Selasa, 3 Nov 2026
dark_mode

Dari Gerbang Gudang ke Ruang Tahanan: Kisah Pengeroyokan Wartawan di PT PMM

  • account_circle Nizar
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • print Cetak

 

Sabtu sore, 7 Maret 2026, aktivitas di kawasan Jalan Lingkar Timur, Kabupaten Bangka, berjalan seperti biasa. Truk keluar-masuk gudang milik PT Putraprima Mineral Mandiri (PMM), pekerja berlalu-lalang, dan petugas keamanan berjaga di pintu gerbang. Tidak ada tanda-tanda bahwa sore itu akan berubah menjadi peristiwa yang mengguncang komunitas pers di Bangka Belitung.

PANGKALPINANG, HITV— Tiga wartawan datang ke lokasi untuk melakukan konfirmasi atas informasi yang beredar. Mereka adalah Frendy Primadana, kontributor TV One Bangka Belitung, bersama dua jurnalis media daring, Dedi Wahyudi dan Wahyu Kurniawan. Informasi yang mereka terima menyebutkan adanya keributan di sekitar kawasan perusahaan yang diduga melibatkan seorang anggota intel Satgas Trisakti yang sempat dikepung bahkan dipukul warga.

Sebagaimana lazimnya kerja jurnalistik, kedatangan mereka diawali dengan memperkenalkan diri kepada petugas keamanan perusahaan. Kartu identitas pers diperlihatkan, dan suasana pada awalnya tampak berjalan normal. Tidak ada ketegangan yang terlihat.

Situasi mulai berubah ketika salah seorang wartawan mengambil gambar sebuah truk yang hendak masuk ke area gudang. Sopir truk tersebut tidak terima kendaraannya didokumentasikan. Dari situ, percakapan berubah menjadi perdebatan. Ketegangan meningkat, dan cekcok yang semula singkat berkembang menjadi keributan yang sulit dikendalikan.

Dalam keributan itu, Frendy Primadana yang akrab disapa Dana mengaku menjadi korban pemukulan paling serius. Ia menerima pukulan bertubi-tubi yang menghantam wajah dan kepalanya. “Tonjokan di muka sebelah kiri, pipi kanan, dan kepala,” ujarnya. Hidungnya sempat berdarah akibat pukulan tersebut. Dedi Wahyudi juga mengalami kekerasan serupa dengan pukulan yang mengenai kepala, geraham, hingga telinganya.

Kekerasan tidak berhenti pada pemukulan. Para wartawan mengaku telepon genggam mereka sempat dirampas dan dipaksa menghapus dokumentasi yang telah diambil di lokasi.

Bagi seorang jurnalis, dokumentasi merupakan bagian penting dari proses peliputan. Namun pada sore itu, alat kerja tersebut justru menjadi sasaran tekanan.

SITUASI semakin menegangkan ketika Dana dan Dedi tidak diizinkan meninggalkan lokasi. Keduanya bahkan sempat diseret ke sebuah ruangan di dalam area gudang perusahaan. Di tempat itu, menurut pengakuan mereka, intimidasi terus berlangsung dan ancaman pembunuhan sempat dilontarkan. Keadaan baru mereda setelah aparat kepolisian datang ke lokasi dan mengamankan situasi.

  • Penulis: Nizar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Kampanye Akbar bertajuk Pesta Rakyat YAKIN Perubahan, Yadi-Pipin Gaungkan Perubahan untuk Purwakarta

    Gelar Kampanye Akbar bertajuk Pesta Rakyat YAKIN Perubahan, Yadi-Pipin Gaungkan Perubahan untuk Purwakarta

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Purwakarta – Pasangan calon nomor urut 2, Yadi Rusmayadi dan Pipin Sopian, atau yang lebih ngetrend disebut YAKIN, mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta mengusung visi untuk memastikan kesejahteraan rakyat dan menciptakan peluang kerja yang lebih merata di Purwakarta. Hal itu diungkapkan Kang Yadi dan Kang Pipin saat menggelar Kampanye Akbar […]

  • Kolam Renang Grojogan Sewu Diduga Langgar Aturan Tarif Parkir

    Kolam Renang Grojogan Sewu Diduga Langgar Aturan Tarif Parkir

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    PRINGSEWU | HITV – Kolam Renang Grojogan Sewu di Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, diduga menerapkan tarif parkir yang tidak sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Pringsewu No. 25 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum. Di lokasi, tarif parkir untuk kendaraan roda empat dipatok Rp5.000 dan roda dua Rp3.000. Besaran tersebut dinilai tidak mencerminkan […]

  • Mafia Migas Karimun (Bag.1): ~ “Laut yang Tak Pernah Tidur”

    Mafia Migas Karimun (Bag.1): ~ “Laut yang Tak Pernah Tidur”

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Investigasi Gelapnya bisnis migas ilegal yang menjalar di perairan Karimun, di bawah tatapan hukum yang seolah berpaling. ‎HITVBERITA.COM | Karimun – Gelombang penyelundupan migas di perairan Tanjung Balai Karimun kian menggila. Wilayah yang seharusnya dijaga ketat oleh aparat justru berubah menjadi ladang empuk bisnis ilegal yang menggurita. Dan, nama AY dan JO pun […]

  • RT/RW Desa Bintan Buyu Keluhkan Insentif Tertunggak, Ismeth Abdullah: “Ini Tidak Boleh”

    RT/RW Desa Bintan Buyu Keluhkan Insentif Tertunggak, Ismeth Abdullah: “Ini Tidak Boleh”

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    Anggota DPD RI asal Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah, menyoroti belum dibayarnya insentif RT/RW di Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, selama tiga bulan terakhir. BINTAN, HITV—Anggota DPD RI asal Kepulauan Riau itu menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan karena menyangkut hak perangkat lingkungan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Ismeth […]

  • KMP Cipinang Muara Gelar RAT Tahun Buku 2025, Perkuat Ekonomi Kerakyatan di Tingkat Kelurahan

    KMP Cipinang Muara Gelar RAT Tahun Buku 2025, Perkuat Ekonomi Kerakyatan di Tingkat Kelurahan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

      Koperasi Kelurahan Merah Putih (KMP) Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 pada Selasa (27/1/2027). Kegiatan berlangsung di Kantor RW 04, Jl. BB Raya No. 1, Kelurahan Cipinang Muara, dengan mengusung tema “Bersama Rakyat Membangun Ekonomi Bumi Pertiwi.”   JAKARTA TIMUR | HITV— KMP Cipinang Muara merupakan […]

  • Video – Bupati Karimun lantik PPPK Tahap II

    Video – Bupati Karimun lantik PPPK Tahap II

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    Dibaca: 195

expand_less