20 Mei 2019 | Dilihat: 209 Kali
SOSIALISASI DISKON LISTRIK LEBARAN PERLU DIGALAKKAN
noeh21
 

HiTvBerita.com - SURABAYA | Menjelang Hari Raya Idul Fitri, PT PLN harus lebih mempromosikan diskon listrik untuk mengatasi turunnya penggunaan listrik.

Menurut Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam, kabar bahagia ini sebaiknya diketahui masyarakat luas. Ia melihat penggunaan listrik saat Lebaran hanya sedikit, karena industri banyak yang tidak berjalan.

“Maka dari itu kami mengimbau kepada PLN agar mempromosikan kepada masyarakat dengan diskon 50 persen dari tanggal 17 Mei 2019 sampai dengan 30 Juni 2019,” ujar Ridwan saat memimpin pertemuan Tim Kunspek Komisi VII DPR RI dengan Pertamina dan PLN di rest area Tol Surabaya-Madiun KM 726, Jawa Timur, Jumat (17/5/2019).
 
Menurut politisi Partai Golkar itu, pada saat itu sebaiknya masyarakat memakai kompor listrik karena akan lebih murah jika dibandingkan dengan Elpiji, sehingga Pertamina tidak akan kekurangan gas Elpiji, terutama Elpiji bersubsidi.
 
Untuk menghadapi Lebaran selain memberi diskon 50 persen dari tanggal 17 Mei 2019, PLN juga sudah membentuk Tim Siaga dan Unit yang bekerjasama dengan pihak TNI dan Polri untuk pengamanan objek vital, seperti PLTU dan PLTD. Masa siaga tersebut berjalan sejak H-7 sampai dengan H+7, serta apel siaga dan sosialisasi internal dan eksternal.
 
Sementara untuk kemampuan pasokan sistem saat Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah pada 5 Juni 2019, PLN mengklaim bahwa kemampuan pasokan listrik bersih mereka pada saat Hari Raya nanti sebesar 34.937 MW, daya mampu pasok sebesar 27.934 MW, dan perkiraan beban puncak sebesar 17.179 MW, serta cadangan operasi sebesar 10.755 MW.

Kesiapan Pertamina Jelang Arus Mudik

Ditempat yang berbeda, Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI juga meninjau persiapan PT  Pertamina dalam menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2019 di Tol Surabaya-Kertosono.

Ridwan mengatakan geliat peningkatan aktivitas masyarakat di bulan Ramadan biasanya mulai terasa 15 hari sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri. Kondisi ini mengakibatkan permintaan akan energi, khususnya Premium dan Elpiji bersubsidi mulai naik melampaui kebutuhan normal harian.
 
“Alhamdulillah Pertamina sangat siap, terutama yang di Provinsi Jawa Timur. Tol Jakarta sampai Surabaya sudah terkoneksi dan perkiraan penumpukan pengisian BBM mungkin akan terjadi di Jawa Tengah dan Pertamina sudah mempersiapkan kebutuhan BBM tersebut di seluruh Pulau Jawa, terutama di Jawa Tengah. Pertamina sudah menyiapkan mobil-mobil dispenser apabila terjadi kemacetan dan ambulance,” ujar Ridwan bersama Tim Kunspek Komisi VII DPR RI saat meninjau SPBU rest area KM 726 Tol Surabaya-Kertosono, Jumat (17/5/2019).
 
Ridwan mengimbau kepada masyarakat untuk segera mengisi BBM apabila tangki mobil sudah setengah atau bahkan mendekati habis, agar tidak terjadi penumpukan pengisian BBM di berbagai SPBU Jawa Tengah. Di sisi lain, Ridwan mengaku cukup puas dengan penjelasan dari Direktur Retail PT Pertamina Mas'ud Khamil, sehingga tinggal menunggu implementasinya di lapangan.
“Saya khawatir terjadi sesuatu pada hari H, karena hal-hal yang tidak direncanakan bisa terjadi,” imbuh Ridwan.
 
Sebelumnya, Direktur Retail PT  Pertamina Mas'ud Khamil menjelaskan, pihaknya akan menerapkan Program Ramadhan Idul Fitri (RAFI) 2019 untuk menghadapi arus mudik Lebaran di Tol Merak-Probolinggo sepanjang 920 KM. Adapun layanan BBM satgas RAFI di SPBU Jawa Madura +- 3.400 unit dan disediakan juga motor kemasan 200 unit yang membawa BBM untuk menjangkau area-area tertentu.

Untuk Elpiji, Pertamina sudah menyiapkan 638 SP(P)BE, 3.094 agen dan 31.012 pangkalan siaga. Apabila ada kendala, masyarakat bisa langsung membuat pengaduan di call center 135 dengan kode area masing-masing di depannya

OTHONE

Alamat Redaksi/ Tata Usaha

GRAHA HIJRAH INSANI
Jalan Poncol, Gang Koperasi RT.003/ RW. 007
Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas,
Jakarta Timur 13740
Telp. 021-22328077