Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Prof Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Perintahkan Penertiban Tambang Bauksit di Dabo Singkep

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • print Cetak

Prof Dr Sutan Nasomal SH MH mendesak Presiden Prabowo Subianto agar segera memerintahkan kementerian terkait bersama Polri dan TNI melakukan penertiban menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan yang diduga merusak lingkungan, khususnya di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

JAKARTA | HITV — Menurut Sutan, penindakan tegas terhadap praktik pertambangan yang merusak kawasan hutan dan lingkungan hidup kini bersifat mendesak. Ia menilai kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang tidak hanya terjadi di satu daerah, melainkan hampir di seluruh wilayah Indonesia.

“Sudah sangat mendesak Presiden memerintahkan menteri terkait bersama Polri dan TNI untuk bertindak tegas terhadap pelaku perusakan lingkungan yang berlindung di balik aktivitas pertambangan, termasuk di Dabo Singkep,” kata Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan pimpinan redaksi media cetak dan daring, Kamis (18/12/2025), melalui sambungan telepon dari Jakarta.

Kasus pertambangan di Dabo Singkep kembali menjadi sorotan publik setelah Masyarakat Peduli Kabupaten Lingga (MPKL) mempertanyakan penegakan hukum yang dinilai tidak adil.

Salah satu perwakilan MPKL, Ruslan, mempertanyakan apakah keadilan hanya berpihak kepada pemilik kekuasaan.

Aktivitas pertambangan bauksit di wilayah tersebut diduga menimbulkan pelanggaran serius, baik terhadap aturan kehutanan, perizinan, maupun perlindungan lingkungan hidup.

Lokasi tambang disebut berada di area milik PT Hermina Jaya, dengan kegiatan operasional yang dinilai tertutup dan minim transparansi.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga dan temuan lapangan, aktivitas tambang tersebut diduga melibatkan CV Samudra Energi Prima yang bekerja sama dengan PT Hermina Jaya. 

Perusahaan itu disebut membuka jalan tambang hingga masuk ke kawasan hutan tanpa dasar perizinan yang sah.

Prof Dr Sutan Nasomal SH MH menegaskan bahwa Presiden Prabowo harus menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi lingkungan hidup dan menegakkan hukum dengan tanpa pandang bulu. (Dok/Foto/Red/)

Selain itu, CV Samudra Energi Prima juga diduga menggunakan fasilitas jetty milik PT Telaga Bintan Jaya yang berada di kawasan hutan.

Dan belakangan diketahui bahwa Jetty tersebut berstatus terminal khusus dengan izin yang telah berakhir serta belum memiliki Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL).

Lokasi ini bahkan pernah disegel oleh Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2021.

Meski demikian, aktivitas pengapalan bauksit disebut tetap berlangsung. Sekitar 10 unit tongkang bauksit diduga telah dijual kepada perusahaan lain.

Pada Mei 2025, lokasi pemuatan juga sempat disegel oleh PSDKP, namun segel itu dilepas dua pekan kemudian dan kegiatan kembali berjalan.

Kondisi tersebut memicu kecurigaan publik. Sejumlah pihak menilai aktivitas tambang itu seolah kebal hukum, berbeda dengan penindakan terhadap tambang ilegal lain yang kerap dilakukan secara tegas.

Di lapangan, ditemukan pula tumpukan stockpile bauksit dalam jumlah besar di kawasan hutan tanpa izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dan tanpa izin terminal khusus yang berlaku.

Area tersebut diketahui dijaga aparat kepolisian, sehingga menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat apakah lokasi itu termasuk objek vital nasional atau proyek strategis tertentu.

Tokoh masyarakat Lingga mendesak Satgas Penertiban Tambang Ilegal dan Tim Penertiban Penguasaan Kawasan Hutan (PKH) untuk segera bertindak. Mereka khawatir jika penegakan hukum tidak dilakukan secara adil, maka prinsip keadilan hanya akan “tajam ke bawah dan tumpul ke atas”.

Menanggapi hal itu, Sutan Nasomal menegaskan bahwa Presiden Prabowo harus menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi lingkungan hidup dan menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

“Presiden perlu memerintahkan menteri bersama jajaran Polri dan TNI untuk menindak tegas dan memproses hukum para pelaku perusakan lingkungan, termasuk pihak-pihak yang membekingi. Penegakan hukum yang tegas akan menimbulkan efek jera,” ujarnya.

Sutan menambahkan, penegakan hukum yang konsisten merupakan kunci pelestarian alam Indonesia. Jika tidak, kerusakan lingkungan akan terus terjadi dan berdampak luas bagi kehidupan masyarakat. (/*/*/)

Editor: Tim Redaksi
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDIP Kalah Telak di Pilkada Purwakarta, Empat Anggota Fraksi Dianggap Jadi Pengkhianat?

    PDIP Kalah Telak di Pilkada Purwakarta, Empat Anggota Fraksi Dianggap Jadi Pengkhianat?

    • 0Komentar

    Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Purwakarta telah usai. Diketahui, PDI Perjuangan kalah telak dalam pesta rakyat yang digelar lima tahunan tersebut. Mungkin pernyataan seorang bijak menggambarkan apa yang dialami oleh partai bergambar banteng moncong putih ini, dalam sebuah perjuangan, bukan hanya sosok pahlawannya yang diingat, tapi juga, siapa pengkhianatnya. (Dok/Foto/Raffa) HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Meski […]

  • Lapas Batang Gelar Upacara Peringatan HUT KORPRI ke-54 Tahun 2025

    Lapas Batang Gelar Upacara Peringatan HUT KORPRI ke-54 Tahun 2025

    • 0Komentar

    Penulis : Hadi Lempe Hari jadi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke 54, tertanggal 1 Desember 2025, serentak diperingati di seluruh Indonesia. Berbagai macam kegiatan di gelar dalam rangka menyemarakan HUT Korpri. Diantaranya kegiatan inti dengan menggelar Uparacara Peringatan HUT Korpri. HITVBERITA.COM | Batang – Lapas Kelas IIB Batang menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun […]

  • Bayang-Bayang Togel di Salon Yenny

    Bayang-Bayang Togel di Salon Yenny

    • 1Komentar

    Serangkaian kunjungan pria yang datang dan pergi dalam hitungan menit di Salon Yenny memunculkan dugaan bahwa tempat usaha itu bukan lagi sekadar salon, melainkan lokasi transaksi togel yang beroperasi di tengah keramaian Pasar Dabo Singkep. HITVBERITA.COM | Lingga – Salon Yenny, usaha milik Joli yang berlokasi di Pasar Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, diduga kuat menjadi tempat praktik judi togel “siji […]

  • Kerap Dituding Boneka Kang Dedi Mulyadi, Paslon ZeinJo Malah Merasa Terhormat Karena Peduli dan Cinta Rakyat

    Kerap Dituding Boneka Kang Dedi Mulyadi, Paslon ZeinJo Malah Merasa Terhormat Karena Peduli dan Cinta Rakyat

    • 0Komentar

    Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta Nomor Urut 1, Saepul Bahri Binzein dan Abang Ijo Hapidin, atau yang lebih ngetrend disapa ZeinJo, mengakui secara tegas sekaligus manyatakan kebanggaannya bila disebut sebagai “boneka” Kang Dedi Mulyadi. HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Hal tersebut dikatakan oleh Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, Pasangan ZeinJo saat menyampaikan closing […]

  • Bukan Pemborosan, Ini Alasan di Balik Kebijakan Fiskal Ekspansif Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto

    Bukan Pemborosan, Ini Alasan di Balik Kebijakan Fiskal Ekspansif Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto

    • 0Komentar

    Kritik Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai berpotensi membebani APBN dinilai perlu ditempatkan dalam perspektif pembangunan yang lebih utuh. JAKARTA, HITV— Hal tersebut ditegaskan Direktur Nalar Bangsa Institute, Bin Bin Firman Tresnadi, bahwa kritik dalam sistem demokrasi adalah hal yang sah. Namun, menurut dia, kritik terhadap kebijakan […]

  • Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Unjuk Rasa di Gedung DPRD Purwakarta

    Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Unjuk Rasa di Gedung DPRD Purwakarta

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Ratusan Mahasiswa dan elemen masyarakat kembali melakukan aksi unjuk rasa menyampaikan aspirasi dan tuntutan terkait isu nasional dan lokal, Senin (1/9/2025), setelah sebelumnya mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Cipayung Plus Purwakarta juga berunjukrasa di gedung DPRD Purwakarta. HITVBERITA.COM |Purwakarta –Kedatangan para mahasiswa yang tiba sekitar pukul 14.53 Wib, sebelum diterima Pimpinan DPRD […]

expand_less