Dewan Buruh Pelabuhan: Situasi Ekonomi Global Bergejolak, Pemerintah Dinilai Masih Terkendali
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- print Cetak

Koordinator Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia, Muhamad Riyadh, tegaskan ekonomi yang terjadi saat ini tidak terlepas dari situasi global, termasuk konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada lonjakan harga energi dunia. (dok/foto/Edo)
Penulis: Gito “Edo” Richardo
Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia menilai kondisi ekonomi nasional masih berada dalam kendali pemerintah di tengah tekanan global yang ditandai dengan kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
JAKARTA, HITV— Koordinator Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia, Muhamad Riyadh, mengatakan para pekerja pelabuhan dan masyarakat luas diharapkan tidak terpancing isu-isu yang dinilai menyesatkan terkait dinamika ekonomi tersebut.
“Situasi ini masih terkendali di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para buruh pelabuhan, agar tidak panik dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berupaya menciptakan ketidakpercayaan,” kata Riyadh kepada wartawan, Senin (9/3/2026).
Menurut dia, gejolak ekonomi yang terjadi saat ini tidak terlepas dari situasi global, termasuk konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada lonjakan harga energi dunia.
Harga minyak mentah dunia, kata dia, sempat menembus kisaran US$110 hingga US$113 per barel, sementara nilai tukar rupiah juga mengalami tekanan hingga melampaui Rp17.000 per dolar AS.
- Penulis: Redaksi




Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.