Jumat, 16 Okt 2026
dark_mode

Hadiri PKKMB Politeknik Jatiluhur, Om Zein Dorong 896 Mahasiswa Baru Disiplin dan Berprestasi

  • account_circle Raffa Christ Manalu
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein, menghadiri Sidang Senat Terbuka Politeknik Jatiluhur dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Venue Alinea, Purwakarta, Kamis (15/10/2026).

Purwakarta||HITV – Sebanyak 896 mahasiswa baru dari enam program studi resmi memulai perjalanan akademik mereka di Politeknik Jatiluhur. Keenam program studi tersebut meliputi Bisnis Digital, Usaha Perjalanan Wisata, Teknologi Rekayasa Informatika Industri, Peradilan Pidana, Teknologi Rekayasa Pangan, serta Akuntansi Perpajakan.

Dalam sambutannya, Om Zein mengapresiasi semangat para mahasiswa baru yang mulai menempuh pendidikan tinggi. Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus menjadikan kewajiban akademik sebagai prioritas utama dengan mengedepankan kedisiplinan dan kesungguhan belajar.

Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tepat waktu tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga merupakan harapan orang tua yang telah berjuang mendukung masa depan anak-anaknya.

“Awal perkuliahan ini merupakan langkah baik. Tugas pokok mahasiswa adalah kewajiban akademik sebagai hal yang paling utama. Pendidikan tinggi adalah jalan untuk memajukan masa depan keluarga dan daerah,” ujar Om Zein.

Ia juga mengingatkan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan (agent of change) dan agen sosial (agent of social control) di tengah masyarakat. Namun, peran tersebut harus dijalankan secara seimbang tanpa mengesampingkan tanggung jawab utama dalam menuntut ilmu.

Om Zein berharap mahasiswa Politeknik Jatiluhur dapat tumbuh menjadi generasi Pancawaluya yang berkarakter, memiliki daya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan pembangunan Kabupaten Purwakarta.

484 Anak KPM PKH Berhasil Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi

Di balik pelaksanaan PKKMB tahun ini, terdapat capaian lain dalam upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat prasejahtera di Kabupaten Purwakarta.

Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Purwakarta mencatat sebanyak 484 anak dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada tahun akademik 2026/2027.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 373 anak memilih dan diterima di Politeknik Jatiluhur. Sementara itu, mahasiswa lainnya melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta, baik di dalam maupun di luar Kabupaten Purwakarta.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator upaya kolaboratif dalam membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga penerima manfaat agar dapat mengakses pendidikan tinggi dan meningkatkan peluang masa depan mereka.

Ketua Tim Pendamping Kabupaten Purwakarta (Katimkab) PKH, Agus, menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi strategis yang memasuki tahun ketiga antara pendamping PKH, pihak kampus, dan lembaga filantropi.

Dukungan diberikan melalui skema Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) serta beasiswa yayasan bagi calon mahasiswa yang membutuhkan alternatif pembiayaan pendidikan.

“Kami terus mengawal anak-anak KPM PKH agar tidak berkecil hati meraih cita-cita di perguruan tinggi. Bagi peserta yang tidak tertampung di jalur KIP-K, kampus mitra sangat responsif memberikan solusi berupa Beasiswa Yayasan, ditopang juga oleh dukungan lembaga filantropi,” jelas Agus.

Menurutnya, pendampingan tersebut diharapkan dapat menghilangkan hambatan ekonomi yang berpotensi menghalangi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang diploma maupun sarjana.

Melalui kerja sama yang berkelanjutan, PKH Purwakarta berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kesempatan memperoleh pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas hidup keluarganya.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Harapan kami, setelah mereka lulus dan sukses nanti, mereka mampu mengangkat derajat serta kesejahteraan ekonomi keluarganya masing-masing,” pungkas Agus.

Pendidikan Tinggi sebagai Investasi Masa Depan

Kehadiran Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein dalam kegiatan PKKMB Politeknik Jatiluhur sekaligus menjadi momentum untuk mendorong mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan belajar secara optimal.

Dengan dukungan pemerintah daerah, perguruan tinggi, pendamping PKH, dan lembaga filantropi, akses pendidikan tinggi diharapkan semakin terbuka bagi berbagai lapisan masyarakat.

Tidak hanya melahirkan lulusan yang kompeten, pendidikan tinggi juga diharapkan menjadi jalan bagi generasi muda Purwakarta untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperluas kesempatan kerja, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah***

  • Penulis: Raffa Christ Manalu

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less