Capaian KB Baru Tebing Tinggi Tembus 264 Persen, Pemko Perkuat Edukasi dan Akses Kontrasepsi
- account_circle Jhon P Tobing
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih menegaskan komitmen Pemkot memperkuat program Bangga Kencana sebagai bagian dari prioritas nasional. (Dok/Foto/Jhon)
Program pelayanan keluarga berencana (KB) di Kota Tebing Tinggi menunjukkan capaian yang melampaui target.
TEBING TINGGI, HITV — Hingga peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia 2026, jumlah peserta KB baru di Kota Tebing Tinggi tercatat mencapai 478 orang, atau 264,09 persen dari target 181 orang.
Capaian tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia yang digelar Pemerintah Kota Tebing Tinggi di Aula RSUD dr. H. Kumpulan Pane, Jalan Pendidikan, Rabu (30/9/2026).
Di tengah capaian tersebut, Pemerintah Kota Tebing Tinggi menegaskan bahwa keberhasilan program KB tidak semata diukur dari jumlah peserta, tetapi juga dari perluasan akses pelayanan, kualitas konseling, serta pemahaman masyarakat mengenai kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga.
Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih mengatakan pemerintah daerah akan terus memperkuat dukungan terhadap program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang menjadi bagian dari prioritas nasional.
Menurut Iman, terdapat empat komitmen yang menjadi perhatian Pemko Tebing Tinggi.
Pertama, memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program Bangga Kencana. Kedua, memperkuat akses dan kualitas pelayanan kontrasepsi di fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit.
Ketiga, meningkatkan edukasi yang menyasar remaja, calon pengantin, dan pasangan usia subur. Edukasi tersebut melibatkan Dinas PPKB, Dinas Kesehatan, camat, lurah, hingga Penyuluh KB (PLKB).
Keempat, melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kader untuk membantu mengurangi stigma negatif mengenai kontrasepsi.
“Mari kita sampaikan bahwa ber-KB itu adalah ikhtiar untuk menjaga kesehatan ibu dan masa depan anak,” ujar Iman.
Ia mengatakan perencanaan keluarga perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan ibu sekaligus mempersiapkan kualitas generasi berikutnya.
“Satu ibu yang selamat berarti satu keluarga yang utuh. Satu kehamilan yang direncanakan berarti satu generasi yang lebih berkualitas,” katanya.
Target MKJP Belum Sepenuhnya Tercapai
Di sisi lain, data pelayanan KB gratis yang disampaikan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Tebing Tinggi memperlihatkan capaian yang berbeda pada setiap indikator.
Kepala Dinas PPKB Kota Tebing Tinggi Dedi Parulian Siagian mengatakan program pelayanan KB gratis digelar secara serentak sejak 7 September hingga 7 Oktober 2026.
Pelayanan mencakup metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), yakni IUD, implan, Medis Operasi Pria (MOP), dan Medis Operasi Wanita (MOW). Selain itu tersedia metode jangka pendek berupa pil, suntik, dan kondom.
Untuk peserta KB baru, realisasi mencapai 478 orang dari target 181 orang atau 264,09 persen.
Sementara itu, capaian peserta KB MKJP berada pada angka 118 orang dari target 124 orang atau 95,16 persen. Adapun peserta KB pascapersalinan mencapai 204 orang dari target 202 orang atau 100,99 persen.
“Pelayanan KB yang diberikan terdiri dari metode kontrasepsi jangka panjang, yaitu IUD, implan, MOP dan MOW, serta metode kontrasepsi jangka pendek yaitu pil, suntik dan kondom,” ujar Dedi.
Data tersebut menunjukkan tingginya capaian peserta KB baru secara keseluruhan, sementara penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang masih berada sedikit di bawah target yang ditetapkan.
Bagi pemerintah daerah, kondisi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat edukasi dan konseling kepada masyarakat. Terutama agar pasangan usia subur memperoleh informasi yang memadai sebelum menentukan metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya.
Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan biaya transportasi secara simbolis kepada akseptor KB.
Wali Kota bersama jajaran organisasi perangkat daerah juga meninjau langsung pelayanan kontrasepsi implan di RSUD dr. H. Kumpulan Pane.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur RSUD dr. H. Kumpulan Pane drg. Lili Marliana, para camat atau perwakilan, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, serta sejumlah tamu undangan dan tim peliputan Diskominfo Kota Tebing Tinggi. (*/)
Penulis: Jhon P. Tobing
Editor: AYS
- Penulis: Jhon P Tobing





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.