Gudang Elpiji Toko Aneka di Dabo Singkep Disorot, Warga Minta Aspek Keselamatan Diperiksa
- account_circle Ruslan
- calendar_month 59 menit yang lalu
- print Cetak

LINGGA | HITV – Aktivitas penyimpanan tabung LPG 15 kilogram di gudang Toko Aneka, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, menjadi perhatian warga. Pasalnya kondisi gudang yang berada di kawasan permukiman dan menyimpan tabung LPG dalam jumlah cukup banyak dinilai perlu mendapat pemeriksaan dari instansi berwenang, terutama menyangkut aspek keselamatan dan kelengkapan perizinan.
Pantauan awak media HI di lokasi pada Selasa (25/8/2026) menunjukkan adanya penumpukan tabung LPG di dalam gudang toko. Penyimpanan tersebut menjadi sorotan karena lokasi usaha berada di lingkungan yang relatif padat penduduk.
Sejumlah warga mengaku khawatir terhadap potensi risiko apabila terjadi kebocoran gas atau insiden lain yang berkaitan dengan penyimpanan LPG. Kekhawatiran itu terutama muncul karena jarak antara lokasi penyimpanan dengan rumah warga cukup berdekatan.
“Kami takut kalau ada kebocoran malam hari. Rumah kami berdempetan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Perlu Pemeriksaan Standar Keselamatan
Secara teknis, LPG merupakan bahan yang mudah terbakar sehingga aspek tata letak, ventilasi, jarak dari sumber api, sistem pengamanan, serta prosedur penyimpanannya menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi ruang penyimpanan yang disebut minim sirkulasi udara. Apabila terjadi kebocoran, LPG yang memiliki massa jenis lebih berat dibandingkan udara dapat berkumpul di bagian bawah ruangan. Dalam kondisi tertentu, akumulasi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kebakaran apabila bertemu sumber penyulut.
Selain ventilasi, keberadaan instalasi listrik, sumber panas, peralatan pemadam kebakaran, serta tata cara penataan tabung juga menjadi aspek yang penting untuk diperiksa.
Namun demikian, dugaan pelanggaran terhadap ketentuan keselamatan maupun perizinan perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan verifikasi langsung oleh instansi teknis yang berwenang. Penilaian berdasarkan pantauan visual semata belum cukup untuk menyimpulkan telah terjadi pelanggaran hukum.
Risiko Tidak Hanya bagi Pemilik Usaha
Persoalan keselamatan menjadi semakin penting apabila tempat penyimpanan LPG berada di tengah kawasan permukiman. Jika terjadi kebocoran yang kemudian memicu kebakaran, dampaknya tidak hanya berpotensi mengenai pekerja atau pemilik usaha, tetapi juga rumah dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Karena itu, pemeriksaan terhadap tempat penyimpanan tidak semata-mata menyangkut kepentingan kegiatan perdagangan. Pemerintah juga perlu memastikan bahwa aktivitas usaha berlangsung dengan memenuhi standar keselamatan sehingga tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat.
Warga berharap kondisi tersebut mendapat perhatian serius sebelum terjadi insiden.
Mereka meminta instansi terkait, antara lain Dinas Perdagangan, perangkat daerah yang membidangi energi dan sumber daya mineral, pemadam kebakaran, serta aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran, untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Pemeriksaan tersebut diharapkan mencakup legalitas usaha, status dan peruntukan lokasi, kapasitas penyimpanan, tata letak tabung, sistem ventilasi, ketersediaan alat pemadam api, hingga penerapan standar keselamatan kerja.
Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk pencegahan. Sebab, penanganan sejak dini dinilai jauh lebih baik daripada menunggu terjadinya kebocoran, kebakaran, atau insiden yang dapat menimbulkan korban.
Di sisi lain, keberadaan usaha perdagangan LPG juga tetap perlu ditempatkan dalam koridor kepastian hukum. Artinya, pengawasan tidak harus dimaknai sebagai upaya menghambat kegiatan usaha, melainkan memastikan kegiatan tersebut berjalan aman, tertib, dan tidak mengorbankan keselamatan masyarakat.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pengelola Toko Aneka mengenai standar keselamatan, kapasitas penyimpanan, maupun perizinan tempat penyimpanan LPG tersebut.
Konfirmasi kepada pihak pengelola dan instansi terkait diperlukan agar persoalan ini dapat dilihat secara utuh dan berimbang, sekaligus memastikan apakah kondisi di lapangan memang memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.
Bagi warga, persoalan utamanya sederhana: kegiatan usaha tetap dapat berjalan, tetapi aspek keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. (\•/)
Editor: AYS
Sumber: HITV Lingga
- Penulis: Ruslan
- Editor: AYS
- Sumber: HITV Lingga





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.