PWI dan Pimpinan DPRD Purwakarta Duduk Bersama Bahas Insiden Pengusiran Jurnalis
- account_circle Raffa Christ Manalu
- calendar_month 13 jam yang lalu
- print Cetak

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purwakarta bertemu dengan pimpinan DPRD Purwakarta dan Sekretariat DPRD (Setwan) untuk mengklarifikasi insiden pengusiran jurnalis saat meliput rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Purwakarta.
Purwakarta||HITV – Pertemuan yang berlangsung pada Senin (19/10/2026) tersebut menjadi forum klarifikasi atas peristiwa yang sebelumnya menuai perhatian kalangan insan pers karena berkaitan dengan pelaksanaan tugas jurnalistik di lingkungan lembaga legislatif.
Sejumlah pimpinan DPRD Purwakarta hadir dalam pertemuan itu, di antaranya Ketua DPRD Sri Puji Utami, Wakil Ketua II Lutfi Bamala, Wakil Ketua III Drs. H. Entis Sutisna, serta Sekretaris DPRD (Sekwan) Rudi Hartono.
Ketua PWI Purwakarta, Adi Kurniawan Tarigan, mengatakan pihaknya telah menerima penjelasan dari pimpinan DPRD dan pihak terkait mengenai insiden yang dialami jurnalis Delik Jabar, Berry, saat menjalankan tugas peliputan rapat Banggar.
Menurut Tarigan, berdasarkan penjelasan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, persoalan itu berawal dari kesalahpahaman atau miskomunikasi. “Alhamdulillah, hari ini kita bertemu dengan pimpinan DPRD, Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD. Hadir juga pihak Setwan dan pihak terkait lainnya. Semuanya sudah dijelaskan bahwa memang ada kesalahpahaman,” ujar Tarigan.
Ia menjelaskan, pertemuan tersebut menjadi ruang bagi kedua belah pihak untuk menyampaikan penjelasan sekaligus meluruskan persoalan yang terjadi ketika wartawan menjalankan tugas jurnalistik di lingkungan DPRD Purwakarta.
Tarigan menambahkan, setelah mendengarkan penjelasan dari pihak terkait, PWI menilai persoalan tersebut telah mendapatkan kejelasan. Kedua belah pihak juga menyampaikan permintaan maaf dalam pertemuan tersebut.
“Kami juga meminta maaf dan pihak DPRD juga meminta maaf. Kami sudah mendapatkan penjelasan, tidak ada masalah lagi,” katanya.
Sementara itu, Berry, jurnalis Delik Jabar, merupakan wartawan yang mengalami langsung insiden pengusiran saat rapat Banggar DPRD Purwakarta berlangsung. Peristiwa tersebut sebelumnya menjadi sorotan karena menyangkut akses wartawan dalam menjalankan fungsi peliputan di lembaga publik.
Pertemuan antara PWI, pimpinan DPRD, dan Setwan ini diharapkan dapat menjadi langkah penyelesaian persoalan sekaligus memperbaiki komunikasi antara lembaga legislatif dan insan pers.
Meski insiden tersebut disebut berawal dari miskomunikasi, koordinasi yang jelas antara pimpinan DPRD, Setwan, dan wartawan tetap diperlukan agar kegiatan peliputan dapat berjalan tertib tanpa menghambat pelaksanaan tugas jurnalistik.
Hubungan antara lembaga legislatif dan insan pers diharapkan terus dibangun secara profesional dengan mengedepankan keterbukaan informasi, komunikasi yang baik, serta penghormatan terhadap peran dan tugas masing-masing pihak***
- Penulis: Raffa Christ Manalu






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.