Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Membangun Kedaulatan Ekonomi dari Bawah: Saatnya Indonesia Memperkuat Ekonomi Rakyat

  • account_circle Prof Dr Nandan Limakrisna
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Oleh: Prof. Dr. Nandan Limakrisna

DALAM dua dekade terakhir, banyak negara di dunia menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat. China melonjak menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia dengan membangun mesin produksi nasional yang kuat. Vietnam pun mencatat pertumbuhan tinggi dengan menjadikan industri manufaktur ekspor sebagai tulang punggung ekonominya. Kedua negara tersebut berhasil memanfaatkan strategi industrialisasi secara agresif sehingga mampu meningkatkan daya saing global dalam waktu relatif singkat.

Indonesia memiliki karakter ekonomi yang berbeda. Struktur ekonomi nasional selama ini lebih banyak ditopang oleh konsumsi domestik. Lebih dari separuh Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia berasal dari konsumsi rumah tangga. Secara makro hal ini membuat ekonomi Indonesia relatif stabil dibandingkan banyak negara lain. Namun di sisi lain, pola ini membuat pertumbuhan ekonomi cenderung berjalan lebih lambat dan sering kali terjebak pada kisaran lima persen.

Masalah utama bukan terletak pada potensi ekonomi bangsa. Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah, pasar domestik yang sangat besar, serta jumlah penduduk produktif yang tinggi. Persoalan mendasarnya justru terletak pada belum terintegrasinya ekosistem ekonomi rakyat secara sistematis.

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang jumlahnya mencapai lebih dari 60 juta unit masih bergerak secara terpisah. Koperasi belum sepenuhnya menjadi pusat distribusi ekonomi rakyat. Rantai perdagangan yang panjang membuat produsen kecil sering berada pada posisi lemah dalam menentukan harga. Akibatnya, nilai tambah ekonomi lebih banyak dinikmati oleh perantara daripada oleh produsen.

Di sinilah pentingnya membangun desain ekonomi yang mampu mengintegrasikan kekuatan rakyat secara kolektif. Ekonomi rakyat tidak cukup hanya didorong melalui bantuan modal, kredit, atau subsidi pemerintah. Yang lebih mendasar adalah menciptakan sistem yang memastikan adanya pasar yang berkelanjutan bagi produk rakyat.

Salah satu pendekatan yang dapat dikembangkan adalah model ekonomi berbasis jaringan anggota yang saling mendukung dalam produksi, konsumsi, dan promosi. Dalam pendekatan ini, anggota bukan hanya berperan sebagai produsen, tetapi juga sebagai konsumen dan promotor bagi produk anggota lainnya. Dengan demikian, terbentuk pasar internal yang kuat sekaligus memperluas akses pasar eksternal.

Pendekatan ini dikenal sebagai Snowball Business Model (SBM), sebuah konsep yang menekankan pentingnya perputaran ekonomi yang dimulai dari komunitas itu sendiri. Prinsipnya sederhana: semakin banyak anggota yang terlibat dalam ekosistem ekonomi yang saling terhubung, maka efek penggandaan ekonomi akan semakin besar, layaknya bola salju yang terus membesar saat menggelinding.

Jika model ini diterapkan secara luas melalui koperasi, komunitas UMKM, perguruan tinggi, dan desa-desa, maka Indonesia memiliki peluang besar untuk membangun kekuatan ekonomi domestik yang kokoh. Perguruan tinggi dapat berperan melalui fungsi tridarma dengan membina UMKM binaan yang menghasilkan produk berkualitas. Koperasi dapat menjadi pusat distribusi dan pemasaran produk anggota. Sementara masyarakat menjadi bagian aktif dalam perputaran ekonomi tersebut.

Dengan cara ini, pembangunan ekonomi tidak semata-mata bertumpu pada investasi besar atau ekspor komoditas, tetapi juga pada kekuatan ekonomi rakyat yang terorganisasi. Ketika ekonomi rakyat kuat, maka ketahanan ekonomi nasional juga akan semakin kokoh.

Indonesia tidak harus meniru model pembangunan negara lain secara persis. Setiap bangsa memiliki karakter sosial, budaya, dan ekonomi yang berbeda. Justru dengan mengembangkan model ekonomi yang berakar pada kekuatan masyarakatnya sendiri, Indonesia dapat menemukan jalannya menuju kedaulatan ekonomi yang berkelanjutan.

Pembangunan ekonomi sejati bukan hanya tentang angka pertumbuhan, tetapi tentang bagaimana kesejahteraan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Dan untuk mencapai tujuan tersebut, langkah paling strategis adalah memulai dari bawah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. (\•/)

  • Penulis: Prof Dr Nandan Limakrisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapas Tanjungpandan Perkuat Kinerja Fasilitatif Melalui Koordinasi Strategis Ke Ditjen Pemasyarakatan

    Bapas Tanjungpandan Perkuat Kinerja Fasilitatif Melalui Koordinasi Strategis Ke Ditjen Pemasyarakatan

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Jakarta, INFO PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan melakukan kunjungan kerja, konsultasi, dan koordinasi strategis ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Selasa (11/11). Kegiatan ini menjadi langkah nyata Bapas Tanjungpandan dalam memperkuat sinergi kelembagaan serta mempercepat peningkatan kinerja fasilitatif dan layanan publik menjelang akhir tahun anggaran. Rombongan dipimpin oleh Kepala Urusan […]

  • Bhayangkari Babel Gelar Talkshow Tentang Bahaya Bullying, Ketua Bhayangkari Babel : Ayo Berani Lapor Saat Dirundung

    Bhayangkari Babel Gelar Talkshow Tentang Bahaya Bullying, Ketua Bhayangkari Babel : Ayo Berani Lapor Saat Dirundung

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Pengurus Bhayangkari Daerah Kepulauan Bangka Belitung menggelar talkshow tentang bahaya bullying di Gedung Tribrata Polda Bangka Belitung, Selasa (11/3/25) pagi. Mengangkat tema “Berani lapor saat dirundung, bahaya bullying bagi tumbuh kembang anak,” ini dihadiri langsung oleh Ketua Bhayangkari Daerah Ny. Novi Hendro Pandowo didampingi Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Tutut Tony. Dalam […]

  • PINCO игорный дом должностной сайт Фиксация, вербовое и акулина диалоговый

    PINCO игорный дом должностной сайт Фиксация, вербовое и акулина диалоговый

    • 0Komentar

    Этот разрушение самое большее упрощен вдобавок интуитивно понятен, поэтому вы сможете быстро перейти буква представлению. Вход исполняется с использованием логина а также пароля, веленных при регистрации. Ежели вы забыли пароль, его легко нужно восстановить выше специальную фигуру на веб сайте. Dibaca: 25

  • Mendagri Tito Lantik Pj. Gubernur Aceh dan Kepulauan Babel

    Mendagri Tito Lantik Pj. Gubernur Aceh dan Kepulauan Babel

    • 0Komentar

    HiTVBerita.Com | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik Safrizal ZA sebagai Penjabat (Pj.) Gubernur Aceh dan Sugito sebagai Pj. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Pelantikan ini berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (22/8/2024). Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 95/P Tahun […]

  • Hijaukan Bumi, Bangkitkan Asa: PTPN I Regional 2 Sedep Gelar Reboisasi Berkelanjutan di Bandung

    Hijaukan Bumi, Bangkitkan Asa: PTPN I Regional 2 Sedep Gelar Reboisasi Berkelanjutan di Bandung

    • 0Komentar

    Penulis: Kang Aden HITV Di bawah langit cerah Bandung, Minggu, 13 Juli 2025 menjadi babak penting bagi PTPN I Regional 2 Sedep dalam mengukuhkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Seluruh jajaran manajemen, masyarakat, organisasi lokal, dan media massa bersatu dalam kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari program reboisasi berkelanjutan, yang selaras dengan visi hijau Pemerintah Provinsi […]

  • KPU DKI Jakarta, Gelar Debat Perdana Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun Pemilihan 2024

    KPU DKI Jakarta, Gelar Debat Perdana Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun Pemilihan 2024

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Jakarta – KPU DKI Jakarta, Malam Hari ini Minggu 6 Oktober 2024 menggelar Debat Perdana, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kegiatan Debat ini, mengambil Lokasi di JI Ekspo Kemayoran Jakarta. Debat malam ini, diikuti oleh tiga Paslon, masing masing Paslon urut 1 Ridwan Kamil dan Suswono, Paslon urut 2 Dharma Kun […]

expand_less