Jumat, 30 Okt 2026
dark_mode

KASUS DWI PUTRI: TUNTUTAN MATI BERUBAH JADI PENJARA! PUBLIK PUN BERTANYA, ADA APA DI BALIK VONIS?

  • account_circle Ismail Ratusimbangan
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • print Cetak

Hampir satu tahun berlalu, perkara pembunuhan berencana terhadap Dwi Putri Aprilliandini di Kota Batam masih menyisakan sorotan publik. Setelah melalui proses hukum yang panjang, empat terdakwa akhirnya mendengarkan putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Jumat (11/9/2026).

BATAM||HITV – Keempat terdakwa yakni Wilson Lukman alias Koko, Anik Istiqomah Noviana alias Meylika Levana alias Mami, Salmiati alias Papi Charles, dan Putri Eangelina alias Papi Tama dijatuhi hukuman berbeda.

Majelis hakim yang diketuai Muhammad Eri Justiansyah menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Wilson Lukman dan Anik Istiqomah Noviana. Sementara Salmiati dijatuhi hukuman 20 tahun penjara, sedangkan Putri Eangelina dihukum 18 tahun penjara.

Putusan tersebut menjadi sorotan karena jauh lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batam yang sebelumnya meminta hukuman mati terhadap seluruh terdakwa.

Jaksa Muhammad Arfian langsung menyatakan sikap hukum usai putusan dibacakan.

“Atas putusan yang dijatuhkan terhadap para terdakwa, pihak Kejari Batam langsung menyatakan banding,” kata Arfian dalam persidangan.

Dengan demikian, perkara tersebut akan berlanjut ke tingkat pemeriksaan berikutnya melalui proses banding.

KELUARGA KORBAN TETAP KEJAR HUKUMAN MAKSIMAL

Kuasa hukum keluarga korban dari Tim 911 Hotman Paris, Putri Maya Rumanti, menyatakan pihaknya tetap berharap keempat terdakwa dijatuhi hukuman mati sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatan yang mengakibatkan Dwi Putri kehilangan nyawanya.

Pihak keluarga juga memastikan akan terus mengawal proses hukum hingga perkara tersebut memperoleh putusan berkekuatan hukum tetap.

VONIS JADI SOROTAN, PUBLIK MENUNGGU ALASAN HAKIM

Perkara ini turut mendapat perhatian Ketua Umum Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan.

Ismail mempertanyakan dasar pertimbangan majelis hakim yang menjatuhkan hukuman lebih ringan dibanding tuntutan JPU.

Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui secara terang alasan hukum di balik perbedaan yang cukup signifikan antara tuntutan jaksa dan vonis majelis hakim, terlebih perkara tersebut menyangkut dugaan pembunuhan berencana yang menewaskan korban.

Ismail berpandangan, dua terdakwa, Wilson Lukman dan Anik Istiqomah Noviana, semestinya dijatuhi hukuman mati. Sementara dua terdakwa lainnya, Salmiati dan Putri Eangelina, menurutnya layak dihukum penjara seumur hidup.

“Ini menyangkut keadilan bagi korban dan keluarga. Perkara pembunuhan berencana harus dipertimbangkan secara serius dengan melihat seluruh fakta persidangan,” ujar Ismail.

PERTANYAAN PUBLIK: MENGAPA PROSESNYA BEGITU PANJANG?

Lamanya proses perkara yang hampir mencapai satu tahun juga menjadi perhatian. Publik kini menunggu apakah proses banding Kejari Batam akan membawa perubahan terhadap putusan tersebut.

Ismail meminta agar seluruh proses hukum berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga menegaskan bahwa pertanyaan mengenai kemungkinan adanya permainan dalam proses hukum harus dibuktikan melalui fakta dan mekanisme hukum, bukan sekadar dugaan.

“Jangan sampai muncul persepsi di tengah masyarakat bahwa proses hukum terlalu berlarut-larut. Majelis hakim harus mempertimbangkan perkara ini secara objektif dan bertindak seadil-adilnya,” tegas Ismail.

Kini, bola berada di tangan proses hukum tingkat banding. Publik menanti apakah putusan tersebut akan tetap bertahan atau justru berubah.

Satu hal yang menjadi perhatian: apakah vonis ini telah benar-benar mencerminkan rasa keadilan bagi keluarga Dwi Putri Aprilliandini?.

  • Penulis: Ismail Ratusimbangan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Purwakarta Gelar Bazar Ramadhan 2025 untuk Ringankan Beban Masyarakat

    Pemkab Purwakarta Gelar Bazar Ramadhan 2025 untuk Ringankan Beban Masyarakat

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • 2Komentar

    Menjelang bulan suci Ramadhan 2025, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional cenderung mengalami kenaikan. Untuk mengatasi hal ini dan meringankan beban masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta menggelar Bazar Ramadhan yang akan diselenggarakan di beberapa titik di wilayah Purwakarta. HITVBERITA.COM | Purwakarta– Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, menjelaskan bahwa Bazar Ramadhan ini bertujuan untuk menyediakan […]

  • ‎MBG di Persimpangan Jalan: Menyelamatkan Program, Menjaga Kepercayaan Publik!

    ‎MBG di Persimpangan Jalan: Menyelamatkan Program, Menjaga Kepercayaan Publik!

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Mula Mutiara M  Kasus keracunan siswa menodai program unggulan Presiden Prabowo. Evaluasi menyeluruh, restrukturisasi pengelolaan, dan keterlibatan sekolah menjadi kunci agar janji besar ini tidak salah urus. HITVBERITA.COM | Jakarta — Kasus keracunan siswa akibat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan mencuat di sejumlah daerah menyisakan pertanyaan serius. ‎Program yang sejatinya dirancang untuk […]

  • Keterangan Pers Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Jakarta, 14 Oktober 2024

    Keterangan Pers Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Jakarta, 14 Oktober 2024

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • 0Komentar

    Hitvberita.com – Keterangan Pers Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Jakarta, 14 Oktober 2024 Dibaca: 179

  • Pj. Bupati Garut Dorong Wisudawan UNIGA Dapat Berkontribusi Untuk Kemajuan Garut

    Pj. Bupati Garut Dorong Wisudawan UNIGA Dapat Berkontribusi Untuk Kemajuan Garut

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • 0Komentar

    Foto Kolase Kegiatan Sidang Terbuka Senat UNIGA pada acara Wisuda Diploma, Sarjana, dan Magister Angkatan ke-XI Gelombang III Tahun Akademik 2023/2024. (dok/foto/A3) HiTvBerita.COM | GARUT – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menghadiri Sidang Terbuka Senat Universitas Garut (UNIGA) pada acara Wisuda Diploma, Sarjana, dan Magister Angkatan ke-XI Gelombang III Tahun Akademik 2023/2024. Acara wisuda […]

  • Audit Kinerja Itwasda Tahap I, Polres Karimun Dievaluasi Menyeluruh

    Audit Kinerja Itwasda Tahap I, Polres Karimun Dievaluasi Menyeluruh

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    Polres Karimun menjalani Audit Kinerja Tahap I Tahun 2026 yang dilaksanakan Itwasda Polda Kepri selama dua hari, Senin–Selasa (20–21/4/2026). KARIMUN, HITV— Audit tersebut menjadi bagian dari mekanisme pengawasan internal untuk memastikan tata kelola organisasi berjalan sesuai prinsip profesionalitas dan akuntabilitas. Kegiatan berlangsung di Lantai II Gedung Catur Prasetya Polres Karimun dan dihadiri langsung Kapolres Karimun […]

  • Terobosan Polda Jateng Peduli CTEV, Gandeng Muhammadiyah Berikan Penanganan Gratis bagi Anak

    Terobosan Polda Jateng Peduli CTEV, Gandeng Muhammadiyah Berikan Penanganan Gratis bagi Anak

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • 0Komentar

    Kepedulian terhadap kesehatan anak diwujudkan Polda Jawa Tengah melalui terobosan Program Polda Jateng Peduli Congenital Talipes Equinovarus (CTEV). JATENG, HITV — Program Polda Jateng Peduli CTEV adalah sebuah gerakan sosial yang dirancang untuk menemukan secara dini anak-anak dengan kelainan kaki bawaan lahir sekaligus memastikan mereka memperoleh pemeriksaan dan penanganan secara gratis. Program ini dilaksanakan melalui […]

expand_less