Rabu, 26 Agu 2026
light_mode

Gudang Elpiji Toko Aneka di Dabo Singkep Disorot, Warga Minta Aspek Keselamatan Diperiksa

  • account_circle Ruslan
  • calendar_month 59 menit yang lalu
  • print Cetak

LINGGA | HITV – Aktivitas penyimpanan tabung LPG 15 kilogram di gudang Toko Aneka, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, menjadi perhatian warga. Pasalnya kondisi gudang yang berada di kawasan permukiman dan menyimpan tabung LPG dalam jumlah cukup banyak dinilai perlu mendapat pemeriksaan dari instansi berwenang, terutama menyangkut aspek keselamatan dan kelengkapan perizinan.

Pantauan awak media HI di lokasi pada Selasa (25/8/2026) menunjukkan adanya penumpukan tabung LPG di dalam gudang toko. Penyimpanan tersebut menjadi sorotan karena lokasi usaha berada di lingkungan yang relatif padat penduduk.

Sejumlah warga mengaku khawatir terhadap potensi risiko apabila terjadi kebocoran gas atau insiden lain yang berkaitan dengan penyimpanan LPG. Kekhawatiran itu terutama muncul karena jarak antara lokasi penyimpanan dengan rumah warga cukup berdekatan.

“Kami takut kalau ada kebocoran malam hari. Rumah kami berdempetan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Perlu Pemeriksaan Standar Keselamatan

Secara teknis, LPG merupakan bahan yang mudah terbakar sehingga aspek tata letak, ventilasi, jarak dari sumber api, sistem pengamanan, serta prosedur penyimpanannya menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi ruang penyimpanan yang disebut minim sirkulasi udara. Apabila terjadi kebocoran, LPG yang memiliki massa jenis lebih berat dibandingkan udara dapat berkumpul di bagian bawah ruangan. Dalam kondisi tertentu, akumulasi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kebakaran apabila bertemu sumber penyulut.

Selain ventilasi, keberadaan instalasi listrik, sumber panas, peralatan pemadam kebakaran, serta tata cara penataan tabung juga menjadi aspek yang penting untuk diperiksa.

Namun demikian, dugaan pelanggaran terhadap ketentuan keselamatan maupun perizinan perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan verifikasi langsung oleh instansi teknis yang berwenang. Penilaian berdasarkan pantauan visual semata belum cukup untuk menyimpulkan telah terjadi pelanggaran hukum.

Risiko Tidak Hanya bagi Pemilik Usaha

Persoalan keselamatan menjadi semakin penting apabila tempat penyimpanan LPG berada di tengah kawasan permukiman. Jika terjadi kebocoran yang kemudian memicu kebakaran, dampaknya tidak hanya berpotensi mengenai pekerja atau pemilik usaha, tetapi juga rumah dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Karena itu, pemeriksaan terhadap tempat penyimpanan tidak semata-mata menyangkut kepentingan kegiatan perdagangan. Pemerintah juga perlu memastikan bahwa aktivitas usaha berlangsung dengan memenuhi standar keselamatan sehingga tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat.

Warga berharap kondisi tersebut mendapat perhatian serius sebelum terjadi insiden.

Mereka meminta instansi terkait, antara lain Dinas Perdagangan, perangkat daerah yang membidangi energi dan sumber daya mineral, pemadam kebakaran, serta aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran, untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Pemeriksaan tersebut diharapkan mencakup legalitas usaha, status dan peruntukan lokasi, kapasitas penyimpanan, tata letak tabung, sistem ventilasi, ketersediaan alat pemadam api, hingga penerapan standar keselamatan kerja.

Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk pencegahan. Sebab, penanganan sejak dini dinilai jauh lebih baik daripada menunggu terjadinya kebocoran, kebakaran, atau insiden yang dapat menimbulkan korban.

Di sisi lain, keberadaan usaha perdagangan LPG juga tetap perlu ditempatkan dalam koridor kepastian hukum. Artinya, pengawasan tidak harus dimaknai sebagai upaya menghambat kegiatan usaha, melainkan memastikan kegiatan tersebut berjalan aman, tertib, dan tidak mengorbankan keselamatan masyarakat.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pengelola Toko Aneka mengenai standar keselamatan, kapasitas penyimpanan, maupun perizinan tempat penyimpanan LPG tersebut.

Konfirmasi kepada pihak pengelola dan instansi terkait diperlukan agar persoalan ini dapat dilihat secara utuh dan berimbang, sekaligus memastikan apakah kondisi di lapangan memang memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

Bagi warga, persoalan utamanya sederhana: kegiatan usaha tetap dapat berjalan, tetapi aspek keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Lingga

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Karimun Disupervisi Baharkam Polri, Tekankan Penguatan Kinerja dan Layanan Publik

    Polres Karimun Disupervisi Baharkam Polri, Tekankan Penguatan Kinerja dan Layanan Publik

    • 0Komentar

    Kepolisian Resor Karimun menerima kunjungan Tim Supervisi Baharkam Polri, Kamis (23/4/2026), dalam upaya memperkuat kinerja operasional serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. KARIMUN, HITV — Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu diawali dengan kedatangan tim supervisi yang dipimpin Brigjen Pol. I Made Sukawijaya bersama Brigjen Pol. Fadillah Zulkarnain dan rombongan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan […]

  • Dua Nelayan Hilang di Perairan Tokong Hiu Berhasil Dievakuasi dalam Keadaan Selamat

    Dua Nelayan Hilang di Perairan Tokong Hiu Berhasil Dievakuasi dalam Keadaan Selamat

    • 0Komentar

    Dua nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Tokong Hiu, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Minggu (10/5/2026) sekira pukul 17.30 WIB, berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim gabungan dari Polsek Tebing, perangkat desa, dan masyarakat setempat. KARIMUN | HITV – Kedua nelayan tersebut diketahui bernama Tengku Iskandi dan Haidir. Mereka mengalami kecelakaan […]

  • Syam: Ungkap Dalang Intelektual Intervensi Lelang di Bogor

    Syam: Ungkap Dalang Intelektual Intervensi Lelang di Bogor

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Dugaan intervensi dalam proses lelang pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor kembali mendapat sorotan publik. Syam, aktivis pemerhati kebijakan pemerintah asal Cibinong, menyatakan akan melaporkan persoalan tersebut kepada Presiden. HITVBERITA.COM | Bogor — Maraknya pemberitaan media serta aksi unjuk rasa di Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) Kabupaten […]

  • Hasil Uji Laboratorium Bantah Tuduhan, Petani Japung Cirata Gelar Aksi Bersih Waduk

    Hasil Uji Laboratorium Bantah Tuduhan, Petani Japung Cirata Gelar Aksi Bersih Waduk

    • 0Komentar

    Penulis: Fadli Yusda  Petani ikan jaring apung (japung) di Waduk Cirata, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kembali menata harapan setelah hasil uji laboratorium independen memastikan ikan dari waduk tersebut bebas dari kandungan logam berat, termasuk merkuri. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Sebelumnya, pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan yang menyebut ikan asal Cirata tercemar merkuri sempat memukul telak […]

  • Wali Kota Tebing Tinggi Sambangi Keluarga Pedagang Pasar Gambir Dan Pasien RSUD

    Wali Kota Tebing Tinggi Sambangi Keluarga Pedagang Pasar Gambir Dan Pasien RSUD

    • 0Komentar

    Sebagai wujud empati mendalam terhadap duka dan keluhan yang dialami masyarakat, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, melakukan kunjungan layatan dan membesuk warga di dua lokasi berbeda pada Sabtu (17/01/2026). TEBING TINGGI | HiTV ~ Lokasi pertama yang dikunjungi adalah kediaman mendiang Lindon Malau (61), di kawasan Simpang Pekong, Jalan Gatot Subroto. Mendiang […]

  • Tangis, Pelukan, dan Harapan Baru di Ujung Pelatihan Bela Negara Purwakarta!

    Tangis, Pelukan, dan Harapan Baru di Ujung Pelatihan Bela Negara Purwakarta!

    • 0Komentar

    Di bawah langit cerah Minggu siang, halaman Markas Resimen Armed 1/Sthira Yudha di Purwakarta berubah menjadi ruang perjumpaan penuh haru.   HITVBERITA.COM | PURWAKARTA– Sebanyak 39 pelajar yang mengikuti program pelatihan pendidikan karakter dan bela negara selama dua pekan, satu per satu dipeluk erat oleh orangtua mereka. Ada yang bersimpuh mencium kaki ayah dan ibu, […]

expand_less