Senin, 1 Jun 2026
light_mode

Indonesia Berduka: Maestro Dangdut Hamdan ATT Meninggal Dunia Siang Tadi!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
  • print Cetak

Penulis: R. Ahdiyat

Di antara gegap gempita industri musik dangdut yang terus berlari mengejar zaman, suara Hamdan ATT adalah jeda yang menenangkan. Ia tak pernah mengejar sorotan lampu panggung, tapi cahayanya justru menyinari ruang-ruang paling sunyi dari perasaan manusia: kecewa, rindu, kehilangan, cinta yang sederhana.

HITVBERITA.COM | Jakarta – Maestro dangdut Hamdan Attamimi, atau yang lebih dikenal sebagai Hamdan ATT, meninggal dunia pada usia 76 tahun, Selasa (1/7/2025), pukul 12.00 WIB.

Ia mengembuskan napas terakhir di rumahnya di Jakarta setelah bertahun-tahun berjuang melawan komplikasi penyakit akibat stroke dan serangan jantung.

Putranya, Haikal Attamami, menyampaikan kabar duka itu dengan tenang, nyaris seperti lagu-lagu ayahnya. “Beliau wafat dengan tenang di rumah. Kami masih membahas rencana pemakaman,” ujar Haikal.

HAMDAN dilahirkan di Kepulauan Aru, Maluku, pada 27 Januari 1949. Dari kampung kecil di timur Indonesia itu, suara emasnya merambat perlahan ke pusat industri musik nasional. Masa remajanya dipengaruhi grup musik instrumental Inggris, The Shadows —pengaruh yang kelak membentuk gaya musikalnya yang tenang, bersih, dan berjiwa.

Ia mulai dikenal publik saat bergabung dengan grup “Nada Buana” pada akhir 1960-an, tampil rutin di TVRI, lalu merampungkan pendidikan tinggi pada 1975. Setahun setelahnya, ia memilih jalan penuh risiko: total menjadi penyanyi dangdut. Sebuah keputusan yang membuahkan sejarah.

Tahun 1980, lagu “Termiskin di Dunia” meledak. Lagu ini bukan hanya hit, tapi semacam cap identitas musikal Hamdan. Ia penyanyi dangdut yang tidak sekadar bernyanyi, melainkan membawa emosi dengan jujur, dalam, dan tanpa berlebihan.

“Patah Kemudi”, “Dingin”, “Bekas Pacar”, hingga “Mabuk Judi” adalah lagu-lagu yang menjadikan Hamdan ATT sebagai ikon dangdut klasik.

Liriknya tak muluk. Musiknya sederhana. Tapi kekuatannya justru pada ketulusan dan kedalaman rasa.

Dalam satu panggung, ia tidak menari atau berdandan glamor. Hamdan lebih sering berdiri diam, matanya tertutup, tangan menggenggam mikrofon erat—seakan sedang berdoa, bukan bernyanyi.

Baginya, lagu adalah perpanjangan dari jiwa. “Ia bukan hanya penyanyi. Ia penyampai perasaan. Suaranya menenangkan, seperti air sungai di pagi hari,” ujar musisi senior Yon Koeswoyo dalam sebuah wawancara pada 2018.

Pada 2021, dunia musik memberi penghargaan yang layak kepada Hamdan ATT. Ia menerima “Lifetime Achievement Award” dari Indonesian Dangdut Awards.

Penghargaan itu diterima dalam kondisi fisik yang sudah sangat lemah. Ia duduk di kursi roda, tapi senyumnya tetap hangat.

Sejak 2017, Hamdan mengalami stroke berat. Ia sempat dirawat di ICU RS Polri Kramat Jati. Kesehatannya naik-turun. Kadang bisa berbicara, kadang tidak. Tapi ia tetap berjuang—berobat, terapi, dan sesekali menyanyi di ruang tamu rumahnya. Seperti seorang tentara yang tak mau meletakkan senjata, bahkan saat perang telah usai.

“Sempat pulih dan bisa bicara sedikit. Tapi tahun 2021 mulai menurun lagi. Beliau tetap semangat berobat,” tutur Haikal.

HITVBERITA.COM menghimpun kenangan dan penghormatan dari beberapa tokoh dunia musik dangdut:

Rhoma Irama, Sahabat Sekaligus Sesama Maestro. (Dok/Foto/RA)

> “Hamdan ATT adalah bagian dari sejarah penting musik dangdut Indonesia. Gaya vokalnya khas, lirih, tapi kuat dalam pesan. Ia mengangkat martabat dangdut dengan ketenangan,” tegas Rhuoma.

Elvy Sukaesih, Ratu Dangdut Indonesia:

Si Ratu Dangdut pada eranya, Elvy Sukaesih. (Dok/Foto/RA)

> “Kami sering satu panggung. Beliau tidak pernah mencari pujian, tapi penonton selalu jatuh cinta. Lagu-lagunya masih saya dengar sampai hari ini,” ungkap Elvy Sukaesih.

H. Mansyur S, Rekan Sesama Penyanyi Era 1980-an:

H Mansyur S merasa kehilangan atas kepergian mendiang Hamdan ATT. (Dok/Foto/RA)

“Hamdan itu pelan tapi menusuk. Banyak anak muda sekarang tidak tahu siapa dia, tapi mereka masih menyanyikan lagunya. Itulah keabadian.”

KENANGAN dan penghormatan dari beberapa tokoh pers juga berhasil dihimpun oleh Hitvberita.com

Taufiq Rahman, Wartawan Senior – Pendiri Beberapa Organisasi Pers Skala Nasional

Kematian, dalam tradisi Timur, bukan akhir. Ia adalah kepulangan. Dan bagi Hamdan ATT, kepulangan ini adalah pulang ke tempat di mana semua suara berhenti—namun gema yang pernah dikumandangkannya tetap hidup.

Taufiq Rahman, Wartawan Senior – Pendiri Beberapa Organisasi Pers Skala Nasional. (Dok/Foto/RA)

“Warisan Hamdan bukan hanya rekaman atau trofi. Warisannya adalah rasa. Ia mengajarkan kita bahwa musik bukan hanya soal suara, tapi juga tentang ketulusan menyampaikan luka dan harapan” ujar Taufiq Rahman.

AYS Prayogie, Ketua Umum Organisasi Media Independen Online (MIO) Indonesia

Prayogie menyampaikan bahwa banyak yang datang dan pergi dalam industri musik. Tapi hanya sedikit yang menetap di hati. Hamdan ATT adalah satu dari yang sedikit itu. Ia tidak menciptakan tren. Ia membangun kenangan.

 

AYS Prayogie, Ketua Umum Organisasi Media Independen Online (MIO) Indonesia, (Dok/Foto/RA)

“Kini, lagu-lagunya akan tetap diputar, di rumah-rumah kecil, di warung kopi, di stasiun radio, dan dalam hati mereka yang merasa pernah dimengerti oleh bait-bait sederhana seorang pria dari Aru tersebut,” imbuh Prayogie.

“Selamat jalan, Bang Hamdan ATT. Terima kasih atas suara yang pernah menenangkan negeri ini,” ungkap Prayogie dengan nada lirih. (**)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga di Seluruh Indonesia Menanti Sidang Isbat, Penentuan Awal Puasa Tinggal Hitungan Jam

    Warga di Seluruh Indonesia Menanti Sidang Isbat, Penentuan Awal Puasa Tinggal Hitungan Jam

    • 0Komentar

    Umat Islam di berbagai penjuru Tanah Air hari ini menahan napas menunggu keputusan pemerintah terkait dimulainya ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah. JAKARTA | HITV— Penantian itu akan bermuara pada sidang isbat yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia pada Selasa (17/2/2026) sore di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta. Terpantau sejak pagi, suasana menjelang Ramadan terasa di banyak […]

  • SMP Pamardi Yuwana Bhakti, Sekolah Unggul Yang Patut Diperhitungkan

    SMP Pamardi Yuwana Bhakti, Sekolah Unggul Yang Patut Diperhitungkan

    • 0Komentar

    HI TV BERITA.COM-Bekasi,Dengan Mengusung Visi Sekolah yakni Menciptakan Pribadi Siswa yang berkualitas, Mandiri, Kreatif dan Inovatif, serta memiliki Nilai Nilai Moral yang tangguh, SMP Pamardi Yuwana Bhakti yang berlokasi di Jalan Cendrawasih RT 002/001 Jatimakmur Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi, patut diperhitungkan. hal ini disebabkan, sekolah yang terakreditasi “A” tersebut, memiliki seabrek Program dan Kegiatan, […]

  • Satpolairud Polres Karimun Bagikan Jaket Pelampung Untuk Nelayan

    Satpolairud Polres Karimun Bagikan Jaket Pelampung Untuk Nelayan

    • 0Komentar

    Penulis: M. Saipul Dalam upaya meningkatkan keselamatan nelayan saat melaut, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Karimun membagikan jaket pelampung kepada para nelayan di Pangkalan Nelayan Leho, Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing, Rabu, 7 Agustus 2025. HITVBERITA.COM | Karimun — Kegiatan sosial ini dipimpin oleh KBO Satpolairud Polres Karimun, IPDA Felly E. Sos, mewakili […]

  • DPRD Tebing Tinggi Minta Pembentukan Panitia Natal Oikumene Libatkan Semua Lembaga Gereja

    DPRD Tebing Tinggi Minta Pembentukan Panitia Natal Oikumene Libatkan Semua Lembaga Gereja

    • 0Komentar

    Penulis: Jhon P Tobing Komisi III DPRD Kota Tebing Tinggi meminta Pemerintah Kota memastikan pembentukan panitia Natal Oikumene 2025 dilakukan secara terbuka dan melibatkan seluruh lembaga gereja serta organisasi umat Kristiani di kota itu. Langkah ini dinilai penting agar perayaan Natal menjadi momentum kebersamaan, bukan sumber perpecahan di tengah masyarakat HITVBERITA.COM | Tebing Tinggi —Ketua […]

  • Polda Babel Masuk 5 Besar Nominasi Kompolnas Awards 2025, Tim Penilai Apresiasi Kehadiran Polisi Di Masyarakat Hingga Program Inovasi

    Polda Babel Masuk 5 Besar Nominasi Kompolnas Awards 2025, Tim Penilai Apresiasi Kehadiran Polisi Di Masyarakat Hingga Program Inovasi

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Polda Bangka Belitung menyambut kunjungan kerja rombongan Tim Kompolnas Awards di Mapolda, Kamis (3/7/25). Kedatangan tim yang diawaki anggota Kompolnas RI M. Choirul Anam selaku Ketua Tim disambut langsung Kapolda Babel Irjen Pol Hendro Pandowo. Dari pantauan, Danrem 045/Gaya Brigjen TNI Safta Feriansyah dan beberapa tokoh agama dan masyarakat turut hadir […]

  • Miris, Pelabuhan Sebong Terbengkalai: Warga Harus Jemput Penumpang di Tengah Laut

    Miris, Pelabuhan Sebong Terbengkalai: Warga Harus Jemput Penumpang di Tengah Laut

    • 0Komentar

    Kondisi Pelabuhan Sebong di Desa Sebong, Kabupaten Kepulauan Lingga, kini memprihatinkan. Pelabuhan yang dahulu menjadi salah satu titik penting aktivitas transportasi laut warga itu kini terbengkalai dan tidak lagi dapat difungsikan. LINGGA, HITV— Kerusakan parah pada fasilitas pelabuhan membuat kapal feri tidak dapat bersandar. Pelabuhan tersebut bahkan tidak lagi memiliki pancang atau sembuang untuk tempat […]

expand_less