Bupati Belitung Ingatkan Integritas ASN di Upacara Hari Kesaktian Pancasila
- account_circle Iswandi
- calendar_month 15 menit yang lalu
- print Cetak

TANJUNGPANDAN | HITVBERITA.COM – Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat menegaskan nilai Pancasila harus diimplementasikan dalam sikap dan perilaku sehari-hari, bukan hanya sebagai simbol formal.
Hal itu disampaikan dalam amanatnya saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Belitung, Jalan Jend. Ahmad Yani, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Kamis (1/10/2026) pukul 07.30 WIB.
“Pancasila diuji justru ketika keadaan sedang sulit. Ketika kepentingan kita bertemu kepentingan orang lain, ketika tidak ada yang mengawasi dan kita punya kesempatan mengambil lebih dari seharusnya. Di situlah integritas kita diuji,” kata Djoni.
Pada upacara tersebut, Perwira Upacara dijabat Letda Inf Irjuansyah dan Komandan Upacara Letda Inf Teguh.
Turut hadir Wakil Bupati Belitung Syamsir, Sekda H. Marzuki, perwakilan Ketua DPRD Ivan Haidari, Danlanud H.AS Hanandjoeddin Letkol Nav Maruli Tua Sinambela, Dandim 0414/Belitung Letkol Inf Rahman Syafi Tanjung, Kapolres Belitung AKBP Satria Darma, perwakilan Kajari, PN, Pengadilan Agama, Danyon TP 845/KS, Wadanposal Mendanau, Dansubdenpom, serta Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD dan tamu undangan.
Dalam amanatnya, Bupati menyoroti persoalan antrean bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di masyarakat. Ia menyebut kelangkaan BBM tidak hanya menguji sistem distribusi, tetapi juga moral masyarakat.

“Apakah kita mau tertib dan berbagi? Jangan sampai muncul perilaku mengisi berulang-ulang, menimbun, mencari keuntungan dari kelangkaan, atau mengambil hak orang di belakang antrean. Kepentingan pribadi tidak boleh mengalahkan kepentingan bersama,” ujarnya.
Bupati juga mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung untuk mengedepankan etos kerja yang berorientasi pada manfaat, bukan pencitraan.
“Sedikit bekerja langsung ingin terlihat, sedikit membantu langsung ingin dipublikasikan. Padahal ada kebaikan yang tidak perlu kamera, ada pelayanan yang cukup diketahui Allah SWT. Pengabdian bukan panggung mencari tepuk tangan,” katanya.
Ia menambahkan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi momentum penguatan karakter.
“Pancasila tidak butuh banyak dibicarakan, tapi dibuktikan. Bekerjalah ketika dilihat, bekerjalah ketika tidak dilihat. Tertib saat antre, jujur saat berkesempatan, dan berbuat baik tanpa menunggu kamera,” pungkasnya.
Upacara ditutup dengan doa bersama.
(HINETWORK)
- Penulis: Iswandi
- Editor: Redaksi HiTvBerita.com
- Sumber: Sulisman





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.