Sabtu, 10 Okt 2026
dark_mode

Dua Pekan Tanpa Jawaban, IPJI Kepri Pertanyakan Transparansi Lahan Mawar Saron di BP Batam

  • account_circle Ruslan
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • print Cetak

Surat konfirmasi terkait dugaan transaksi lahan sebelum pengembalian kepada BP Batam belum mendapat tanggapan resmi. Kronologi dan status transaksi menjadi pertanyaan yang menunggu penjelasan berbasis dokumen.

BATAM, HITV — Dua pekan sejak surat konfirmasi dan klarifikasi disampaikan, Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (DPW IPJI) Kepulauan Riau mengaku belum menerima jawaban resmi dari BP Batam terkait persoalan lahan Yayasan Mawar Saron Jakarta. Belum adanya tanggapan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi dan kejelasan proses administrasi lahan yang menjadi perhatian publik.

Surat yang ditandatangani Wakil Ketua I DPW IPJI Kepri, Hirmawansyah, itu diserahkan langsung kepada BP Batam pada Senin (28/9/2026). Melalui surat tersebut, IPJI meminta penjelasan mengenai informasi dugaan transaksi antara Yayasan Mawar Saron Jakarta dan PT Dwitunggal Kreasi Utama (DTKU), sebelum lahan yang sebelumnya dialokasikan kepada yayasan itu dikembalikan kepada BP Batam dengan alasan sukarela.

Hingga berita ini disusun, menurut IPJI Kepri, belum ada tanggapan resmi yang diterima atas pertanyaan tersebut.

Persoalan ini tidak berhenti pada lambannya surat-menyurat. Hal yang lebih mendasar adalah kejelasan kronologi, status transaksi yang dipertanyakan, serta dasar administrasi dan hukum yang melatarbelakangi pengembalian lahan tersebut.

Informasi mengenai dugaan transaksi itu masih memerlukan verifikasi. Karena itu, klarifikasi dari BP Batam menjadi penting untuk memastikan duduk perkara berdasarkan dokumen dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan berkembang menjadi spekulasi di ruang publik.

Dugaan Transaksi Sebelum Pengembalian Lahan

PERTANYAAN utama yang diajukan IPJI Kepri berkaitan dengan informasi adanya transaksi antara Yayasan Mawar Saron Jakarta dan PT DTKU sebelum lahan dikembalikan kepada BP Batam.

Jika transaksi tersebut benar terjadi, publik membutuhkan penjelasan mengenai bentuk dan status transaksinya, waktu pelaksanaan, serta kaitannya dengan proses pengembalian lahan kepada BP Batam.

Bagaimana pula proses administrasi pengembalian itu dilakukan? Apa dasar yang digunakan, dan bagaimana status lahan setelah kembali berada dalam penguasaan BP Batam?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu dijawab dengan merujuk pada dokumen yang relevan dan ketentuan yang berlaku. Tanpa penjelasan resmi, publik belum memiliki informasi yang cukup untuk memahami rangkaian peristiwa secara utuh.

Namun, dugaan adanya transaksi tidak dengan sendirinya membuktikan terjadinya pelanggaran. Penilaian terhadap persoalan ini harus menunggu verifikasi fakta, dokumen pendukung, serta penjelasan dari pihak-pihak terkait.

ORMAS Soroti Respons BP Batam

LAMBANNYA respons atas surat konfirmasi tersebut turut disoroti Ketua Umum Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan. Ia menilai, permintaan klarifikasi yang disampaikan secara resmi semestinya mendapat respons yang jelas, terutama apabila berkaitan dengan pengelolaan lahan dan kepentingan publik.

“Ini menjadi pertanyaan besar. Surat konfirmasi dan klarifikasi yang disampaikan secara resmi seharusnya mendapat respons yang jelas. Jangan sampai publik justru bertanya-tanya karena pihak yang diharapkan memberikan penjelasan memilih diam,” ujar Ismail.

Menurut dia, jawaban atas permintaan konfirmasi bukan sekadar persoalan kecepatan birokrasi, melainkan juga bagian dari tanggung jawab lembaga dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

Jika terdapat dokumen yang belum dapat disampaikan atau persoalan yang masih membutuhkan verifikasi, kata Ismail, BP Batam setidaknya dapat memberikan penjelasan mengenai tahapan yang sedang berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau memang tidak ada persoalan, jelaskan secara terbuka berdasarkan data dan dokumen. Kalau ada hal yang perlu diverifikasi, sampaikan apa yang sedang diperiksa. Jangan biarkan pertanyaan penting menggantung tanpa kejelasan,” tegasnya.

Transparansi Tak Cukup dengan Pernyataan

DALAM pengelolaan lahan, kejelasan prosedur dan dokumentasi menjadi bagian penting untuk memastikan setiap keputusan administratif dapat dipahami dan dipertanggungjawabkan.

Karena itu, belum adanya jawaban atas surat IPJI Kepri patut menjadi perhatian, meskipun keterlambatan merespons surat tidak serta-merta membuktikan adanya pelanggaran ataupun penyimpangan.

Bagi Ismail, keterbukaan harus diwujudkan melalui penjelasan yang konkret, bukan sekadar pernyataan normatif mengenai komitmen transparansi.

“Jangan sampai untuk mendapatkan jawaban atas persoalan penting, publik harus menunggu tanpa kepastian. Transparansi tidak cukup hanya disampaikan dalam pernyataan, tetapi harus terlihat melalui keterbukaan data, kejelasan prosedur, dan kesediaan menjawab pertanyaan yang relevan,” ujarnya.

Pada sisi lain, BP Batam tetap memiliki ruang untuk menjelaskan persoalan tersebut berdasarkan dokumen dan ketentuan yang berlaku, termasuk menerangkan informasi mana yang dapat dibuka kepada publik dan mana yang memiliki batasan akses sesuai peraturan.

BP Batam Ditunggu Memberikan Klarifikasi

KINI, perhatian tertuju pada respons BP Batam terhadap surat konfirmasi yang telah disampaikan IPJI Kepri. Penjelasan resmi diperlukan untuk memperjelas kronologi pengembalian lahan Yayasan Mawar Saron Jakarta, status dugaan transaksi dengan PT DTKU, serta dasar administrasi yang melandasi proses tersebut.

HITVberita.com memandang, persoalan ini perlu ditempatkan dalam kerangka kepentingan publik dan prinsip pemberitaan berimbang. Informasi mengenai dugaan transaksi harus tetap diperlakukan sebagai hal yang memerlukan verifikasi, sementara pihak-pihak terkait perlu diberi ruang untuk menyampaikan keterangan.

Hingga berita ini disusun, IPJI Kepri menyatakan belum menerima jawaban resmi atas surat konfirmasi tersebut. Penjelasan BP Batam masih diperlukan agar pertanyaan yang berkembang dapat dijawab secara objektif, transparan, dan berdasarkan fakta.

Sebab, dalam persoalan pengelolaan lahan yang menjadi perhatian masyarakat, kejelasan dokumen dan keterbukaan prosedur merupakan bagian penting dari akuntabilitas publik. (*/)

Penulis: Ruslan
Editor: AYS

  • Penulis: Ruslan

Rekomendasi Untuk Anda

  • agua bacteriostática farmacia españa 26

    agua bacteriostática farmacia españa 26

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • 1Komentar

    Documento De Consenso Sobre El Tratamiento Antimicrobiano De Las Infecciones Bacterianas Odontogénicas La dosis habitual para niños con cifras bajas de glóbulos blancos es de 80mg/10 mg/kg de peso corporal de piperacilina/tazobactam administrada cada 6 horas a través de una vena (directamente en la circulación sanguínea). Al igual que todos los medicamentos, Cristalmina 10 mg/ml puede producir […]

  • Tindakan Kekerasan Terhadap Wartawan Saat Liputan Eksekusi Lahan di Ciracas, Tuai Kecaman Keras!

    Tindakan Kekerasan Terhadap Wartawan Saat Liputan Eksekusi Lahan di Ciracas, Tuai Kecaman Keras!

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    Tindakan Kekerasan Terhadap Wartawan Saat Liputan Eksekusi Lahan di Ciracas, Tuai Kecaman Keras. (Dok/Foto/Lamaseng) Dugaan kekerasan terhadap jurnalis kembali mengemuka di tengah pelaksanaan tugas peliputan. Insiden ini memantik reaksi keras dari kalangan organisasi pers, yang menilai perlindungan terhadap wartawan masih menjadi persoalan serius. CIRACAS, HITV— Peristiwa kekerasan tersebut dialami oleh Miftahul Munir saat dia tengah […]

  • Tersangka Pembunuhan Di Lubang Buaya Diringkus Polisi

    Tersangka Pembunuhan Di Lubang Buaya Diringkus Polisi

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • 0Komentar

    HITVBERITA JAKTIM| Setelah buron selama lebih kurang 10 hari, akhirnya Pelaku Pembunuhan terhadap Fadila Yuda Hermawan di Lubang Buaya Kecamatan Cipayung Jakarta Timur pada 14 Juli 2024 lalu, berhasil diringkus Tim Reserse Polsek Cipayung, ditempat persembunyiannya. Pelaku merupakan kakak-beradik, berinisial Riz dan Ram, kedua pelaku ini ditangkap dirumah kontrakan di Jl.  kresek Kelurahan Jatimurni, Kecamatan […]

  • Polres Karimun Laksanakan Kurve dan Gotong Royong Serentak

    Polres Karimun Laksanakan Kurve dan Gotong Royong Serentak

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    Polres Karimun melaksanakan kurve dan gotong royong serentak sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia. KARIMUN | HITV – Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan serta menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia kepada Polri pada saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Polres Karimun melaksanakan kegiatan Kurve dan Gotong Royong secara serentak pada Jumat (6/2/2026) pagi. Kegiatan dimulai pukul […]

  • Polda Babel Resmi Memulai Operasi Patuh Menumbing 2025 Hari Ini, Digelar Selama 14 Hari

    Polda Babel Resmi Memulai Operasi Patuh Menumbing 2025 Hari Ini, Digelar Selama 14 Hari

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Polda Bangka Belitung resmi menggelar Operasi terpusat dengan sandi Patuh Menumbing 2025. Operasi ditandai dengan apel gelar pasukan, Senin (14/7/25). Apel gelar pasukan dipimpin oleh Irwasda Kombes Pol Bambang Sutoyo di Halaman Mapolda. Tampak hadir sejumlah Forkopimda, Pejabat Utama serta pimpinan instansi terkait. Kombes Pol Bambang Sutoyo dalam sambutannya mengatakan operasi […]

expand_less