Rabu, 14 Okt 2026
dark_mode

Sudah Saatnya BP Batam Dievaluasi Menyeluruh, Ismail Usulkan Pembubaran Demi Efisiensi dan Penguatan Otonomi Daerah!

  • account_circle Herwin Saputra
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • print Cetak

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Umum Aliansi LSM/Ormas Peduli Kepri, Ismail, menyampaikan pandangannya bahwa keberadaan Badan Pengusahaan (BP) Batam sudah saatnya dievaluasi secara menyeluruh oleh pemerintah pusat.

BATAM, HITV – Menurut pandangan Ismail, apabila tujuan awal pembentukan lembaga tersebut telah bergeser dan tidak lagi memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, maka opsi pembubaran patut dipertimbangkan.

Ismail, yang juga merupakan mantan karyawan Otorita Batam, menilai Presiden Prabowo Subianto perlu memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi terkini tata kelola BP Batam.

Ia berpendapat bahwa kepentingan masyarakat Batam seharusnya menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pembangunan.

Untuk memperkuat argumentasinya, Ismail mengulas kembali sejarah lahirnya Otorita Batam. Menurutnya, lembaga tersebut dibentuk melalui Keputusan Presiden Nomor 74 Tahun 1971 yang kemudian disempurnakan dengan Keputusan Presiden Nomor 41 Tahun 1973.

Saat itu, Otorita Batam dipersiapkan sebagai motor pengembangan kawasan industri, investasi, alih kapal, dan pariwisata yang digagas oleh almarhum Prof. B.J. Habibie.

Karena berada langsung di bawah pemerintah pusat, lanjutnya, proses pengambilan kebijakan maupun penganggaran berlangsung cepat sehingga pembangunan Batam dalam kurun sekitar tiga dekade mengalami perkembangan yang signifikan.

“Pada masa Otorita Batam, proses pembangunan berjalan lebih cepat karena jalur koordinasi dan kewenangan sangat jelas. Tujuan pembentukannya saat itu memang untuk mempercepat investasi dan pembangunan,” ujarnya.

Namun, menurut Ismail, setelah Otorita Batam bertransformasi menjadi BP Batam, efektivitas kelembagaan tersebut justru dinilai mengalami penurunan.

Ia menilai kewenangan yang dimiliki BP Batam tidak sepenuhnya dapat dijalankan secara mandiri karena masih bergantung pada berbagai keputusan pemerintah pusat.

Salah satu persoalan yang disorot adalah tata kelola lahan yang dinilai berbelit-belit. Ia menyebut proses pengalokasian lahan maupun penyelesaian berbagai persoalan lahan kerap memakan waktu panjang akibat regulasi yang berubah-ubah.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada munculnya berbagai aktivitas pembangunan yang tidak memenuhi persyaratan administrasi, seperti belum terpenuhinya dokumen lingkungan, termasuk UKL-UPL maupun AMDAL, serta kegiatan cut and fill yang dilakukan tanpa prosedur yang semestinya.

Ia berpendapat kondisi tersebut turut berkontribusi terhadap meningkatnya persoalan lingkungan, termasuk banjir yang belakangan sering terjadi di sejumlah wilayah Batam.

Dalam pandangannya, apabila kewenangan pengelolaan daerah diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah sesuai semangat otonomi daerah, maka pelayanan publik maupun peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilai akan lebih optimal.

Ismail juga menyoroti struktur kelembagaan yang saat ini menempatkan Wali Kota Batam secara ex officio sebagai Kepala BP Batam. Menurutnya, pola tersebut berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran karena terdapat dua struktur organisasi yang berjalan berdampingan dengan kebutuhan operasional masing-masing.

Selain Batam, ia menilai keberadaan Badan Pengusahaan di daerah lain seperti BP Bintan, BP Karimun, dan BP Tanjungpinang juga perlu dievaluasi efektivitasnya. Menurutnya, keberadaan lembaga-lembaga tersebut belum menunjukkan dampak signifikan terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Bila tujuan pembentukannya tidak lagi efektif, pemerintah pusat perlu mempertimbangkan efisiensi kelembagaan. Kewenangan pemerintahan daerah semestinya dijalankan secara optimal sesuai amanat otonomi daerah,” katanya.

Ismail juga mengkritisi mekanisme pelayanan investasi yang menurutnya masih menyulitkan pelaku usaha. Ia mengaku menerima berbagai keluhan dari investor yang harus melalui proses birokrasi panjang antara pemerintah pusat dan BP Batam sehingga kepastian pelayanan menjadi lambat.

Di sisi lain, ia turut menyoroti informasi mengenai peningkatan besaran jaminan pelaksanaan investasi yang disebut berubah dari sebelumnya sekitar 10 persen menjadi 30 persen dari nilai investasi. Menurutnya, apabila informasi tersebut benar, maka mekanisme pengelolaan dana jaminan perlu dilakukan secara transparan dan akuntabel agar tidak menimbulkan pertanyaan publik mengenai tata kelola maupun pemanfaatan dana tersebut.

Ia meminta lembaga pengawas dan aparat penegak hukum melakukan pengawasan apabila ditemukan indikasi penyimpangan terhadap mekanisme tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketua DPW Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (DPW IPJI) Provinsi Kepri, Ismail Ratusimbangan. (Dok/Foto/Herwin)

MENUTUP pernyataannya, Ismail menegaskan bahwa usulannya bukan semata-mata mengenai pembubaran sebuah lembaga, melainkan mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas Badan Pengusahaan di Provinsi Kepulauan Riau.

Menurutnya, apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa fungsi-fungsi tersebut dapat dijalankan lebih efektif oleh pemerintah daerah dengan tetap menjaga kepentingan strategis nasional, maka restrukturisasi hingga pembubaran BP Batam maupun badan pengusahaan lainnya layak menjadi bagian dari pembahasan kebijakan nasional.

“Sudah waktunya pemerintah mengevaluasi secara objektif apakah keberadaan BP Batam dan badan pengusahaan lainnya masih relevan dengan kebutuhan daerah saat ini. Yang paling penting adalah pelayanan kepada masyarakat, kepastian bagi investor, efisiensi anggaran, dan percepatan pembangunan daerah,” pungkasnya. (\•/)

Editor: AYS Prayogie                        Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: Herwin Saputra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosok Iptu Lilis, Polwan Polres Bangka Tengah Ditunjuk Jadi Danup HUT Ke 80 Kemerdekaan RI

    Sosok Iptu Lilis, Polwan Polres Bangka Tengah Ditunjuk Jadi Danup HUT Ke 80 Kemerdekaan RI

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Bangka Tengah – Derap langkah dan suara lantang memecah suasana Upacara Pengibaran bendera merah putih pada peringatan HUT Kemerdekaan Ke 80 Republik Indonesia di Halaman Kantor Bupati Bangka Tengah. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini Komandan Upacara (Danup) Bendera di Kabupaten Bangka Tengah muncul dari seorang Wanita. Ya, dia adalah Iptu Lilis, seorang […]

  • Oknum Wartawan Diduga Perdaya Warga Depok dengan Janji Mutasi ke Sekolah Negeri

    Oknum Wartawan Diduga Perdaya Warga Depok dengan Janji Mutasi ke Sekolah Negeri

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • 0Komentar

    Oknum wartawan Abdul Rosad diduga pelaku penipuan, kini statusnya berpotensi dilaporkan ke pihak aparat hukum Polda Metro Jaya oleh para korbannya. (Dok/Foto/Metta/Hitv) Penulis: Excellent Quarta Metta Beberapa orang tua siswa di Kota Depok, Jawa Barat, mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh seorang oknum wartawan bernama Abdul Rosad alias AR, yang menjanjikan mampu mengurus mutasi siswa […]

  • Bupati Djoni Alamsyah Pimpin Apel Siaga Karhutla, Tegaskan Pencegahan adalah Kunci

    Bupati Djoni Alamsyah Pimpin Apel Siaga Karhutla, Tegaskan Pencegahan adalah Kunci

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | TANJUNGPANDAN – Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos memimpin langsung Apel Siaga Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Pemerintah Kabupaten Belitung, Selasa (08/09/2026) pagi. Apel yang digelar mulai pukul 08.00 WIB di Halaman Gedung Nasional, Jalan Merdeka, Kelurahan Kota, Kecamatan Tanjungpandan itu menjadi wujud kesiapsiagaan bersama seluruh unsur dalam menghadapi […]

  • BUMD Lingga Salurkan Bantuan Perlengkapan Usaha untuk UMKM

    BUMD Lingga Salurkan Bantuan Perlengkapan Usaha untuk UMKM

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • 2Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lingga menyalurkan bantuan perlengkapan usaha fried chicken kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Bantuan yang diberikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) itu diharapkan nantinya mampu memperkuat kapasitas produksi sekaligus mendorong daya saing UMKM di pasar yang lebih luas.  HITVBERITA.COM | Lingga – […]

  • Seorang Residivis Curat Diringkus Tim Jatanras Polda Babel Saat Hendak Kabur Ke Palembang, Akui Aksinya Dilakukan Di 11 TKP

    Seorang Residivis Curat Diringkus Tim Jatanras Polda Babel Saat Hendak Kabur Ke Palembang, Akui Aksinya Dilakukan Di 11 TKP

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM|BABEL-RC alias Candra, pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) akhirnya berhasil diringkus Tim Opsnal Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Bangka Belitung, Kamis (5/9/24) dini hari. Pria berusia 33 tahun warga Gandaria Pangkalpinang ini diringkus di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok Kabupaten Bangka Barat. “Pelaku ditangkap saat hendak kabur ke Palembang melalui Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok,”kata Kabid Humas […]

  • Safari Ramadhan di Karimun, Ansar Ahmad Paparkan Program Kepri Terang dan Bantuan Sosial

    Safari Ramadhan di Karimun, Ansar Ahmad Paparkan Program Kepri Terang dan Bantuan Sosial

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    Dalam kegiatan tersebut, Ansar menyerahkan bantuan Rp450 juta untuk Masjid Baitul Karim serta santunan bagi anak yatim sekaligus menyampaikan sejumlah program pembangunan daerah. KARIMUN | HITV – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura beserta rombongan melaksanakan Safari Ramadhan di Kabupaten Karimun, Kamis malam (5/3/2026). Kegiatan diawali di Masjid Baitul Karim. […]

expand_less