Senin, 2 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Daerah » Heboh Isu “Gerenti” di Pelabuhan Internasional Karimun, Ini Penjelasan Sejumlah Pihak

Heboh Isu “Gerenti” di Pelabuhan Internasional Karimun, Ini Penjelasan Sejumlah Pihak

  • account_circle M Saipul
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 94
  • print Cetak

Isu mengenai pungutan uang “gerenti” di Pelabuhan Internasional Karimun, Kabupaten Karimun, beberapa hari terakhir menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

KARIMUN, HITV— Dugaan adanya penarikan uang jaminan kepada calon penumpang kapal tujuan Malaysia memunculkan beragam spekulasi, termasuk tudingan yang mengaitkannya dengan aparat imigrasi.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Karimun, Maszan P. Sianturi, melakukan penelusuran langsung ke lapangan untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya.

Dari hasil penelusurannya, istilah “gerenti” disebut berasal dari kata bahasa Inggris “guarantee” yang berarti jaminan atau garansi.

Namun, menurut keterangan sejumlah calon penumpang, praktik tersebut tidak berkaitan dengan pihak Imigrasi di Karimun.

Salah seorang calon penumpang tujuan Malaysia, Leman, menegaskan bahwa pihak Imigrasi Karimun tidak pernah meminta uang gerenti kepada warga negara Indonesia yang hendak bepergian.

“Kalau ada informasi bahwa Imigrasi Karimun minta uang gerenti kepada calon penumpang tujuan Malaysia, itu tidak benar,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, istilah gerenti lebih dikenal dalam konteks pemeriksaan oleh otoritas imigrasi di Malaysia. Tidak ada nominal khusus yang secara resmi diwajibkan, tetapi petugas imigrasi negara tujuan berhak menanyakan bukti kecukupan dana selama masa kunjungan.

Menurut Leman, sebagian warga Indonesia yang masuk ke Malaysia kerap dicurigai hendak bekerja, bukan sekadar berkunjung. Dalam situasi itu, keberadaan jaminan finansial dinilai dapat memperkuat keyakinan petugas imigrasi bahwa yang bersangkutan benar-benar datang sebagai pelancong.

“Dari Karimun tidak ada kendala. Tapi agar bisa lolos di Malaysia, kami biasanya minta bantuan agen tiket yang punya relasi dan pengalaman,” katanya.

Ia mengaku, untuk perjalanan pulang-pergi berikut pengurusan yang berkaitan dengan gerenti, ia mengeluarkan biaya sekitar Rp 1,1 juta untuk masa tinggal sekitar 25 hingga 28 hari.

Lebih jauh, Leman menuturkan bahwa sejumlah agen tiket bahkan bersedia menalangi dana tersebut bagi calon penumpang yang belum memiliki uang cukup.

Sistemnya berbasis kepercayaan: pinjaman akan dikembalikan setelah yang bersangkutan pulang dari Malaysia.

“Kami merasa terbantu. Kalau pemberitaan negatif berkembang, kami khawatir berdampak pada mata pencarian kami di sana,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, sebagian warga yang berangkat ke Malaysia bekerja bersama keluarga atau kerabat yang telah lebih dulu menetap di negeri jiran tersebut.

Secara terpisah, salah seorang agen tiket kapal membenarkan adanya layanan talangan dana yang disebut sebagai gerenti. Namun ia menegaskan, praktik itu tidak ada kaitannya dengan Imigrasi Karimun.

“Kalau ada calon penumpang yang kami kenal dan percaya, kami bantu pinjamkan dana. Nanti setelah pulang, mereka bayar. Ini tidak ada hubungannya dengan pihak Imigrasi Karimun,” ujarnya.

Maszan P. Sianturi menilai, polemik ini perlu diluruskan melalui keterangan resmi dari pihak terkait agar tidak berkembang menjadi isu liar yang merugikan banyak pihak.

Wakil Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Karimun, Maszan P. Sianturi. (dok/foto/saipul)

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa sesuai peraturan ketenagakerjaan, warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri tanpa prosedur resmi dan tanpa dokumen lengkap, seperti visa kerja, dapat dikategorikan sebagai pekerja nonprosedural atau ilegal.

Karena itu, ia mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk memperluas akses jalur resmi penempatan tenaga kerja luar negeri, sehingga masyarakat tidak terdorong menggunakan jalur nonprosedural.

“Perlu ada solusi konkret agar masyarakat bisa bekerja ke luar negeri secara sah dan terlindungi,” ujarnya.

Di tengah silang informasi mengenai “gerenti”, kejelasan komunikasi publik menjadi kunci. Tanpa itu, rumor mudah berkembang dan berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan terhadap institusi yang sejatinya tidak terlibat. (\•/)

Editor: Ismail®
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: M Saipul
  • Editor: Ismail®
  • Sumber: HITV Kepri

Rekomendasi Untuk Anda

  • “HARMONI” Cuci Motor Salju Hadir di Kota Pematangsiantar

    “HARMONI” Cuci Motor Salju Hadir di Kota Pematangsiantar

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Jhon P Tobing
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Cuci Motor Salju Harmoni resmi hadir di Kota Pematangsiantar sebagai solusi perawatan kendaraan roda dua dengan metode snow wash modern, menawarkan layanan kebersihan dan perawatan motor berkualitas bagi masyarakat Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun. PEMATANGSIANTAR | HITV – Cuci Motor Salju Harmoni resmi hadir di Kota Pematangsiantar sebagai solusi perawatan kendaraan roda dua bagi masyarakat Pematangsiantar […]

  • Dugaan “Sunat” Dana Insentif Guru Pamong di SMAN 11 Depok

    Dugaan “Sunat” Dana Insentif Guru Pamong di SMAN 11 Depok

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Bantuan pemerintah bagi guru pamong diduga dipalak untuk setoran ke sekolah induk dan pejabat KCD HITVBERITA.COM | Depok– Dunia pendidikan kembali tercoreng. Dana insentif yang seharusnya menjadi hak penuh para guru pamong di SMAN 11 Terbuka, Depok, Jawa Barat, diduga dipalak oleh oknum tak bertanggung jawab. Uang yang dikucurkan pemerintah setiap enam […]

  • Inspektorat Garut Gelar Bimtek Pengelolaan Dana Desa untuk Perkuat Transparansi

    Inspektorat Garut Gelar Bimtek Pengelolaan Dana Desa untuk Perkuat Transparansi

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Abdul Hapid
    • visibility 44
    • 0Komentar

      Upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di tingkat pemerintahan desa kembali diperkuat melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Dana Desa oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Garut. Kegiatan berlangsung di UPT Balai Diklat Kependudukan dan Keluarga Berencana, Jalan RSUD dr. Slamet Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (2/12/2025). GARUT | HITV — Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan […]

  • Oknum Anggota Cabuli Anak Di Bawah Umur

    Oknum Anggota Cabuli Anak Di Bawah Umur

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Dibaca: 33

  • IPJI Gelar Munas: Mencari Jejak Peran Jurnalis dalam Pembangunan Bangsa

    IPJI Gelar Munas: Mencari Jejak Peran Jurnalis dalam Pembangunan Bangsa

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Menteri Dalam Negeri, Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D dijadwalkan hadir di acara Munas IPJI yang akan dihelat tahun 2025 ini. (Dok/Foto/IPJI) Oleh: AYS Prayogie Di tengah arus informasi yang kian deras, peran jurnalis dan penulis tidak hanya sebagai penyampai berita. Mereka juga penafsir zaman, perekam sejarah, dan penjaga nalar publik. Dalam semangat itulah, Ikatan […]

  • THC Items, CBD, Weed, & Far more On the internet and Near you

    THC Items, CBD, Weed, & Far more On the internet and Near you

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Away from delta 8 tinctures and delta 9 gummies so you can mushroom foods and you can THCA vapes, Town 52 now offers all you need to reach high-dimensional thought. Certainly 3Chi’s greatest strengths will be based upon their honesty and you can accountability. The company is amazingly upfront regarding the foods and will be […]

expand_less