Senin, 25 Mei 2026
light_mode

Harkitnas ke-118, Lapas Batang Kobarkan Semangat Jaga Generasi Bangsa

  • account_circle Hadi Lempe
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

Peringatan Harkitnas ke-118 di Lapas Kelas IIB Batang, Rabu (20/5/2026), tidak sekadar menjadi seremoni tahunan semata.

BATANG, HITV– Momentum itu dimaknai sebagai pengingat bahwa semangat kebangkitan bangsa harus terus dirawat di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, mulai dari transformasi digital hingga perlindungan generasi muda.

Bertempat di lapangan upacara internal Lapas Batang, seluruh jajaran pejabat struktural, pegawai, hingga komandan jaga mengikuti upacara bendera dengan khidmat.

Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Nurhamdan, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan resmi Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid.

Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Harkitnas tahun ini menitikberatkan pada pentingnya menjaga generasi muda sebagai fondasi masa depan bangsa.

Kebangkitan nasional, menurut pemerintah, tidak lagi dimaknai sebatas perjuangan fisik seperti era awal abad ke-20, melainkan juga kemampuan bangsa menghadapi tantangan baru di bidang informasi, teknologi, dan ketahanan sosial.

Dalam sambutan yang dibacakannya, Nurhamdan menegaskan bahwa semangat yang dahulu diperjuangkan Boedi Oetomo kini menemukan relevansinya dalam upaya memperkuat kedaulatan negara melalui pembangunan sumber daya manusia dan pemerataan kesejahteraan.

“ Kebangkitan hari ini adalah bagaimana menjaga tunas bangsa sekaligus memperkuat kemandirian negara melalui pembangunan yang menyentuh masyarakat secara menyeluruh,” ujar Nurhamdan.

Ia menyampaikan, pemerintah saat ini tengah mendorong berbagai program strategis yang menjadi bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis, pemerataan akses pendidikan, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga penguatan ekonomi desa sebagai fondasi pembangunan nasional.

Selain itu, perhatian terhadap ruang digital juga menjadi sorotan penting dalam peringatan Harkitnas tahun ini. Pemerintah, kata dia, terus memperkuat perlindungan terhadap generasi muda melalui penerapan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP TUNAS, yang mengatur pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem digital yang sehat, aman, dan beretika di tengah derasnya arus informasi yang kian sulit dibendung.

Bagi jajaran pemasyarakatan, nilai-nilai kebangkitan nasional juga dipandang relevan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Nurhamdan mengajak seluruh pegawai Lapas Batang menjadikan semangat Asta Cita sebagai pijakan dalam memperkuat integritas dan pelayanan publik.

Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas, profesionalisme, serta menghadirkan birokrasi yang bersih dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Semangat Boedi Oetomo harus tetap hidup dalam pengabdian kita. Kebangkitan nasional dimulai dari integritas, disiplin, dan kerja nyata untuk melayani,” katanya.

Upacara berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh jajaran petugas sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. (\•/)

Editor: Asep Yogi
Sumber: HITV Jateng

  • Penulis: Hadi Lempe

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less