Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

Rivalitas AS–China, Indonesia Dituntut Perkuat Ekonomi Rakyat

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • print Cetak

Ketegangan hubungan antara Amerika Serikat dan China kembali menjadi perhatian dunia setelah pertemuan dua pemimpin negara besar, Donald Trump dan Xi Jinping, ramai diperbincangkan publik internasional.

JAKARTA, HITV– Rivalitas dua kekuatan ekonomi terbesar dunia itu, kini dinilai semakin mengarah pada persaingan strategis yang berpotensi memengaruhi stabilitas global.

Pengamat kerap mengaitkan situasi tersebut dengan konsep Thucydides Trap, teori yang menggambarkan benturan antara kekuatan lama dan kekuatan baru yang sedang bangkit. Konsep ini berasal dari sejarawan Yunani kuno, Thucydides, yang menjelaskan pecahnya perang Athena dan Sparta akibat rasa takut Sparta terhadap kebangkitan Athena.

Dalam konteks kekinian, sebagian analis melihat pola serupa mulai tampak dalam hubungan Amerika Serikat dan China. Persaingan tidak lagi sebatas ekonomi, tetapi juga merambah teknologi, militer, hingga perebutan pengaruh geopolitik global. Taiwan bahkan disebut sebagai salah satu titik paling sensitif yang berpotensi memicu konflik terbuka.

Namun di tengah memanasnya rivalitas global tersebut, Indonesia sendiri dinilai perlu memusatkan perhatian pada persoalan yang lebih mendasar: kesiapan dalam negeri guna menghadapi dampak ekonomi yang mungkin timbul.

Guru Besar sekaligus pengamat ekonomi Prof Dr Nandan Limakrisna menilai, konflik antarnegara besar pada era modern tidak hanya berdampak pada sektor pertahanan, melainkan juga langsung memengaruhi kehidupan ekonomi masyarakat. Gangguan rantai pasok global, kenaikan harga energi, tekanan inflasi, hingga gejolak investasi menjadi risiko nyata yang dapat dirasakan hingga level akar rumput.

“Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, kekuatan utama suatu negara justru terletak pada daya tahan ekonomi rakyatnya,” tulis Nandan dalam opininya.

Menurut dia, selama ini ketahanan ekonomi nasional masih terlalu sering dipahami sebatas stabilitas APBN, pertumbuhan ekonomi makro, maupun kemampuan menjaga nilai tukar. Padahal, fondasi terpenting justru berada pada kemampuan masyarakat dalam menjaga produktivitas ekonomi domestik.

Negara yang memiliki rakyat produktif, pasar dalam negeri yang kuat, serta sistem ekonomi lokal yang hidup dinilai akan lebih tangguh menghadapi gejolak global dibanding negara yang terlalu bergantung pada pasar eksternal.

Indonesia sendiri dinilai memiliki modal besar untuk membangun kekuatan tersebut. Jumlah penduduk yang besar, kekayaan sumber daya alam, serta jutaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi fondasi strategis yang belum sepenuhnya terintegrasi dalam satu ekosistem ekonomi nasional yang solid.

Karena itu, Nandan mendorong perlunya pendekatan ekonomi berbasis komunitas yang mampu memperkuat pasar domestik dari bawah. Salah satu konsep yang ditawarkan ialah Snowball Business Model (SBM).

Model ini menempatkan masyarakat tidak hanya sebagai konsumen, tetapi juga produsen dan promotor dalam satu mata rantai ekonomi yang saling terhubung. Produk yang dihasilkan masyarakat dikonsumsi oleh masyarakat sendiri dan dipromosikan secara kolektif sehingga membentuk pasar internal yang terus tumbuh.

Melalui pendekatan tersebut, perekonomian nasional dinilai tidak semata bergantung pada investasi besar maupun pasar luar negeri, melainkan bertumpu pada kekuatan ekonomi domestik.

“Ketika pasar internal kuat, perputaran ekonomi menjadi lebih stabil dan tidak mudah terguncang oleh dinamika global,” ujarnya.

Di tengah ketidakpastian geopolitik dunia, Indonesia dinilai tidak cukup hanya mengandalkan politik luar negeri bebas aktif. Penguatan fondasi ekonomi rakyat menjadi langkah penting agar Indonesia tidak sekadar menjadi penonton dalam rivalitas global.

Rivalitas Amerika Serikat dan China mungkin sulit dihindari. Namun bagi Indonesia, pilihan tetap terbuka: menjadi negara yang ikut terseret arus ketidakpastian global, atau tampil sebagai bangsa yang memiliki ketahanan ekonomi rakyat yang kuat untuk bertahan dan tumbuh di tengah perubahan dunia. (\•/)

Editor: AYS Prayogie
Sumber: Tulisan Opini Prof Dr Nandan Limakrisna (Di Tengah Rivalitas Amerika–China, Indonesia Memerlukan Kedaulatan Ekonomi Rakyat)

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Purwakarta Lantik 479 PPPK, Bupati Tekankan Peningkatan Pelayanan

    Pemkab Purwakarta Lantik 479 PPPK, Bupati Tekankan Peningkatan Pelayanan

    • 0Komentar

    Saat penandatangan berita acara pelantikan PPPK disaksikan langsung oleh Bupati Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Penulis: Raffa Christ Manalu Pemerintah Kabupaten Purwakarta melantik dan mengambil sumpah sebanyak 479 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024 tahap pertama. Prosesi pelantikan berlangsung di Taman Pasanggrahan Padjajaran, kompleks Alun-alun Pemkab Purwakarta, Jumat (11/7/2025). HITVBERITA.COM | Purwakarta —Pelantikan ini dihadiri […]

  • Kasus Pemukulan Boy dan HN: Publik Tanya Siapa yang Lindungi AC?

    Kasus Pemukulan Boy dan HN: Publik Tanya Siapa yang Lindungi AC?

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Aroma ketidakadilan kembali menyeruak di Kabupaten Lingga. Publik mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum setelah AC, yang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pemukulan terhadap NS alias Boy dan HN, hingga kini belum juga ditahan. Situasi ini memicu kecurigaan adanya “tangan tak terlihat” yang melindungi pelaku. HITVBERITA.COM – Lingga – Penetapan AC sebagai […]

  • Hari Kearsipan Ke-55, Lapas Batang Perkuat Budaya Arsip Digital dan Tertib Administrasi

    Hari Kearsipan Ke-55, Lapas Batang Perkuat Budaya Arsip Digital dan Tertib Administrasi

    • 0Komentar

    Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Batang terus memperkuat budaya tertib administrasi dan transformasi digital di lingkungan kerja. BATANG, HITV — Momentum Peringatan Hari Kearsipan Ke-55 Tahun 2026 dimanfaatkan sebagai langkah konsolidasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola dokumen serta membangun kesadaran pentingnya arsip sebagai fondasi akuntabilitas birokrasi. Komitmen itu ditunjukkan melalui partisipasi jajaran pejabat struktural, staf urusan […]

  • Pramono Anung Ajak Mahasiswa Pascasarjana UB Jakarta Ikut Bangun Kota Global

    Pramono Anung Ajak Mahasiswa Pascasarjana UB Jakarta Ikut Bangun Kota Global

    • 0Komentar

    Penulis: Abdul Rosad Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak mahasiswa pascasarjana Universitas Brawijaya Kampus Jakarta berperan aktif dalam transformasi ibu kota menuju kota global yang berbudaya. HITVBERITA.COM | Jakarta — Orientasi pendidikan mahasiswa baru program doktor dan magister Universitas Brawijaya Kampus Jakarta Tahun Akademik 2025/2026 digelar di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (23/8/2025). Acara tunggal […]

  • Komitmen 173 Daerah Terapkan Puja Indah, BSKDN Kemendagri Perkuat Implementasi Lewat Bimtek

    Komitmen 173 Daerah Terapkan Puja Indah, BSKDN Kemendagri Perkuat Implementasi Lewat Bimtek

    • 0Komentar

    HITVBerita. Com | JAKARTA – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus memperkuat implementasi inovasi pelayanan publik melalui aplikasi Pusat Jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah). Sebagai bagian dari komitmen ini, BSKDN menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pemerintah daerah (Pemda) yang telah menyatakan kesediaannya untuk menerapkan aplikasi Puja Indah dalam penyelenggaraan pelayanan […]

  • Polda Babel Ungkap 165 Kasus Narkotika Periode Triwulan I 2026, Sabu Hingga Ganja Dimusnahkan

    Polda Babel Ungkap 165 Kasus Narkotika Periode Triwulan I 2026, Sabu Hingga Ganja Dimusnahkan

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Babel – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T Sihombing memimpin konferensi pers pengungkapan dan pemusnahan barang bukti narkotika dan obat-obatan berbahaya, Selasa (14/4/26). Kegiatan ini merupakan wujud komitmen dan transparansi kuat Kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah hukumnya. Irjen Pol Viktor mengatakan barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan hasil ungkap […]

expand_less