Keluarga Johor Malaysia Kunjungi Karimun, Pererat Hubungan Serumpun di Perbatasan
- account_circle Afrizal
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Kabiro HiTvBerita, M. Saipul kedatangan kerabat dari Johor, Malaysia. (dok/foto/afrizal)
Kunjungan rombongan keluarga dari Kukup, Johor, Malaysia, ke Kabupaten Karimun pada Minggu (17/5/2026) menjadi gambaran eratnya hubungan masyarakat serumpun di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.
KARIMUN | HITV – Rombongan yang dipimpin Tn. Hj. Khalil bin Ibrahim tersebut datang ke Karimun dalam rangka silaturahmi keluarga sekaligus wisata singkat bersama keluarga besar M. Saipul, warga Karimun yang juga dikenal sebagai wartawan dan saat ini menjabat sebagai Kepala Biro (Kabiro) HiTvBerita.com Kabupaten Karimun.
Kegiatan kunjungan keluarga lintas negara seperti ini dinilai mencerminkan masih kuatnya hubungan sosial dan budaya antara masyarakat Johor dan Karimun yang sama-sama berada dalam rumpun Melayu. Selain faktor kekeluargaan, kedekatan geografis dan akses transportasi laut turut mendukung intensitas mobilitas masyarakat antar wilayah.
Selama berada di Karimun, rombongan menikmati kuliner bersama di Restoran Purnama dan berbelanja di Toko Joni yang berada di Jalan Nusantara, kawasan Balai Kota Karimun. Aktivitas wisata keluarga tersebut juga memberikan dampak pada perputaran ekonomi lokal, khususnya sektor kuliner dan usaha mikro kecil di pusat kota.
Saipul mengatakan, hubungan masyarakat Karimun dengan Johor dan Kukup Malaysia selama ini tidak hanya terjalin melalui jalur keluarga, tetapi juga melalui interaksi sosial dan budaya yang telah berlangsung lama.
“Kunjungan seperti ini menjadi bukti bahwa hubungan masyarakat serumpun antara Karimun dan Johor masih sangat kuat. Selain silaturahmi keluarga, kegiatan ini juga turut menggerakkan ekonomi lokal, terutama UMKM dan sektor kuliner,” ujar Saipul.
Menurut dia, Karimun sebagai wilayah kepulauan yang berada di jalur strategis Selat Malaka memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata lintas negara, khususnya dari Malaysia yang selama ini menjadi salah satu sumber kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.
Sementara itu, Tn. Hj. Khalil mengaku kunjungan ke Karimun selalu memberikan kesan tersendiri bagi dirinya dan keluarga. Ia menilai kedekatan budaya serta hubungan kekeluargaan membuat Karimun terasa seperti rumah kedua.
“Kami melihat Karimun bukan hanya sebagai tempat berkunjung, tetapi juga bagian dari hubungan keluarga kami. Masyarakatnya ramah, suasananya nyaman, dan sangat cocok untuk wisata keluarga,” ujarnya.
Kunjungan yang berlangsung hingga sore hari tersebut berakhir sekitar pukul 15.00 WIB, saat rombongan kembali bertolak menuju Kukup, Johor, Malaysia.
Pemerhati pariwisata perbatasan menilai aktivitas kunjungan keluarga lintas negara seperti ini berpotensi menjadi penguat sektor wisata berbasis hubungan sosial (social tourism) yang selama ini tumbuh alami di wilayah Karimun–Johor, sekaligus memperkuat posisi Karimun sebagai salah satu pintu interaksi masyarakat Indonesia–Malaysia di kawasan Selat Malaka. (tr)
- Penulis: Afrizal





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.