Dandim Jakarta Utara Tekankan Disiplin Bermedia Sosial dan Pembentukan Satgas Begal
- account_circle S. Erfan Nurali
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Dalam arahannya, Komandan Kodim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany menyoroti pentingnya pemanfaatan media sosial secara bijak oleh seluruh prajurit dan keluarga besar Kodim. (Dok/Foto/Erfan)
Komando Distrik Militer (Kodim) 0502/Jakarta Utara menggelar apel luar biasa yang dirangkaikan dengan pengecekan telepon genggam personel di Lapangan Makodim 0502/JU, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jumat (29/5/2026).
JAKARTA UTARA, HITV — Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu dipimpin langsung Komandan Kodim (Dandim) 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany dan diikuti 125 personel yang terdiri dari perwira, bintara, tamtama, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kodim 0502/JU.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 0502/JU Letkol Inf Dany, Pabung Kodim 0502/JU Letkol Czi Yuhana, para perwira staf, para Danramil, Wadanramil, serta seluruh anggota jajaran Kodim 0502/JU.
Dalam arahannya, Dandim menyoroti pentingnya pemanfaatan media sosial secara bijak oleh seluruh prajurit dan keluarga besar Kodim. Menurut dia, media sosial tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga instrumen strategis dalam menyebarluaskan informasi positif kepada masyarakat.
Karena itu, ia meminta seluruh anggota aktif berperan dalam menangkal berbagai informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman maupun opini negatif di tengah masyarakat.
Selain menekankan etika bermedia sosial, Dandim juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama menjalankan tugas. Kesiapan fisik, menurutnya, menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kewilayahan yang semakin kompleks.
Ia juga meminta seluruh jajaran untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat binaan agar lebih cermat dalam menerima dan menyikapi informasi yang beredar, terutama di ruang digital. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya persepsi yang keliru terhadap institusi negara, termasuk TNI.
Dalam kesempatan yang sama, Dandim menyampaikan arahan dari komando atas mengenai pembentukan tim Satuan Tugas (Satgas) Begal sebagai upaya memperkuat keamanan wilayah dan meningkatkan respons terhadap potensi gangguan ketertiban masyarakat.
Tidak hanya itu, ia memberikan apresiasi kepada seluruh personel atas keberhasilan pelaksanaan berbagai program teritorial yang telah berjalan, seperti program jembatanisasi, gentengisasi, dan KDKMP.
Program-program tersebut dinilai menjadi bagian dari komitmen TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pembinaan teritorial.
Sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual, seluruh personel staf juga dijadwalkan mengikuti pembacaan Surah Yasin, doa bersama, dan kultum setelah pelaksanaan Shalat Dzuhur.

Pengecekan telepon genggam menjadi bagian dari mekanisme pengawasan internal satuan untuk memastikan kedisiplinan personel agar tetap terjaga. (Dok/Foto/Erfan)
Rangkaian kegiatan Apel Luar Biasa dan pengecekan telepon genggam berakhir pada pukul 08.45 WIB dalam suasana tertib dan kondusif.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari mekanisme pengawasan internal satuan untuk memastikan kedisiplinan personel tetap terjaga, termasuk dalam penggunaan media sosial yang profesional, bertanggung jawab, dan sejalan dengan nilai-nilai keprajuritan. (\•/)
Editor: AYS
Sumber: HITV DKI Jakarta
- Penulis: S. Erfan Nurali





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.