Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode

IPJI Kepri Dukung IWO Laporkan Dugaan Perampasan HP Wartawan Saat Penindakan di F1 Batam

  • account_circle Alam Massiri
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • print Cetak

IPJI Kepri mendukung langkah IWO Batam melaporkan dugaan perampasan HP milik wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik di kawasan Hotel Planet Batam, Sabtu (15/8/2026). 

BATAM, HITV — Dugaan tindakan tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB ketika aparat yang disebut-sebut merupakan bagian dari operasi kepolisian melakukan penindakan di lokasi F1, yang dikenal pula sebagai P1.

Ketua IWO Batam, Oki, disebut sedang menjalankan tugas jurnalistik dan telah memperkenalkan diri sebagai wartawan. Namun, dalam situasi tersebut, telepon selulernya diduga diambil oleh oknum petugas. Rekaman video yang tersimpan di dalam perangkat tersebut juga disebut telah dihapus.

Ketua DPW IPJI Kepri, Ismail, menilai tindakan tersebut tidak semestinya terjadi apabila setiap personel yang menjalankan tugas pengamanan memahami batas kewenangan aparat serta ketentuan yang mengatur kerja jurnalistik.

“Ini bentuk intimidasi terhadap wartawan. Seharusnya hal seperti ini tidak perlu terjadi apabila personel yang ditugaskan memahami undang-undang. Wartawan adalah mitra kerja kepolisian,” ujar Ismail.

Menurut dia, pengamanan terhadap suatu kegiatan kepolisian memang merupakan kewenangan aparat. Namun, kewenangan tersebut tidak serta-merta dapat digunakan untuk menghalangi kerja jurnalistik, terlebih apabila wartawan telah mengidentifikasi diri dan menjalankan tugas peliputan.

Ismail juga mengungkapkan bahwa persoalan serupa nyaris terjadi ketika dirinya berada di lokasi penindakan di Jackpot Nagoya Game Zone. Saat itu, aparat dari satuan Gegana melakukan pengamanan lokasi.

Ia mengaku telah memperkenalkan diri sebagai wartawan dan mengikuti instruksi petugas untuk mundur dari area yang diamankan. Namun, menurut Ismail, situasi kemudian menjadi tegang ketika seorang oknum petugas diduga mengacungkan senjata api jenis pistol.

“Saya langsung berteriak bahwa yang ada di depan adalah masyarakat, bukan kriminal. Kami memahami tugas aparat, tetapi pengamanan tetap harus dilakukan secara profesional dan proporsional,” katanya.

Penindakan di Kawasan Planet Batam

KETEGANGAN di kawasan Hotel Planet Batam pada Sabtu siang itu terjadi setelah sebelumnya aparat melakukan penggerebekan dan penyegelan di HH Club Planet 3 (P3) dan Planet 2 (P2).

Setelah kegiatan tersebut, sejumlah petugas kembali bergerak menuju lokasi F1 atau P1. Sekitar pukul 13.30 WIB, sejumlah personel tiba menggunakan bus pariwisata.

Beberapa petugas berpakaian sipil kemudian masuk ke area F1. Hampir satu jam berselang, sejumlah orang yang diduga merupakan pekerja dibawa keluar dari lokasi dan diarahkan menuju bus yang telah menunggu di sekitar kawasan tersebut.

Di tengah kegiatan penindakan itulah dugaan perampasan telepon seluler milik wartawan terjadi.

IPJI Kepri menilai persoalan tersebut perlu diusut secara terbuka agar tidak menimbulkan preseden buruk terhadap kebebasan pers dan kerja jurnalistik di lapangan.

Ismail mengatakan, pihaknya mendukung penuh langkah IWO Batam untuk menyampaikan laporan kepada Mabes Polri. Menurut dia, laporan tersebut penting agar dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum dapat diperiksa berdasarkan fakta dan prosedur yang berlaku.

“Kalau sudah dilaporkan, kami akan menyampaikan persoalan ini kepada DPP IPJI agar dapat ikut mengawal prosesnya,” ujar Ismail.

Ia berharap pemeriksaan nantinya tidak diarahkan untuk menyudutkan institusi kepolisian secara keseluruhan, melainkan untuk memastikan apabila benar terjadi pelanggaran, tindakan tersebut merupakan perbuatan oknum dan dapat diproses sesuai ketentuan.

Terlebih, kata Ismail, profesionalisme aparat dan penghormatan terhadap kerja pers merupakan dua hal yang semestinya berjalan beriringan dalam setiap operasi penegakan hukum.

“Jangan sampai penindakan hukum yang tujuannya menegakkan aturan justru melahirkan persoalan baru karena mengabaikan hak wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” katanya.

IPJI Kepri juga mendorong agar setiap personel yang diturunkan dalam operasi besar, termasuk personel dari Mabes Polri, memahami ketentuan mengenai kebebasan pers dan mekanisme kerja wartawan di lapangan.

Dengan demikian, pengamanan tetap dapat berjalan tegas, sementara aktivitas jurnalistik tetap terlindungi dan berlangsung secara profesional. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Maluku Tengah

  • Penulis: Alam Massiri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membangun Kedaulatan Ekonomi dari Bawah: Saatnya Indonesia Memperkuat Ekonomi Rakyat

    Membangun Kedaulatan Ekonomi dari Bawah: Saatnya Indonesia Memperkuat Ekonomi Rakyat

    • 0Komentar

    Oleh: Prof. Dr. Nandan Limakrisna DALAM dua dekade terakhir, banyak negara di dunia menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat. China melonjak menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia dengan membangun mesin produksi nasional yang kuat. Vietnam pun mencatat pertumbuhan tinggi dengan menjadikan industri manufaktur ekspor sebagai tulang punggung ekonominya. Kedua negara tersebut berhasil memanfaatkan strategi […]

  • Tambang Bogor Barat: Antara Janji Ekonomi dan Bayang-Bayang Bencana

    Tambang Bogor Barat: Antara Janji Ekonomi dan Bayang-Bayang Bencana

    • 0Komentar

    Wacana pembukaan kembali aktivitas tambang di wilayah Bogor Barat kembali memantik perdebatan publik. Di satu sisi, tambang dipandang sebagai penggerak ekonomi lokal. Di sisi lain, ia menyisakan kekhawatiran serius terkait kerusakan lingkungan dan keselamatan warga. BOGOR, HITV — Aliansi Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara (PANDAWA) dalam rilisnya, Rabu (6/5/2026), mengungkapkan bahwa dinamika tambang […]

  • Kajian Surat Al-Ikhlas dan Perintah Allah untuk Manusia

    Kajian Surat Al-Ikhlas dan Perintah Allah untuk Manusia

    • 0Komentar

      Oleh: Basa Alim Tualeka (Obasa)   Pendahuluan Surat Al-Ikhlas adalah salah satu surat paling agung dalam Al-Qur’an. Meskipun hanya terdiri dari empat ayat, kandungannya merangkum inti ajaran tauhid, yaitu pengesaan Allah secara mutlak. Surat ini termasuk golongan Makkiyah dan menjadi fondasi utama dalam membangun akidah seorang muslim. Rasulullah ﷺ bersabda: > “Demi Dzat yang […]

  • Dakwis Dan Pelantikan PW BKMT Sumbar Dilantik Ketum BKMT Syifa Fauziah

    Dakwis Dan Pelantikan PW BKMT Sumbar Dilantik Ketum BKMT Syifa Fauziah

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Padang (Sumbar) – Ketua Umum Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) Dr. Syifa Fauziah M.Si, lantik sejumlah Pengurus Wilayah Provinsi Sumatera Barat (PW BKMT) pada Ahad, 1 September 2024 di Masjid Baiturahmah Aie Pacah, Kec. Nanggalo, Padang. Tiga ribuan jama’ah BKMT Kota Padang Padati ruang Masjid Baiturahmah, hingga halaman masjid. Jama’ah yang hadir dari […]

  • Wakapolres Lingga Pimpin Upacara HUT ke-80 RI

    Wakapolres Lingga Pimpin Upacara HUT ke-80 RI

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Polres Lingga menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Tribrata, Minggu (17/8/2025). Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin Wakapolres Lingga Kompol Darmin, S.Sos HITVBERITA.COM | Lingga —Mengusung tema nasional “Indonesia Emas 2045: Bersatu, Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan”, upacara dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Seluruh pejabat utama Polres Lingga, […]

  • Renovasi SD 011 Tanjung Harapan Disorot: Proyek Bernilai Setengah Miliar Masih Gunakan Bahan Lama

    Renovasi SD 011 Tanjung Harapan Disorot: Proyek Bernilai Setengah Miliar Masih Gunakan Bahan Lama

    • 0Komentar

    Renovasi SD 011 Tanjung Harapan Disorot: Proyek Bernilai Setengah Miliar Masih Gunakan Bahan Lama ‎Penulis: Ruslan LGA Sebuah proyek renovasi di SD Negeri 011 Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, menuai tanda tanya dari masyarakat. Meski dikabarkan menelan anggaran hampir setengah miliar rupiah, pelaksanaannya dinilai janggal karena masih menggunakan bahan-bahan bangunan lama. HITVBERITA.COM |Lingga – […]

expand_less