PBK Inspira Maluku Utara Desak Penyelidikan Dugaan Mark-Up Lahan Proyek SUTT di Halmahera Utara
- account_circle Erwin Lubis
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Ketua PBK Inspira Maluku Utara, Muhammad Nur Maula Horu, menilai, jika benar dugaan itu terjadi, praktik tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar. (dok/foto/erwin)
Dugaan praktik mark-up anggaran dalam proyek ketenagalistrikan kembali mencuat. Kali ini, sorotan datang dari PBK Inspira Maluku Utara yang mendesak aparat penegak hukum segera mengusut indikasi penyimpangan pada pembayaran ganti rugi lahan proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt di Kabupaten Halmahera Utara.
HALMAHERA UTARA, HITV — Ketua PBK Inspira Maluku Utara, Muhammad Nur Maula Horu, menyatakan dugaan tersebut bukan persoalan sepele. Ia menilai, jika benar terjadi, praktik itu berpotensi menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar.
“Indikasi mark-up ini sangat serius. Potensi kerugian negara bisa mencapai ratusan miliar rupiah. Ini harus diusut tuntas,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
- Penulis: Erwin Lubis




Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.