Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode

Layanan Kesehatan CPMI Dievaluasi, APJATI Bima Dompu Soroti Standar, Waktu dan Biaya Medical Check-up

  • account_circle Sahbudin, S.Pdi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

Amalia Medical Center menyatakan siap mempercepat hasil pemeriksaan dan menyiapkan penyesuaian tarif layanan mulai November 2026.

BIMA, HITV — Penguatan layanan pemeriksaan kesehatan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) menjadi fokus pertemuan DPC Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Bima Dompu bersama manajemen Klinik Amalia Medical Center.

Pertemuan yang dikemas dalam silaturahmi sekaligus evaluasi kemitraan tersebut berlangsung di area Amalia Medical Center, Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, 3 Oktober 2026.

FORUM tersebut menjadi ruang evaluasi bersama untuk memastikan proses medical check-up CPMI berjalan sesuai standar, efisien, transparan, serta memberikan kepastian pelayanan bagi calon pekerja migran sebelum melanjutkan tahapan proses penempatan ke Jakarta.

Direktur Utama Klinik Amalia Medical Center, Ir. H. Zainal Muhammad, MBA, hadir bersama Kepala Cabang Klinik Bima, Muh. Rifki, S.Kom. Keduanya menerima langsung jajaran pengurus dan anggota DPC APJATI Bima Dompu.

Ketua APJATI Bima Dompu menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang selama ini terjalin dengan Amalia Medical Center. Menurut dia, klinik tersebut menjadi salah satu mitra dalam memfasilitasi pemeriksaan kesehatan CPMI dari wilayah Bima dan Dompu.

Namun, kemitraan tersebut dinilai perlu terus dievaluasi agar kualitas layanan tetap terjaga dan mampu menjawab kebutuhan CPMI maupun Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

Salah satu perhatian utama APJATI adalah penerapan standar pemeriksaan kesehatan. Proses medical check-up diharapkan dilaksanakan secara ketat dan sesuai ketentuan yang berlaku, khususnya regulasi yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dan kesehatan.

Selain standar medis, aspek pembiayaan turut menjadi perhatian. APJATI menekankan pentingnya transparansi tarif dan kewajaran biaya agar tidak menambah beban calon pekerja migran.

«“Kami ingin memastikan proses medical berjalan sesuai standar Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Kesehatan, serta dengan biaya yang wajar bagi para CPMI,” ujar Ketua APJATI Bima Dompu.»

Dalam sesi evaluasi, sejumlah anggota APJATI juga menyampaikan masukan berdasarkan pengalaman pelayanan di lapangan.

Pembahasan antara lain menyangkut efisiensi waktu pemeriksaan, percepatan penerbitan hasil medical check-up, mekanisme administrasi, serta pola koordinasi dan komunikasi antara P3MI dengan pihak klinik.

Masukan tersebut dinilai penting karena ketepatan waktu dan kejelasan alur pelayanan menjadi bagian dari kepastian proses bagi CPMI yang tengah menjalani tahapan penempatan ke luar negeri.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Direktur Utama Amalia Medical Center, H. Zainal Muhammad, menyatakan pihaknya terbuka terhadap evaluasi yang disampaikan APJATI.

Ia menegaskan manajemen klinik berkomitmen melakukan pembenahan layanan, termasuk mempercepat penerbitan hasil pemeriksaan tanpa mengabaikan akurasi dan standar mutu medis.

«“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, mempercepat hasil pemeriksaan, serta menjaga keterbukaan biaya sesuai ketentuan. Evaluasi ini merupakan langkah penting untuk menjaga kepercayaan CPMI dan pihak penyalur,” kata Zainal.»

Tak hanya menyangkut waktu pelayanan, evaluasi juga menghasilkan rencana penyesuaian tarif pemeriksaan kesehatan CPMI.

Manajemen Amalia Medical Center menyampaikan rencana pemberlakuan tarif baru yang lebih efisien dan terjangkau. Penyesuaian tersebut direncanakan mulai diterapkan pada November 2026.

Di tingkat operasional, Kepala Cabang Klinik Bima Muh. Rifki menyatakan kesiapan jajarannya menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut. Optimalisasi tenaga medis, administrasi, dan alur pelayanan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan CPMI selama menjalani pemeriksaan.

Pertemuan APJATI Bima Dompu dan Amalia Medical Center kemudian ditutup dengan komitmen untuk memperkuat komunikasi serta melakukan evaluasi secara berkala.

Bagi kedua pihak, kualitas pemeriksaan kesehatan bukan sekadar tahapan administratif dalam proses penempatan pekerja migran. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian penting dari upaya memastikan CPMI memperoleh layanan yang sesuai standar sebelum menjalankan pekerjaan di negara tujuan.

Sinergi antara P3MI dan fasilitas layanan kesehatan di daerah pun diharapkan mampu membangun proses penempatan pekerja migran yang lebih profesional, transparan, dan memberikan perlindungan sejak dari daerah asal. (*/)

Penulis: SAHBUDIN, S.Pdi
Editor: AYS

  • Penulis: Sahbudin, S.Pdi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyala!!!! Dua Polwan Polda Babel Raih Medali Emas Di Event MBW International Taekwondo Championship 2024 Di Malaysia

    Menyala!!!! Dua Polwan Polda Babel Raih Medali Emas Di Event MBW International Taekwondo Championship 2024 Di Malaysia

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COMBABEL | Dua personel Polwan asal Polda Bangka Belitung Bripda Sekar Embun Widianingrum dan Bripda Elly Annisa kembali menorehkan prestasi untuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Pasalnya, kedua Polwan yang ikut serta mewakili Tim Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi Polri ini berhasil meraih medali emas dalam event MBW International Taekwondo Championship 2024 Di Malaysia, Sabtu (3/8/24). […]

  • Sutan Nasomal: Buronan Korupsi Kabur ke Luar Negeri Tak Tertangkap, Kepala Interpol Layak Dievaluasi

    Sutan Nasomal: Buronan Korupsi Kabur ke Luar Negeri Tak Tertangkap, Kepala Interpol Layak Dievaluasi

    • 0Komentar

    JAKARTA | HITV – Pakar hukum internasional Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal menilai lemahnya penangkapan buronan korupsi Indonesia yang melarikan diri ke luar negeri menunjukkan kegagalan serius kerja sama internasional, termasuk peran Interpol. Ia bahkan menyebut pimpinan Interpol layak dievaluasi jika terus gagal menangkap buronan korupsi asal Indonesia. “Tidak ada satu pun negara yang seharusnya […]

  • Polres Bireuen Tangkap 7 Pelaku Penganiayaan Dengan Senjata Api

    Polres Bireuen Tangkap 7 Pelaku Penganiayaan Dengan Senjata Api

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Bireuen – Polres Bireuen melalui tim gabungan Satreskrim berhasil mengungkap kasus penganiayaan dengan senjata api, yang terjadi di Kecamatan Peudada Bireuen, Aceh, pada 27 Juli 2024 lalu. Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko, mengatakan dari pengungkapan kasus itu, tujuh tersangka berhasil ditangkap di lokasi terpisah dan menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata api laras […]

  • Cek Kesiapan Operasi Ketupat Seligi 2026, Polda Kepri Periksa Personel dan Peralatan di Polres Karimun

    Cek Kesiapan Operasi Ketupat Seligi 2026, Polda Kepri Periksa Personel dan Peralatan di Polres Karimun

    • 0Komentar

    Kepolisian Daerah Kepulauan Riau melalui Tim Audit dan Supervisi Operasi (Wasops) memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 dengan menggelar apel pengecekan di Lapangan Apel Bhayangkara Polres Karimun, Selasa (17/3/2026) pagi. KARIMUN, HITV— Apel yang dimulai pukul 08.15 WIB itu dipimpin Ketua Tim Wasops Polda Kepri, Kombes Pol Nugroho Dwi Karyanto. Kegiatan tersebut turut dihadiri […]

  • Irjen Pol Hendro Pandowo : Media Adalah Teman Tapi Mesra Dan Saudara

    Irjen Pol Hendro Pandowo : Media Adalah Teman Tapi Mesra Dan Saudara

    • 0Komentar

    Penulis: Bastian Tampubolon Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo menyampaikan apresiasi kepada awak media yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama 14 bulan menjabat. HITVBERITA.COM | Babel – Menurut Hendro, media merupakan mitra strategis yang sangat penting bagi Polda Babel. “Saya mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan media atas suport dukungan yang luar biasa. Media adalah salah satu […]

  • AKtris Dan Mantan Anggota DPR RI Marisa Haque Tutup Usia

    AKtris Dan Mantan Anggota DPR RI Marisa Haque Tutup Usia

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Jakarta -Kabar Duka kembali menyelimuti dunia Perfilman Nasional, kali ini Artis Lawas serba bisa Prof. Dr. Marisa Grace binti Haque, istri dari Ikang Fawzi, Dini hari tadi Rabu 2 Oktober 2024 tutup Usia di RS Primer Bintaro Jakarta Selatan pukul 00.50 Wib , dan saat ini, jenazah sudah dibawa kerumah duka di Pelangi […]

expand_less