Pelatihan Pertanian di Desa Sikanco Dorong Produktivitas dan Kualitas Panen Berbasis Organik
- account_circle Fandi
- calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
- visibility 124
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penyerahan penghargaan kepada para pelopor Tani Unggulan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan sektor pertanian serta menjadi inspirasi bagi masyarakat tani di daerah. (Dok/Foto/Hitv)
Pelatihan Pertanian bertema Strategi Praktis Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Panen digelar di Desa Sikanco, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, dengan rangkaian kegiatan edukasi, praktik lapangan, serta penyerahan penghargaan kepada pelopor dan paguyuban tani.
CILACAP | HITV — Paguyuban Tani Unggulan bersama BUMDes Karya Makmur Desa Sikanco menggelar Pelatihan Pertanian sebagai upaya meningkatkan kapasitas petani melalui pendekatan praktik lapangan dan pertanian organik berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BUMDes Karya Makmur Desa Sikanco Kusnadi, Ketua Paguyuban Tani Unggulan Ma’rufiyatno, Sekretaris Desa Sikanco Atik Setiyawan, Ketua Petani Holticultura Cilacap (PHC) Sudarso Asmoro, Ketua APIKI DPW Jawa Tengah Hajjah Ii Lestari, pemuda pelopor tani Acoy Sugiyanto, Babinsa Desa Sikanco Serka Miswanto, jajaran Pemerintah Desa Sikanco, Direktur BUMDes Karya Makmur, anggota Paguyuban Tani Unggulan, serta para petani Desa Sikanco dan sekitarnya.
Pelatihan pertanian ini mengusung tema Strategi Praktis Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Panen, dengan pembinaan praktik berupa pengolahan lahan yang benar serta pembuatan pupuk alami (decomposer).
Pelatihan Pertanian bertema Strategi Praktis Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Panen digelar di Desa Sikanco, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. (Dok/Foto/Hitv)
Ketua BUMDes Karya Makmur Desa Sikanco, Kusnadi, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat tani yang hadir. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan penting bagi petani untuk menambah wawasan dan pengetahuan pertanian.
Menurutnya, keterlibatan BUMDes merupakan bentuk dukungan nyata terhadap penguatan sektor pertanian desa agar mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat desa, khususnya
Ketua Paguyuban Tani Unggulan, Ma’rufiyatno, S.Pd menyampaikan apresiasi kepada seluruh sahabat tani dan pihak yang telah bersinergi. Ia menegaskan bahwa Paguyuban Tani Unggulan menjadi wadah bagi petani untuk saling berbagi ilmu, pengalaman, serta solusi atas berbagai persoalan pertanian.
“Paguyuban ini hadir sebagai ruang belajar bersama, tempat petani saling menguatkan agar lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan pertanian ke depan,” ujarnya.
Pemerintah Desa Sikanco yang diwakili Sekretaris Desa Atik Setiyawan, S.Sos menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa Pemerintah Desa mendukung program Tani Unggulan yang melibatkan masyarakat dengan mengedepankan metode pertanian organik sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lahan pertanian.
Sementara itu, Ketua Petani Holticultura Cilacap ) PHC, Sudarso Asmoto, memberikan semangat kepada Paguyuban Tani Unggulan untuk terus berkarya nyata mendampingi para petani. Ia menyatakan kesiapan PHC untuk bersinergi dalam membantu petani mengatasi persoalan hama, pola tanam, hingga menjembatani akses terhadap investor maupun instansi penyedia bantuan sarana pertanian.
Namun demikian, Sudarso menekankan bahwa kunci keberhasilan tetap berada pada kesiapan petani sendiri dalam mengubah pola pikir dan pola kerja agar lebih terbuka terhadap inovasi.
Pemuda pelopor Tani Unggulan asal Desa Sikanco, Acoy Sugiyanto, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Sikanco dan BUMDes Karya Makmur yang telah mendukung kegiatan Tani Unggulan. Ia mengajak petani untuk berjuang bersama membangun pertanian yang maju, terarah, dan berkelanjutan.
Menurutnya, pendampingan berbasis organik merupakan langkah bijak untuk menjaga keseimbangan lahan pertanian sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga petani demi generasi mendatang.
Ketua APIKI DPW Jawa Tengah, Hj. Ii Lestari, turut memberikan apresiasi atas peran Paguyuban Tani Unggulan dalam membuka ruang edukasi bagi petani. Ia meyakini bahwa perubahan mindset petani akan memberikan nilai tambah dan mendorong petani berkembang menjadi pebisnis tani yang mandiri.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap peran dan kontribusi di bidang pertanian.
Penghargaan dari Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI) diserahkan oleh Hajjah Ii Lestari, selaku Ketua APIKI DPW Jawa Tengah, kepada Paguyuban Tani Unggulan, yang diterima langsung oleh Ketua Paguyuban Ma’rufiyatno, S. Kom.
Selain itu, Media HITVBERITA.COM selaku media partner Program Tani Unggulan di Kabupaten Kebumen, Cilacap, dan Banyumas, menyerahkan Piagam Penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, komitmen, dan kontribusi nyata dalam pengembangan serta pemberdayaan sektor pertanian.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh R. Ahdiyat, selaku Kepala Biro Redaksi Provinsi Jawa Tengah, kepada para pelopor Tani Unggulan, yakni Hata Nasution dari Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen; Eko dari Desa Kecila, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas; serta Sugiyanto dari Desa Sikanco, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap.
Setelah sesi istirahat, makan, dan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan acara inti berupa pelatihan pertanian yang disampaikan oleh Arif Isnanto, S.P. Ia menjelaskan pentingnya pengolahan lahan yang benar karena banyak permasalahan tanaman, termasuk penyakit dan virus, berawal dari kesalahan pengelolaan lahan.
Pada sesi pembinaan lapangan, Arif Isnanto mempraktikkan secara langsung teknik pengolahan lahan serta pembuatan pupuk alami (decomposer) yang dapat diterapkan oleh para petani di lahan masing-masing.
Arif Isnanto mempraktikkan secara langsung teknik pengolahan lahan serta pembuatan pupuk alami (decomposer) kepada para petani dalam sesi pembinaan lapangan yang digelar di sekitar Aula Desa Sikanco. (Dok/Foto/Hitv)
Praktik pembuatan pupuk dilaksanakan di sekitar Aula Desa Sikanco, dengan memberikan arahan langsung kepada masyarakat, mulai dari pengenalan bahan-bahan pupuk organik, proses penggilingan bahan, hingga tahapan pencampuran seluruh bahan sampai selesai dan siap digunakan. (/*/*/)
Editor: AYS
- Penulis: Fandi
