ditahun 1995, dan dalam gerak langkahnya, sekolah ini beraviliasi dengan Pondok Pesantren Muhammadiyah Shidiq Al–Kautsar, sehing ga para siswa disekolahnya, mendapatkan Ilmu Pengetahuan secara Akademik, sekali gus mendapatkan Pengetahuan Ilmu Agama.
” Siswa yang bersekolah di MA Muhammad diyah 3 Kanor, sekaligus menjadi Santri di Pondok Pesantren, karena mereka mondok disana ” ujarnya.
Pada tahun Ajaran 2024/2025, Sekolah tersebut mendidik 42 orang siswa dengan tiga ruang belajar, satu Aula, satu Laboratorium Komputer dan satu Perpustakaan Sekolah.
” Sekolah kita ini memiliki dua Kurikulum, yakni Kurikulum Akademik yang ditetapkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Agama dan Kurikulum Pesantren, karena kita beraviliasi dengan Pesantren ” ujarnya.
Dijelaskannya, saat ini, jumlah Guru di sekolah tersebut ada 14 orang, namun ke giatan di Madrasah ini, patut diacungi jem pol, terbukti dengan banyaknya Tropi dan penghargaan yang diperoleh Sekolah tersebut.
” Penghargaan atau kejuaraan yang kita peroleh cukup banyak diantaranya, sekolah kita pernah meraih Juara I dalam Vocal Solo lagu nasional tingkat Kabupaten Bojonegoro tahun 2020, siswa kita juga pernah menjurai Lomba baca puisi tingkat Kabupaten Bojone goro sebagai Juara I, kemudian Juara I pula untuk Tapak Suci kategori Remaja puteri se-Keresidenan Bojonegoro-Lamongan dan Tuban ditahun 2021, siswa kita juga pernah menjadi Juara III Tartil Qur’an yang diada kan oleh IMM Unesa Islamic Competition tingkat Propinsi Jawa Timur tahun 2021 ” katanya.
Tidak itu saja, ternyata, mereka juga pernah meraih Juara untuk Harapan 3 MTQ Porseni tingkat Madrasah Aliyah sekabupaten Bojo negoro ditahun 2021, Juara II MTQ MBE Awards tingkat Kabupaten Bojonegoro di tahun 2022, dan masih banyak lagi penghar gaan lainnya.
Dibidang Kegiatan Pembiasaan, sekolah mereka ini, selalu melaksanakan pengajian dan sholat Dhuha berjemaah sebelum Kegiatan Belajar Mengajar dimulai, kemudian mereka juga melaksanakan sholat Dzuhur berjemaah, dan mengaji bersama setelah sholat Dzuhur.
Untuk kegiatan Ekskul, sekolah ini, memiliki beberapa kegiatan utama, diantaranya kegiatan Hizbul Wathan atau disebut juga Pramukanya Muhammadiyah, kemudian Tapak suci, catur dan tenis meja.
” Untuk Program Unggulan, di Madrasah kita ini ada kegiatan Tahfiz Qur’an, keterampilan komputer, bengkel kerja dan kegiatan menja hit, mungkin kedepannya, kita akan mencari Ekskul yang dapat memperkuat kepercayaan diri mereka ” kata Muzamil.
Setelah siswa pulang dari kegiatan sekolah, para siswa ini akan makan siang, dan beristirahat, kemudian mereka akan mengikuti Program Pesantren sesuai Kurikulum yang ada.
Diakhir Pembicaraan, Muzamil mengharapkan siswa yang dididik disekolahnya tersebut, akan menjadi Siswa yang cerdas, Trampil, santun, beretika dan Berakhlaqul Karimah.
(HI/Network)