Tanggul Sungai Padang Rampung, Ancaman Banjir Tebing Tinggi Belum Berhenti di Beton
- account_circle Jhon P Tobing
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih mendampingi Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah dan Kepala BBWS Sumatera II Medan Feriyanto Pawenrusi meninjau tanggul Sungai Padang di Jalan Anturmangan, Jumat (2/10/2026). (Dok/Foto/Jhon)
Proyek pengendalian banjir sepanjang 500 meter memasuki tahap akhir. DPR RI dorong kebutuhan lanjutan dikawal melalui APBN, sementara Pemkot diminta memastikan tanggul tetap berfungsi.
TEBING TINGGI, HITV — Pembangunan tanggul penahan banjir di bantaran Sungai Padang, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, memasuki tahap akhir. Infrastruktur sepanjang kurang lebih 500 meter itu ditinjau langsung Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan Feriyanto Pawenrusi, Jumat (2/10/2026).
Peninjauan di Jalan Anturmangan tersebut turut didampingi Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih. Pemerintah dan DPR RI melihat langsung kondisi tanggul yang dibangun sebagai bagian dari upaya memperkuat pengendalian aliran Sungai Padang.
Persoalannya, pengendalian banjir tidak berhenti setelah konstruksi tanggul selesai. Sungai Padang masih menjadi salah satu aliran yang perlu mendapat perhatian karena debit airnya deras, sementara warga masih beraktivitas dan tinggal di sekitar bantaran sungai.
Karena itu, keberadaan tanggul harus dibarengi pemeliharaan infrastruktur, pengelolaan kawasan sungai, serta keterlibatan masyarakat agar fungsi pengendalian banjir tidak berhenti sebatas proyek fisik.
Wali Kota Iman Irdian Saragih menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan DPR RI terhadap kebutuhan infrastruktur pengendalian banjir di Tebing Tinggi.
«“Terima kasih kepada DPR RI, khususnya Komisi V Bapak Musa Rajekshah, serta pihak BBWS Sumatera II Medan yang telah memberikan perhatian besar bagi Kota Tebing Tinggi. Pembangunan tanggul sepanjang kurang lebih 500 meter ini memberikan manfaat nyata dan sangat membantu masyarakat,” ujar Iman.»
Namun, Iman juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan tanggung jawab menjaga infrastruktur yang telah dibangun.
«“Kepada warga Kota Tebing Tinggi, semoga tanggul ini juga dapat dijaga dan dirawat. Terkhusus lagi, jangan membuang sampah sembarangan di sungai,” katanya.»
DPR RI Buka Jalur Pengawalan APBN
ANGGOTA Komisi V DPR RI Musa Rajekshah atau Ijeck mengatakan pembangunan tanggul tersebut telah dilaksanakan BBWS Sumatera II. Ia membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan prioritas lainnya agar dapat dikawal melalui anggaran pemerintah pusat.
«“Pembangunan tanggul sepanjang 500 meter ini sudah terlaksana oleh BBWS. Saya berharap Pak Wali Kota dapat memberikan lagi masukan-masukan lain mengenai kebutuhan pembangunan prioritas lainnya di Kota Tebing Tinggi, sehingga saya sebagai Anggota DPR RI Komisi V bisa membantu dari anggaran APBN untuk Kota Tebing Tinggi,” ujar Ijeck.»
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan pengendalian banjir di Tebing Tinggi masih memerlukan langkah lanjutan, terutama apabila terdapat titik rawan lain yang membutuhkan intervensi infrastruktur.
Bagi pemerintah daerah, ruang pengusulan melalui APBN menjadi penting untuk memperkuat sistem pengendalian banjir secara lebih menyeluruh, bukan hanya pada satu titik tanggul.
Fisik Selesai, BBWS Tekankan Kolaborasi
KEPALA BBWS Sumatera II Medan Feriyanto Pawenrusi memastikan pekerjaan fisik proyek pengendalian banjir Sungai Padang Tahun Anggaran 2026 pada prinsipnya telah selesai dan kini memasuki tahap finishing.
«“Secara keseluruhan pekerjaan fisik sudah selesai, tinggal finishing. Hanya saja, kami harus tetap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi agar fungsi tanggul ini optimal dalam mengendalikan banjir,” jelas Feriyanto.»
Penegasan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa efektivitas tanggul tidak hanya ditentukan oleh rampungnya konstruksi. Pemeliharaan dan pengelolaan kawasan sungai menjadi bagian penting agar infrastruktur tetap bekerja sesuai tujuan pembangunan.
Dengan kondisi tersebut, pekerjaan berikutnya bukan sekadar menyelesaikan konstruksi, tetapi memastikan tanggul benar-benar menjadi bagian dari sistem pengendalian banjir yang berkelanjutan.
Musa Rajekshah merupakan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Dapil Sumatera Utara I. Komisi V membidangi antara lain infrastruktur, perhubungan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, pembangunan pedesaan dan kawasan tertinggal, serta meteorologi, klimatologi, dan geofisika.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Tebing Tinggi Malik Syahputra Purba, Kepala Dinas PUPR Tora Daeng Masaro, Camat Tebing Tinggi Kota Henci br Siregar, Camat Rambutan Hersan Koto, Ketua DPD Partai Golkar Tebing Tinggi H. Basyaruddin Nasution, tim teknis BBWS Sumatera II Medan, jajaran OPD terkait, serta tim peliputan Diskominfo Tebing Tinggi. (*/)
Penulis: Jhon P. Tobing
Editor: AYS
- Penulis: Jhon P Tobing





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.