Puteri Purwakarta Sabet Predikat Terbaik 1 Duta Baca Jawa Barat

https://hitvberita.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240715-WA0452-1.jpg

Pemilihan Duta Baca Jawa Barat adalah sebuah kompetisi yang bertujuan untuk menemukan sosok inspiratif yang dapat menjadi contoh dalam mengkampanyekan budaya membaca di Jawa Barat. (Dok/Foto/Raffa)

HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Pada Pemilihan Duta Baca tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2024 yang digelar pada 05 Desember 2024 di Bandung, Anisa Fitriani asal Kabupaten Purwakarta dinyatakan sebagai Terbaik 1 Putri Duta Baca Provinsi Jawa Barat tahun 2024.

Dalam keterangannya, Kabid Layanan dan Otomasi Perpustakaan pada Disarpusda Kabupaten Purwakarta, Dra. Uce Martini Af., MP., mengatakan, tujuan pemilihan Duta Baca Jawa Barat itu diantaranya adalah untuk meningkatkan minat baca dan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membaca.

“Tujuan lainnya adalah untuk membudayakan literasi dan membentuk generasi yang gemar membaca dan memiliki pengetahuan yang luas. Duta Baca juga dianggap sebagai sosok panutan bagi masyarakat, terutama generasi muda dalam hal literasi,” kata Uce, pada Jumat 06 Desember 2024.

Menjadi Duta Baca, lanjut Uce, yang bersangkutan memiliki kesempatan mendapatkan pelatihan dan pengembangan diri di bidang literasi. Bisa mengembangkan jaringan dan berkenalan dengan berbagai pihak yang peduli dengan dunia literasi serta berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui literasi.

Sementara itu, Duta Baca Jawa Barat tahun 2024, Anisa Fitriani mengungkapkan, tahapan pertama seleksi administrasi pemilihan Duta Baca Jawa Barat dimulai sejak 28 – 10 November 2024 yang dengan penetapan finalis pada 13 November 2024.

“Kemudian, hari berikutnya, yaitu tanggal 14 November dilakukan temu perdana secara online dan 16 sampai 18 November ada pembekalan pra karantina secara online. Pada agenda ini kami mendapatkan materi yang luar biasa mengenai tentang indikator makro Jawa Barat, pengenalan perpustakaan dan pengembangan diri, terakhir mengenal kearsipan dan perpustakaan berbasis inklusi sosial,” ungkap Anisa.

Sarjana Manajemen jebolan Universitas Jenderal Ahmad Yani Yogyakarta itu juga mengatakan, agenda dilanjutkan pada 21 – 30 November denah praktik lapangan. Belum lama ini, saya juga terjun langsung ke taman baca bunga yang ada di Kecamatan Bungursari.

“Lalu pada tanggal 3 dan 4 Desember lalu dilakukan karantina di Asrama Balaikop Jabar. Disini ada beberapa kegiatan, pertama ada wawancara tertutup, presentasi program inovasi, dinamika kelompok, Makrab, dan FGD. Dan kemarin, adalah acara Grand Final di Graha Pustaloka Dispusipda Jabar,” ujar perempuan yang juga bagian Marketing Pendidikan pada STIKes Holistik itu.

(HI/Network)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *