Selasa, 29 Sep 2026
light_mode

Antrean Pertalite Tak Kunjung Terurai, Belitung Terapkan Aturan Ganjil Genap di SPBU

  • account_circle Iswandi
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • print Cetak

HITVBERITA.COM | TANJUNGPANDAN – Pemerintah Kabupaten Belitung akhirnya mengambil langkah tegas untuk mengurai antrean panjang BBM Pertalite yang melumpuhkan hampir seluruh SPBU. Dalam Rapat Evaluasi yang digelar Jumat (18/9/2026), disepakati kebijakan pengisian BBM berdasarkan tanggal ganjil genap.

Rapat ini digelar untuk menindaklanjuti kelangkaan dan antrean mengular Pertalite yang bahkan membuat BBM hilang dari kios-kios pengecer di Tanjungpandan. Bupati Belitung menemukan akar masalahnya bukan hanya di hilir, tapi di hulu: kuota yang tidak sebanding dengan kebutuhan. “Total kebutuhan BBM jika dihitung 5 liter/hari per kendaraan saja mencapai 359 KL per hari.

Ini jelas kuota dari Pertamina sangat kurang,” tegas Bupati H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos.
Ia memaparkan data, dari 159.990 unit sepeda motor hingga 12.328 mini bus yang terdaftar di Belitung, kebutuhan riil jauh melampaui pasokan.

Rapat berlangsung pukul 14.00 – 17.00 WIB di Ruang Rapat Bupati Belitung, Jl. Jend. Ahmad Yani, Tanjungpandan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati H. Djoni Alamsyah Hidayat, Wakil Bupati Syamsir, S.I.Kom, Sekda H. Marzuki, Kabag Ops Polres Kompol Adi Wirana, perwakilan Dandim 0414 dan Danlanud H.AS Hanandjoeddin, DPRD, hingga seluruh pengelola 7 SPBU di Belitung dan perwakilan Pertamina Patra Niaga, Agung Ingganata.

Sistem Ganjil Genap: Mulai diberlakukan 18 – 20 September 2026 dan efektif penuh hari Senin mendatang.
Tanggal Genap: Khusus untuk Kendaraan Roda Empat (Mobil)
Tanggal Ganjil: Khusus untuk Kendaraan Roda Dua (Motor) Tujuannya agar antrean tidak bercampur, pelayanan lebih cepat, tertib, dan mudah diawasi.

Pembentukan Tim Gabungan: Forkopimda, Pemkab, dan Pertamina akan membentuk tim khusus untuk menindak pengerit dan pelangsir. Wakil Bupati Syamsir menyoroti banyaknya mobil rongsokan yang mengisi hingga 4 kali sehari untuk dijual kembali Rp 13.000 – Rp 14.000.

Evaluasi Total dari Pertamina: Pertamina mengungkap telah memblokir 298 Nopol pada September dan menemukan modus tangki modifikasi hingga jasa sewa kendaraan. Untuk mengatasi krisis, Pertamina mempercepat suplai dari 5 hari menjadi 2 hari dan menambah 1 kapal, sehingga total 4 kapal. Stok untuk seminggu ke depan diamankan: Pertalite 2.500 KL (9,6 hari) dan Biosolar 1.800 KL (8,1 hari).

Pemkab akan menerbitkan Surat Edaran resmi dan sosialisasi masif melalui media sosial agar kebijakan ini berjalan tertib, lancar, dan tidak merugikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

(HINETWORK)

  • Penulis: Iswandi
  • Editor: Redaksi Hitvberita.com
  • Sumber: Sulisman

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less