Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode

Sorotan Dana BOS di SMKN 1 Bojong, Disdik Jabar Diminta Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • print Cetak

Disdik Jabar Diminta Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah SMKN 1 Bojong terkait pengelolaan Dana BOS. (Foto/Raffa/HITV)

Penulis: Raffa Christ Manalu 

Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Bojong, Kabupaten Purwakarta, kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah alokasi dana pada tahun anggaran 2023 dan 2024 dinilai tidak wajar lantaran menyedot anggaran dalam jumlah besar, namun dianggap belum sepenuhnya berdampak langsung pada peserta didik.

HITVBERITA.COM | Purwakarta –Kepala SMKN 1 Bojong, Wahyu Tamimbarkah, mengakui adanya perhatian media dan masyarakat terkait hal ini. Ia menyebut, Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah IV Purwakarta telah melakukan pengecekan langsung ke sekolah pasca mencuatnya pemberitaan.

“Tim dari KCD Wilayah IV sudah ke sekolah mengecek langsung. Dan bukan hanya media ini yang menyoroti, media lain juga sudah mengangkat isu yang sama,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi HiTVBerita.com melalui pesan WhatsApp.

Wahyu menyatakan, beberapa perbedaan pencatatan dalam laporan keuangan kemungkinan terjadi karena adanya percampuran antara pos belanja barang modal dan pemeliharaan, yang masing-masing memiliki kode anggaran berbeda. Namun ia menegaskan, penggunaan dana tetap memperhatikan skala prioritas kebutuhan sekolah.

“Mungkin ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk memperbaiki tata kelola keuangan ke depan. Saya ucapkan terima kasih atas perhatian semua pihak,” kata Wahyu.

Sementara itu, Humas KCD Wilayah IV Purwakarta, Fatan Abdilah, membenarkan bahwa timnya telah melakukan investigasi. Namun ia belum bisa memberikan kesimpulan terkait hasil pengecekan tersebut. “Hasilnya sedang kami laporkan ke pimpinan. Mudah-mudahan segera ada jawaban resmi,” ujarnya.

Humas Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat Wilayah IV Purwakarta, Fatan Abdilah saat ditemui HiTvBerita.Com. (Foto/Raffa/HITV)

Berdasarkan dokumen yang diterima HiTVBerita.com, pada 2023 SMKN 1 Bojong menerima Dana BOS sebesar Rp2,48 miliar, disalurkan dalam dua tahap dengan masing-masing tahap Rp1,24 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi 1.494 siswa.

Namun, dalam rincian penggunaan anggaran, beberapa pos menyerap dana dalam jumlah besar. Misalnya, kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana pada tahap pertama menghabiskan Rp603 juta dan meningkat menjadi Rp766 juta di tahap kedua. Pelaksanaan administrasi kegiatan sekolah juga menyerap Rp196 juta pada tahap pertama, dan Rp346 juta pada tahap kedua. Adapun Uji Kompetensi Keahlian serta Tes Bahasa Asing Berstandar Internasional menghabiskan Rp239 juta.

Pada tahun 2024, sekolah kembali menerima dana BOS sebesar Rp2,58 miliar, terbagi dalam dua tahap dengan alokasi masing-masing Rp1,291 miliar untuk 1.556 siswa. Namun, pola penggunaan anggaran tetap menunjukkan kecenderungan serupa. Kegiatan pemeliharaan sarana kembali menyerap Rp660 juta pada tahap pertama dan Rp281 juta pada tahap kedua. Administrasi kegiatan sekolah menghabiskan Rp273 juta dan Rp507 juta pada dua tahap tersebut.

Sebaliknya, kegiatan pembelajaran yang menyentuh langsung kepentingan siswa justru hanya dialokasikan Rp54 juta pada tahap pertama dan Rp20 juta pada tahap kedua. Hal ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, terutama terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana publik di institusi pendidikan.

Minimnya penjelasan resmi serta ketimpangan proporsi anggaran memunculkan desakan agar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat segera melakukan evaluasi terhadap kepala sekolah dan jajaran pengelola dana BOS.

Publik berharap, setiap rupiah yang dikucurkan pemerintah pusat untuk pendidikan digunakan secara efektif dan berpihak pada siswa, bukan semata untuk kebutuhan administratif. Evaluasi menyeluruh diharapkan menjadi pintu masuk perbaikan sistemik dalam tata kelola pendidikan di Jawa Barat, sejalan dengan semangat program “Jabar Juara” dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Belitung Tegaskan Tertib Berlalu Lintas, Gelar Razia Stationer Operasi Zebra Menumbing 2025

    Polres Belitung Tegaskan Tertib Berlalu Lintas, Gelar Razia Stationer Operasi Zebra Menumbing 2025

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Belitung – Polres Belitung melaksanakan Razia Stationer dalam rangka Operasi Zebra Menumbing 2025 di Jalan Endek (Depan Pos Kota) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Belitung Kompol Maulup Irsan, S.I.P, dengan melibatkan personel Sat Lantas Polres Belitung bersama Bakeuda. Dalam pelaksanaan tersebut, petugas memberikan himbauan dan penindakan […]

  • Diduga Salah Kirim BB, Keluarga Korban Pertanyakan Profesionalisme Polisi

    Diduga Salah Kirim BB, Keluarga Korban Pertanyakan Profesionalisme Polisi

    • 0Komentar

    Hingga kini, kasus tabrak lari yang sudah hampir setahun dilaporkan belum menunjukkan perkembangan berarti. Pihak keluarga korban menilai aparat penegak hukum seolah menutup mata dan tidak serius dalam menindaklanjuti perkara tersebut. (Foto /rus/Hitv) Penanganan kasus tabrak lari yang terjadi di Kabupaten Lingga menuai tanda tanya besar setelah pihak keluarga korban menemukan adanya dugaan kesalahan pengiriman […]

  • Jalan Desa Rp226 Juta di Garut Rusak Sejak Baru Dibangun, Warga Desak Aparat Usut

    Jalan Desa Rp226 Juta di Garut Rusak Sejak Baru Dibangun, Warga Desak Aparat Usut

    • 0Komentar

    Penulis: Kang Aden Proyek pengaspalan jalan desa di Dusun 1, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, menuai sorotan keras warga. Jalan sepanjang 800 meter dengan lebar 2,5 meter yang menelan anggaran Rp226 juta dari Dana Desa 2025 itu diduga dikerjakan asal-asalan. HITVBERITA.COM | Garut — Pantauan hitvberita.com di lapangan, permukaan jalan yang baru selesai dibangun […]

  • Konflik Dua Kepemimpinan Menuju Akhir: PWI Sepakat Gelar Kongres Persatuan Paling Lambat Agustus 2025!

    Konflik Dua Kepemimpinan Menuju Akhir: PWI Sepakat Gelar Kongres Persatuan Paling Lambat Agustus 2025!

    • 0Komentar

    Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung, Hendry Ch Bangun (kiri) dan Ketua Umum PWI hasil KLB Zulmansyah Sekedang (kanan), sepakat mengakhiri konflik melalui “Kongres Persatuan PWI” (Dok/Foto/Raffa) Konflik kepemimpinan di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tersebut akhirnya menemukan titik terang. Dua kubu yang selama hampir setahun berseteru, masing-masing dipimpin Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang, […]

  • Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Purwakarta Siapkan Berbagai Langkah Strategis

    Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Purwakarta Siapkan Berbagai Langkah Strategis

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM PURWAKARTA | Berbagai langkah strategis disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat, untuk terus menekan angka pengangguran. Mulai dari membuka peluang kerja melalui penyelenggaraan job fair, kerjasama dengan dunia industri, mengembangkan dunia kewirausahaan (entrepreneurship) hingga membuka program pelatihan peningkatan keterampilan para pencari kerja. “Berbagai langkah yang kami siapkan itu terbukti efektif dalam menekan angka pengangguran. […]

  • Pembinaan Optimal, Warga Binaan Lapas Batang Semangat Panen Tauge, Cabai, dan Kangkung Segar

    Pembinaan Optimal, Warga Binaan Lapas Batang Semangat Panen Tauge, Cabai, dan Kangkung Segar

    • 0Komentar

      Penulis : Hadi Lempe Editor   : Hadi Lempe Pembinaan kemandirian secara optimal dan berkelanjutan untuk Warga Binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang kembali melaksanakan kegiatan panen hasil pertanian. HITV BERITA. COM | Lapas Klas IIB Batang, bersama Warga Binaan kembalielakulan pemanenan hasi pertanian di lingkungan Lembaga Permasyarakatan (Lapas), Senin (8/9/2025). Kali ini hasil […]

expand_less