Anto Suroto: Sinergi APIKI–Disperindag Harus Konsisten, Ubah Peluang UMKM Jadi Uang dan Kekuatan Daerah
- account_circle Erwin Lubis
- calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
- visibility 89
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anto Suroto: Sinergi APIKI–Disperindag Harus Konsisten, Ubah Peluang UMKM Jadi Uang dan Kekuatan Daerah. (Dok/Foto/Erwin)
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (DPP APIKI), Anto Suroto, SE, MSc, MM, menegaskan pentingnya konsistensi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui sinergi nyata antara organisasi pelaku usaha dan pemerintah daerah.
BANDA ACEH | HITV— Penegasan tersebut disampaikan Anto Suroto sebagai bentuk apresiasi atas langkah DPW APIKI Aceh yang menggelar audiensi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh guna memperkuat pengembangan UMKM dan industri kreatif di Aceh.
“Ini bukan sekadar pertemuan seremonial. Saya melihat langkah DPW APIKI Aceh sebagai bentuk gebrakan kepedulian yang konsisten dan berkomitmen. Inilah model gerakan yang harus dilakukan APIKI di setiap daerah,” ujar Anto Suroto yang juga tercatat sebagai Dewan Pembina Media Independen Online (MIO) Indonesia.
MENURUTNYA, tantangan terbesar UMKM bukan semata keterbatasan modal, tetapi bagaimana peluang ekonomi di daerah mampu diolah menjadi nilai tambah dan pendapatan nyata bagi pelaku usaha.
“Kita harus berani mengubah peluang menjadi uang. Potensi lokal, kearifan lokal, dan kreativitas masyarakat daerah adalah fondasi industri kreatif nasional. Kalau ini dikelola dengan serius dan kolaboratif, dampaknya sangat besar bagi ekonomi daerah,” tegasnya.
Anto Suroto menilai audiensi DPW APIKI Aceh dengan Disperindag Aceh sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem UMKM yang sehat. Ia menekankan bahwa APIKI sejak awal dibangun bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai wadah perjuangan pelaku usaha yang memahami persoalan riil di lapangan.
“APiKI harus hadir sebagai mitra kritis dan solutif bagi pemerintah. Sinergi dengan dinas terkait, BUMD, dunia usaha, dan sektor keuangan adalah keharusan, bukan pilihan,” kata Anto.
Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPW APIKI Aceh Munarwansyah bersama anggota APIKI yang merupakan pelaku usaha lintas sektor. Rombongan diterima oleh Kepala Disperindag Aceh, T Adi Darma, didampingi Kabid PSDI Syahrial Faujar serta Kepala UPTD Rumah Kemasan Aceh, Dewiana. (Dok/Foto/Erwin)
DALAM forum dialog itu, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari penguatan pembinaan UMKM, peningkatan kualitas produk dan kemasan, hingga perluasan akses pasar bagi produk lokal Aceh.
Anto Suroto secara khusus mengapresiasi keberanian DPW APIKI Aceh membangun komunikasi aktif dengan pemerintah daerah.
“Saya mendorong seluruh DPW APIKI di Indonesia mencontoh langkah Aceh. Bangun sinergi lintas sektor, jaga komunikasi, dan jangan lelah berkolaborasi. UMKM hanya bisa naik kelas jika semua pihak bergerak bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Aceh T Adi Darma menyambut baik kehadiran APIKI Aceh dan menilai organisasi tersebut memiliki posisi strategis karena beranggotakan pelaku usaha yang terjun langsung di sektor riil.
Namun bagi Anto Suroto, apresiasi tersebut harus ditindaklanjuti dengan langkah konkret dan berkelanjutan.
“Yang kita butuhkan bukan program sesaat, tetapi kesinambungan. Jika konsisten, industri kreatif berbasis kearifan lokal akan menjadi tulang punggung ekonomi daerah dan nasional,” pungkas Anto Suroto. (\*/)
Editor: AYS Prayogie
- Penulis: Erwin Lubis
