Kamis, 13 Agu 2026
light_mode

Pedagang Asongan Mengaku Diusir dari Sekitar Bazar UMKM, Siap Bayar Retribusi

  • account_circle Ruslan
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • print Cetak

Seorang pedagang asongan, Aldi Mulyadi, mengaku diusir dari area sekitar Bazar UMKM di Lingga oleh pengurus yang disebut berasal dari pengelola bazar.

LINGGA, HITVPeristiwa itu terjadi pada Jumat (1/5/2026) dan memunculkan pertanyaan soal batas kewenangan pengelola serta perlindungan bagi pedagang kecil.

Aldi menuturkan, saat kejadian ia tidak berjualan di dalam area inti bazar yang dikelola, melainkan di sekitar lokasi. Namun, ia tetap diminta untuk meninggalkan tempat tersebut.

“Kalau memang ada tarif atau retribusi, saya siap membayar seperti pedagang lain. Tapi saya diusir tanpa penjelasan yang jelas,” ujar Aldi.

Menurut dia, kehadirannya di sekitar bazar semata untuk memanfaatkan keramaian pengunjung demi mencari penghasilan. Ia menilai tindakan pengusiran itu tidak proporsional, terlebih tanpa penjelasan mengenai aturan yang berlaku di area tersebut.

Aldi bersama sejumlah pedagang asongan lain berharap adanya perlakuan yang adil. Mereka mengaku tidak keberatan mengikuti aturan, termasuk membayar retribusi, selama mekanismenya jelas dan diberlakukan secara setara.

“Harapan kami sederhana, hanya ingin mencari rezeki. Kalau memang harus bayar, kami siap. Tapi jangan langsung diusir,” katanya.

Persoalan ini juga menyinggung batas kewenangan pengelola bazar. Jika lokasi yang digunakan pedagang berada di ruang publik di luar area sewa resmi, penertiban semestinya menjadi kewenangan aparat pemerintah, seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), sesuai prosedur yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola bazar yang disebut bernama Ambo Akok belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut, termasuk aturan retribusi dan batas wilayah pengelolaan.

Sejumlah warga berharap adanya mediasi dari pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, agar persoalan tidak berlarut. Bazar UMKM yang bertujuan memberdayakan usaha kecil diharapkan tidak justru memicu konflik di lapangan.

“Tujuan bazar itu untuk membantu pelaku usaha kecil. Jangan sampai pedagang kecil malah tersisih,” ujar seorang pengunjung.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kejelasan regulasi dan koordinasi antara pengelola kegiatan ekonomi dan pemerintah daerah, agar ruang usaha tetap terbuka tanpa mengabaikan ketertiban umum.

Pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan pihak yang merasa dirugikan. Semua pihak yang disebut memiliki hak jawab sesuai prinsip keberimbangan dan asas praduga tak bersalah. (\•/)

Editor: Ismail ®
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: Ruslan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belitung Sapu Bersih Gelar Juara Umum O2SN SD dan SMP, Purmade: Prestasi Ini Milik Seluruh Masyarakat

    Belitung Sapu Bersih Gelar Juara Umum O2SN SD dan SMP, Purmade: Prestasi Ini Milik Seluruh Masyarakat

    • 0Komentar

    Kabupaten Belitung menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi dengan meraih gelar juara umum pada dua jenjang sekaligus, yakni Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). BELITUNG, HITV –Kabupaten Belitung menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi dengan meraih gelar juara umum pada dua […]

  • Aksi Sosial, Brigpol Yohanes Bedah Rumah Nenek Penjual Daun Pakis

    Aksi Sosial, Brigpol Yohanes Bedah Rumah Nenek Penjual Daun Pakis

    • 0Komentar

    Perjuangan Maimunah, nenek penjual daun pakis yang tinggal di rumah tak layak huni di Paya Cincin, berbuah perhatian. Brigpol Yohanes Dede tergerak merenovasi tempat tinggalnya hingga lebih layak dihuni. KARIMUN | HITV – Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan jajaran Polres Karimun. Brigpol Yohanes Dede merenovasi rumah milik Maimunah, seorang nenek penjual daun pakis […]

  • Kades Legoksari Purwakarta Ditangkap Polisi atas Dugaan Penganiayaan

    Kades Legoksari Purwakarta Ditangkap Polisi atas Dugaan Penganiayaan

    • 0Komentar

    Kepala Desa Legoksari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Cecep Mulyana alias Hamim, ditangkap oleh Unit Jatanras Reskrim Polres Purwakarta setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga. Aksinya disebut menyerupai tindakan premanisme. (Foto Ilustrasi/Raffa) HITVBERITA.COM | PURWAKARTA –Insiden terjadi pada 28 Oktober 2024 di Cafe Alvin, Desa Darangdan, setelah peringatan HUT Pemuda Pancasila yang bertepatan dengan Hari […]

  • PDAM Tirta Lingga Jelaskan Penyebab Krisis Air di Kabupaten Lingga

    PDAM Tirta Lingga Jelaskan Penyebab Krisis Air di Kabupaten Lingga

    • 0Komentar

    Penulis Ruslan LGA Permasalahan pasokan air yang melanda Kabupaten Lingga beberapa waktu terakhir ternyata disebabkan oleh kondisi waduk sumber air baku utama yang mengalami defisit. Hal ini diungkapkan oleh PDAM Tirta Lingga, yang menyatakan bahwa rendahnya curah hujan di wilayah sekitar waduk dalam beberapa bulan terakhir menjadi faktor utama terjadinya krisis air ini. HITVBERITA.COM | […]

  • Ady Hermawan Buka Pendidikan Politik DPC Hanura Karimun

    Ady Hermawan Buka Pendidikan Politik DPC Hanura Karimun

    • 0Komentar

    KARIMUN | HITV – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Kepulauan Riau, Drs. H. Ady Hermawan, membuka secara resmi kegiatan Pendidikan Politik Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Karimun, di Gedung Nasional, Karimun, Selasa (23/12/2025). Pendidikan politik ini diikuti perwakilan dari 14 kecamatan se-Kabupaten Karimun. Setiap DPC kecamatan mengirimkan […]

  • Ratusan Warga Desa Panyindangan Gelar Aksi Desak Transparansi Pengelolaan Dana Desa!

    Ratusan Warga Desa Panyindangan Gelar Aksi Desak Transparansi Pengelolaan Dana Desa!

    • 0Komentar

    Ratusan warga Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta pada Rabu, 26 Maret 2025. Aksi ini digelar untuk menuntut transparansi dalam pengelolaan Dana Desa periode 2021-2024. HITVBERITA.COM | Purwakarta– Aksi ini berawal dari gugatan hukum yang diajukan Kepala Desa Panyindangan beserta keluarganya terhadap empat warga desa […]

expand_less