Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Heboh Isu “Gerenti” di Pelabuhan Internasional Karimun, Ini Penjelasan Sejumlah Pihak

  • account_circle M. Saipul
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • print Cetak

Isu mengenai pungutan uang “gerenti” di Pelabuhan Internasional Karimun, Kabupaten Karimun, beberapa hari terakhir menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

KARIMUN, HITV— Dugaan adanya penarikan uang jaminan kepada calon penumpang kapal tujuan Malaysia memunculkan beragam spekulasi, termasuk tudingan yang mengaitkannya dengan aparat imigrasi.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Karimun, Maszan P. Sianturi, melakukan penelusuran langsung ke lapangan untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya.

Dari hasil penelusurannya, istilah “gerenti” disebut berasal dari kata bahasa Inggris “guarantee” yang berarti jaminan atau garansi.

Namun, menurut keterangan sejumlah calon penumpang, praktik tersebut tidak berkaitan dengan pihak Imigrasi di Karimun.

Salah seorang calon penumpang tujuan Malaysia, Leman, menegaskan bahwa pihak Imigrasi Karimun tidak pernah meminta uang gerenti kepada warga negara Indonesia yang hendak bepergian.

“Kalau ada informasi bahwa Imigrasi Karimun minta uang gerenti kepada calon penumpang tujuan Malaysia, itu tidak benar,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, istilah gerenti lebih dikenal dalam konteks pemeriksaan oleh otoritas imigrasi di Malaysia. Tidak ada nominal khusus yang secara resmi diwajibkan, tetapi petugas imigrasi negara tujuan berhak menanyakan bukti kecukupan dana selama masa kunjungan.

Menurut Leman, sebagian warga Indonesia yang masuk ke Malaysia kerap dicurigai hendak bekerja, bukan sekadar berkunjung. Dalam situasi itu, keberadaan jaminan finansial dinilai dapat memperkuat keyakinan petugas imigrasi bahwa yang bersangkutan benar-benar datang sebagai pelancong.

“Dari Karimun tidak ada kendala. Tapi agar bisa lolos di Malaysia, kami biasanya minta bantuan agen tiket yang punya relasi dan pengalaman,” katanya.

Ia mengaku, untuk perjalanan pulang-pergi berikut pengurusan yang berkaitan dengan gerenti, ia mengeluarkan biaya sekitar Rp 1,1 juta untuk masa tinggal sekitar 25 hingga 28 hari.

Lebih jauh, Leman menuturkan bahwa sejumlah agen tiket bahkan bersedia menalangi dana tersebut bagi calon penumpang yang belum memiliki uang cukup.

Sistemnya berbasis kepercayaan: pinjaman akan dikembalikan setelah yang bersangkutan pulang dari Malaysia.

“Kami merasa terbantu. Kalau pemberitaan negatif berkembang, kami khawatir berdampak pada mata pencarian kami di sana,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, sebagian warga yang berangkat ke Malaysia bekerja bersama keluarga atau kerabat yang telah lebih dulu menetap di negeri jiran tersebut.

Secara terpisah, salah seorang agen tiket kapal membenarkan adanya layanan talangan dana yang disebut sebagai gerenti. Namun ia menegaskan, praktik itu tidak ada kaitannya dengan Imigrasi Karimun.

“Kalau ada calon penumpang yang kami kenal dan percaya, kami bantu pinjamkan dana. Nanti setelah pulang, mereka bayar. Ini tidak ada hubungannya dengan pihak Imigrasi Karimun,” ujarnya.

Maszan P. Sianturi menilai, polemik ini perlu diluruskan melalui keterangan resmi dari pihak terkait agar tidak berkembang menjadi isu liar yang merugikan banyak pihak.

Wakil Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Karimun, Maszan P. Sianturi. (dok/foto/saipul)

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa sesuai peraturan ketenagakerjaan, warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri tanpa prosedur resmi dan tanpa dokumen lengkap, seperti visa kerja, dapat dikategorikan sebagai pekerja nonprosedural atau ilegal.

Karena itu, ia mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk memperluas akses jalur resmi penempatan tenaga kerja luar negeri, sehingga masyarakat tidak terdorong menggunakan jalur nonprosedural.

“Perlu ada solusi konkret agar masyarakat bisa bekerja ke luar negeri secara sah dan terlindungi,” ujarnya.

Di tengah silang informasi mengenai “gerenti”, kejelasan komunikasi publik menjadi kunci. Tanpa itu, rumor mudah berkembang dan berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan terhadap institusi yang sejatinya tidak terlibat. (\•/)

Editor: Ismail®
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: M. Saipul
  • Editor: Ismail®
  • Sumber: HITV Kepri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penguatan Kelembagaan Bawaslu: Komitmen TNI-Polri Kawal Demokrasi Berintegritas

    Penguatan Kelembagaan Bawaslu: Komitmen TNI-Polri Kawal Demokrasi Berintegritas

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Wakapolres Lingga, Kompol Darmin, S.Sos., menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di Gedung Pertemuan PSMTI, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Rabu (10/9/2025) HITVBERITA.COM | Lingga – Kegiatan merupakan inisiatif Bawaslu Kabupaten Lingga, untuk memperkuat kapasitas pengawasan Pemilu menuju proses demokrasi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Tema kegiatan, “Dari Lingga untuk […]

  • Menjelang Kongres Persatuan, PWI Jabar Imbau Waspadai Proposal dari Plt PWI Subang

    Menjelang Kongres Persatuan, PWI Jabar Imbau Waspadai Proposal dari Plt PWI Subang

    • 0Komentar

    Penulis: Mangasih Saor Marulitua Sipahutar Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat mengimbau seluruh pemangku kepentingan, baik dari unsur pemerintah daerah, TNI/Polri, maupun kalangan BUMN, BUMD, dan swasta, agar tidak melayani aktivitas surat-menyurat maupun proposal yang dikeluarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) PWI Kabupaten Subang. HITVBERITA.COM | Subang — Imbauan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang […]

  • Rutan Karimun Luncurkan SWARNA, Warga Binaan Kini Bisa Sampaikan Aspirasi Langsung ke Pimpinan

    Rutan Karimun Luncurkan SWARNA, Warga Binaan Kini Bisa Sampaikan Aspirasi Langsung ke Pimpinan

    • 0Komentar

    Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun meluncurkan program Suara Warga Binaan (SWARNA) sebagai forum komunikasi langsung antara warga binaan dan jajaran pimpinan rutan. KARIMUN, HITV – Program ini diharapkan menjadi sarana evaluasi pelayanan sekaligus guna memperkuat efektivitas pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan perdana SWARNA digelar di blok hunian Rutan Karimun, Jumat (3/7/2026), […]

  • Kapolres Belitung Tinjau Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas Endek Ramadan Fest dan Belitong GO FEST Ramadhan Fair 2025

    Kapolres Belitung Tinjau Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas Endek Ramadan Fest dan Belitong GO FEST Ramadhan Fair 2025

    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Belitung – Kapolres Belitung, AKBP Deddy Dwitiya Putra, S.H., S.I.K., melakukan pengecekan langsung terhadap pengamanan dan pengaturan lalu lintas dalam rangka Endek Ramadan Fest dan Belitong GO FEST Ramadhan Fair 2025. Minggu, (09/03/2025). Kedua acara ini menjadi bagian dari agenda besar di bulan suci Ramadan 1446 H yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan. […]

  • Anggota DPD RI Kunjungi Lokasi Kebakaran di Arut Selatan

    Anggota DPD RI Kunjungi Lokasi Kebakaran di Arut Selatan

    • 0Komentar

    Penulis Kistolani Mangun Jaya Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Kalimantan Tengah, dr Hj. Erni Damayanti H. Rahman, meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan delapan rumah warga di Jalan Gusti M. Arsyad, Gang Kalingkasa, RT 10, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Selasa (5/8/2025). HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun — Kebakaran yang […]

  • Semarak Hari Konservasi Alam Nasional di Pangkalan Bun

    Semarak Hari Konservasi Alam Nasional di Pangkalan Bun

    • 0Komentar

    Penulis: Kistolani Mangun Jaya Ratusan warga memadati kawasan Pangkalan Bun Park, Kalimantan Tengah, Minggu (10/8/2025), untuk mengikuti puncak peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN). Mengusung tema “Youth for Conservation Beyond Expectation”, kegiatan ini menjadi ajang mengajak generasi muda lebih peduli pada kelestarian alam. HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun —Acara yang digelar berkolaborasi antara Kementerian Lingkungan Hidup […]

expand_less