Selasa, 20 Okt 2026
dark_mode

Warga Desak BPN Depok Transparan, Dugaan Sertifikat Ganda hingga Polemik Setu Bungur Disorot

  • account_circle Erwin Lubis
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

Masyarakat meminta klarifikasi terbuka terkait dugaan persoalan dokumen pertanahan dan status Setu Bungur. BPN Kota Depok didorong memberikan penjelasan berbasis data demi kepastian hukum.

DEPOK, HITV — Persoalan pertanahan di Kota Depok kembali menjadi sorotan. Sejumlah warga mendesak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok membuka informasi secara transparan menyusul munculnya laporan masyarakat terkait dugaan sertifikat tanah ganda, dugaan pemalsuan dokumen, hingga polemik Setu Bungur.

Desakan tersebut mencerminkan tuntutan masyarakat terhadap keterbukaan pelayanan pertanahan, terutama menyangkut kepastian status tanah dan keabsahan dokumen yang berkaitan dengan hak kepemilikan.

Perwakilan masyarakat, Anton, menegaskan bahwa BPN perlu membuka ruang dialog agar berbagai persoalan yang dipertanyakan warga dapat dijelaskan secara langsung dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami meminta kepada BPN untuk transparan dan memberikan informasi publik yang jelas kepada kami. Sebagai masyarakat yang punya fungsi kontrol sosial, kami menginginkan BPN menerima kami untuk memberikan penjelasan yang sejelas-jelasnya,” tegas Anton.

Menurutnya, laporan dan keluhan masyarakat tidak seharusnya dibiarkan berkembang menjadi polemik berkepanjangan tanpa kejelasan. Instansi pertanahan, kata dia, perlu memberikan respons yang terukur agar masyarakat memperoleh informasi yang memadai.

Dugaan Mafia Tanah, Pembenahan Tata Kelola Dituntut

Kritik terhadap pelayanan pertanahan juga mengarah pada tuntutan pembenahan birokrasi dan penanganan serius atas dugaan praktik mafia tanah.

Dalam orasinya, perwakilan massa meminta agar penyelenggaraan pelayanan pertanahan berjalan transparan, profesional, serta memberikan kepastian hukum. Ia juga menyinggung pentingnya pembenahan birokrasi di tengah komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terhadap perbaikan tata kelola pemerintahan.

Bahkan, kritik disampaikan secara terbuka kepada pejabat yang dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya.

“Kalau memang tidak sanggup mengurus BPN, mundur, pindah,” ujarnya.

Pernyataan tersebut merupakan bentuk kekecewaan yang disampaikan dalam aksi. Namun, substansi persoalan yang dipersoalkan masyarakat tetap perlu diuji melalui dokumen, data pertanahan, serta penjelasan resmi dari pihak berwenang.

Sebab, dugaan penyimpangan dalam urusan pertanahan bukan perkara sederhana. Kejelasan riwayat tanah, proses penerbitan sertifikat, kesesuaian data fisik dan yuridis, serta prosedur administrasi menjadi aspek penting untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran.

Polemik Setu Bungur Menunggu Kejelasan

Selain dugaan sertifikat ganda dan pemalsuan dokumen, massa turut menyoroti persoalan Setu Bungur yang dinilai membutuhkan penjelasan terbuka.

Pertanyaan mengenai status dan pengelolaan kawasan tersebut menjadi bagian dari tuntutan masyarakat. Publik membutuhkan kejelasan mengenai dasar administrasi pertanahan, riwayat penguasaan, serta kewenangan instansi terkait dalam menangani persoalan tersebut.

Namun, hingga kini, materi yang disampaikan dalam orasi belum cukup untuk menyimpulkan adanya pelanggaran hukum ataupun menentukan pihak yang bertanggung jawab.

Karena itu, penelusuran lebih lanjut perlu dilakukan dengan memeriksa dokumen resmi, data pertanahan, serta meminta keterangan dari BPN dan instansi lain yang memiliki kewenangan atas Setu Bungur.

Keterbukaan informasi menjadi penting agar polemik tidak berhenti pada saling tuding, melainkan mengarah pada pengungkapan fakta yang dapat diuji secara objektif.

BPN Dituntut Menjawab dengan Data, Bukan Sekadar Formalitas

Desakan masyarakat tersebut menempatkan BPN Kota Depok pada tuntutan untuk memberikan penjelasan yang jelas, terukur, dan sesuai kewenangannya.

Klarifikasi diperlukan untuk menjawab pokok persoalan yang dipertanyakan warga, mulai dari dugaan sertifikat ganda, dugaan pemalsuan dokumen, hingga status dan pengelolaan Setu Bungur.

Di sisi lain, masyarakat juga berhak mengetahui mekanisme pengaduan dan tindak lanjut laporan pertanahan sesuai ketentuan yang berlaku. Apabila terdapat sengketa atau indikasi pelanggaran, penanganannya harus dilakukan melalui pemeriksaan dokumen dan prosedur hukum yang dapat dipertanggungjawabkan.

Prinsip kehati-hatian tetap diperlukan. Dugaan yang disampaikan dalam aksi tidak serta-merta membuktikan terjadinya pelanggaran, sehingga setiap pihak yang disebut atau terkait harus memperoleh kesempatan memberikan klarifikasi.

Hingga berita ini disusun, belum tersedia hasil verifikasi independen yang memastikan kebenaran dugaan-dugaan tersebut. Redaksi HITVberita.com masih memerlukan keterangan resmi BPN Kota Depok dan instansi terkait untuk menguji informasi yang berkembang sekaligus memastikan pemberitaan berjalan berimbang.

Pada akhirnya, yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar pernyataan atau janji pembenahan, melainkan kejelasan data, keterbukaan prosedur, dan tindak lanjut yang dapat dipertanggungjawabkan. Kepastian hukum pertanahan menyangkut hak masyarakat yang harus dilindungi melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel. (*/)

Penulis: Erwin Lubis
Editor: AYS

  • Penulis: Erwin Lubis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Mudik Gratis 2025: Kolaborasi PT Indorama dan Polres Purwakarta Berangkatkan 12 Bus!

    Program Mudik Gratis 2025: Kolaborasi PT Indorama dan Polres Purwakarta Berangkatkan 12 Bus!

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • 1Komentar

    Kapolres Purwakarta AKBP Lilik Ardiansyah saat pelepasan mudik gratis 2025 di PT Indorama. (Dok/Foto/Raffa) Program Mudik Gratis 2025 yang diselenggarakan oleh PT Indorama Teknologi bekerja sama dengan Polres Purwakarta resmi diberangkatkan pada Sabtu, 29 Maret 2025. Acara pelepasan peserta mudik ini diadakan di kawasan PT Indorama Teknologi yang terletak di Desa Cijaya, Kecamatan Campaka, Kabupaten […]

  • Polres Belitung Tingkatkan Patroli SPBU untuk Menjamin Keamanan dan Ketertiban Penyaluran BBM

    Polres Belitung Tingkatkan Patroli SPBU untuk Menjamin Keamanan dan Ketertiban Penyaluran BBM

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BELITUNG – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban serta memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan, Personel Sat Samapta Polres Belitung melaksanakan patroli dan pemantauan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada Senin (27/7/2026). Patroli menyasar tiga lokasi, yakni SPBU Jalan Kemuning, SPBU Jalan Baru, dan SPBU […]

  • Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Ratusan Nakes Puskesmas di Purwakarta Keluhkan Penghapusan TPP.

    Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Ratusan Nakes Puskesmas di Purwakarta Keluhkan Penghapusan TPP.

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • 0Komentar

    Kebijakan penghapusan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ratusan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di sejumlah Puskesmas di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menuai keluhan. Para nakes menilai kebijakan tersebut tidak adil karena, menurut mereka, TPP bagi pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan masih diberikan. Purwakarta||HITV – Para tenaga kesehatan mengaku, sebelumnya mereka juga sudah tidak lagi menerima […]

  • Konferensi Pers Hasil Real Count Pilkada 2024 Pasangan DJOSS

    Konferensi Pers Hasil Real Count Pilkada 2024 Pasangan DJOSS

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • 0Komentar

    Dibaca: 199

  • Ketua PWI Jabar Tegaskan Kepengurusan PWI Bekasi Raya Sah, Tolak Penunjukan Plt

    Ketua PWI Jabar Tegaskan Kepengurusan PWI Bekasi Raya Sah, Tolak Penunjukan Plt

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • 0Komentar

    Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat didampingi Ketua PWI Kabupaten Bogor Dedi Firdaus. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu   Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat, Hilman Hidayat, menegaskan bahwa kepengurusan PWI Bekasi Raya di bawah kepemimpinan Ade Muksin merupakan hasil konferensi resmi dan sah secara konstitusional. Karena itu, segala bentuk penunjukan pelaksana tugas (Plt) […]

  • Pempek Tumpah, Wisata Kuliner Hits di Kota Palembang!

    Pempek Tumpah, Wisata Kuliner Hits di Kota Palembang!

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • 2Komentar

    Pempek Tumpah kini menjadi kuliner khas Palembang yang sedang viral di media sosial dan menarik perhatian banyak orang, mulai dari masyarakat umum, selebgram, hingga selebriti Tanah Air. HITVBERITA.COM | Palembang- Abdul Rosad, Koordinator Lapangan Nasional Media Portal Hitvberita.com, yang langsung mengunjungi lokasi Pempek Tumpah, melihat antusiasme pengunjung yang datang untuk menikmati pempek di tempat tersebut. […]

expand_less