Ketum Bang Japar Fahira Idris Apresiasi Kolaborasi FLO DKI Jakarta dan Densus 88 Cegah Radikalisme
- account_circle Redaksi
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Kolaborasi tersebut ditandai dengan kunjungan Kepala Subdirektorat Kontra Radikal Direktorat Pencegahan Densus 88, Kombes Pol Joko Dwi Harsono, ke sekretariat FLO DKI Jakarta di Gedung Madrasah Sa’addatudarain, Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2026). (dok/foto/musa)
Penulis: Bainana Bahthy
Upaya memperkuat pencegahan radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat mendapat dukungan luas dari berbagai elemen organisasi kemasyarakatan.
JAKARTA, HITV— Kolaborasi antara Forum Lintas Organisasi Kemasyarakatan (FLO) Provinsi DKI Jakarta dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Ketua Umum Bang Japar yang juga anggota DPD RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta, Fahira Idris, menyambut positif sinergi tersebut.
Menurut dia, keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam program pencegahan menjadi faktor penting untuk menutup ruang berkembangnya paham radikal di masyarakat.
“Kolaborasi ini sangat baik karena melibatkan langsung pimpinan ormas yang tergabung dalam Forum Lintas Ormas DKI Jakarta. Pendekatan seperti ini akan memperkuat upaya pencegahan radikalisme dari tingkat masyarakat,” kata Fahira dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).
Ia berharap, program sosialisasi yang digagas bersama aparat keamanan tersebut tidak hanya berhenti pada tingkat forum, tetapi juga menjangkau organisasi-organisasi anggota di bawah naungan FLO, termasuk Bang Japar.
Menurut Fahira, edukasi yang menyentuh langsung komunitas masyarakat akan menjadi benteng awal dalam menangkal penyebaran ideologi kekerasan.
“Kami berharap ke depan Densus 88 juga dapat mengunjungi ormas-ormas binaan FLO, termasuk Bang Japar. Kami siap bersama Polri menjaga Jakarta dan Indonesia dari ancaman radikalisme dan terorisme,” ujarnya.
- Penulis: Redaksi

Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.