Senin, 1 Jun 2026
light_mode

Warga Kailolo Jabodetabek Perkuat Persaudaraan Lewat Senam Bersama

  • account_circle S. Erfan Nurali
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Bagi masyarakat Kailolo, kegiatan olahraga bersama itu bukan sekadar rutinitas akhir pekan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan yang mempererat hubungan kekeluargaan di tengah kesibukan kehidupan perkotaan. (Dok/Foto/Kolase/Bai)

Ratusan warga Kailolo yang bermukim di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi memadati kawasan KFC Ciracas, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Minggu (31/5/2026) pagi.

JAKARTA TIMUR, HITV Mereka mengikuti kegiatan senam bersama yang digelar Ikatan Keluarga Besar Kailolo (IKBK) Jabodetabek sebagai upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat tali persaudaraan di tanah perantauan.

Sejak pukul 06.00 WIB, peserta dari berbagai daerah mulai berdatangan. Sebagian bahkan menempuh perjalanan dari Bogor dan Bekasi demi bergabung dalam kegiatan yang mengusung tema “Sehat Bersama, Peduli Sesama, Langkah Kecil Manfaat Besar” tersebut.

Bagi masyarakat Kailolo, kegiatan olahraga bersama itu bukan sekadar rutinitas akhir pekan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan yang mempererat hubungan kekeluargaan di tengah kesibukan kehidupan perkotaan.

Tokoh masyarakat Kailolo Jabodetabek, Abdul Muis Marasabessy, mengatakan senam dan jalan santai yang digelar IKBK telah berlangsung secara rutin selama lebih dari satu bulan terakhir. Menurut dia, kesehatan menjadi tujuan penting, namun nilai utama yang ingin dibangun adalah kebersamaan.

“Dengan kesibukan masing-masing, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk berkumpul, saling bertukar informasi, dan memperkuat hubungan kekeluargaan antara warga Kailolo,” ujarnya.

Semangat kebersamaan itu, lanjut Abdul Muis, akan terus diperkuat melalui agenda yang lebih besar, yakni Silaturahmi Akbar Masyarakat Kailolo yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Juni 2026.

Ia mengajak seluruh warga Kailolo di Jabodetabek untuk terus menjaga kekompakan dan mengisi ruang kebersamaan dengan berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi komunitas.

Pandangan serupa disampaikan Musa Marasabessy, tokoh IKBK yang juga menjabat Komandan Bang Japar Komisariat Wilayah Jakarta Timur.

Menurut dia, olahraga bersama menjadi sarana efektif untuk menjaga solidaritas masyarakat Kailolo yang hidup berjauhan dari kampung halaman.

“Yang ingin kami bangun adalah rasa saling memiliki, saling menyayangi, dan tetap solid dalam kehidupan sehari-hari,” kata Musa.

Ia menuturkan, kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias karena melibatkan warga dari berbagai wilayah di Jabodetabek. Kehadiran peserta dari luar Jakarta, menurutnya, menjadi bukti bahwa ikatan persaudaraan masyarakat Kailolo tetap terjaga meski dipisahkan oleh jarak dan kesibukan.

Dukungan terhadap kegiatan itu juga datang dari pihak KFC Ciracas yang selama ini menjadi lokasi pelaksanaan. Abdul Halim Masabessy, salah seorang karyawan KFC Ciracas, menilai kegiatan tersebut membawa dampak positif, baik bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar.

“Kami mendukung kegiatan olahraga dan aktivitas sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Peran aktif kaum perempuan juga menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi organisasi. Perwakilan perempuan IKBK, Fatmawati, mengatakan kegiatan senam bersama yang telah memasuki pelaksanaan kelima itu menjadi sarana mempererat hubungan antar anggota keluarga besar Kailolo.

Menurut dia, selain kegiatan olahraga, kaum perempuan IKBK juga rutin menyelenggarakan pengajian bulanan serta menyiapkan sejumlah program sosial lainnya.

“Harapannya kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin berkembang sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” katanya.

Melalui slogan “Bersama Dalam Suka dan Duka”, IKBK berupaya merawat nilai persatuan, solidaritas, dan kekeluargaan di tengah masyarakat Kailolo perantauan. Dari aktivitas sederhana seperti senam bersama dan jalan santai, tumbuh ruang kebersamaan yang memperkuat ikatan sosial sekaligus menjadi pengingat bahwa kesehatan dan persaudaraan dapat berjalan beriringan.

Bagi warga Kailolo di Jabodetabek, langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama setiap pekan itu bukan hanya tentang menjaga kebugaran tubuh, melainkan juga merawat akar kebersamaan yang menjadi kekuatan utama komunitas mereka di perantauan. (\•/)

Editor: Asep Yogi
Sumber: HITV Jakarta

  • Penulis: S. Erfan Nurali

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less