Jumat, 16 Okt 2026
dark_mode

FABEM Bogor Raya Geruduk KPK, Desak Dugaan Korupsi Bogor Diusut Tuntas: Ultimatum Lima Hari, Siap Gelar Aksi Lanjutan!

  • account_circle Erwin Lubis
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Desakan agar dugaan berbagai kasus korupsi di Kabupaten Bogor diusut hingga tuntas kembali mengemuka. Dewan Pimpinan Daerah Forum Aspirasi dan Berita Masyarakat (DPD FABEM) Bogor Raya menggelar aksi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Jakarta, Rabu (15/10/2026).

Jakarta||HITV – Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutan agar aparat penegak hukum membongkar dugaan praktik korupsi di Kabupaten Bogor secara menyeluruh, termasuk menelusuri aliran dana, pihak-pihak yang diduga terlibat, serta kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.

Melalui siaran persnya, FABEM Bogor Raya mengangkat seruan “Darurat Korupsi Bogor — Usut Tuntas, Bongkar Jaringan, Selamatkan Uang Rakyat!” Organisasi tersebut juga mendesak KPK dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor agar penegakan hukum tidak berhenti pada pelaksana teknis apabila ditemukan bukti keterlibatan pihak lain.

Empat perkara menjadi sorotan

FABEM menyoroti sejumlah perkara yang menjadi perhatian publik, mulai dari dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) lahan Summarecon yang berkaitan dengan pertanahan di Kabupaten Bogor, dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Parung, dugaan pemotongan upah pungut di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda), hingga penyidikan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Menurut FABEM, rangkaian perkara tersebut perlu ditangani secara transparan dan menyeluruh. Setiap dugaan harus dibuktikan melalui proses hukum, sementara pihak-pihak yang terlibat wajib dimintai pertanggungjawaban apabila alat bukti telah memenuhi ketentuan hukum.

Khusus perkara dugaan pemotongan upah pungut Bappenda, FABEM mendesak KPK agar memberikan kejelasan mengenai perkembangan penyidikan, termasuk hasil penggeledahan dan penyitaan serta penetapan tersangka berdasarkan kecukupan alat bukti.

Desak KPK dalami peran Bupati dan Wakil Bupati

Salah satu tuntutan yang disampaikan FABEM adalah meminta KPK mendalami kemungkinan keterkaitan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade dengan perkara-perkara yang tengah diselidiki, sepanjang terdapat bukti dan relevansi hukum dalam penyidikan.

Tuntutan tersebut merupakan desakan dari massa aksi, bukan pernyataan bahwa kedua pejabat tersebut telah terbukti terlibat dalam tindak pidana korupsi.

FABEM juga meminta aparat penegak hukum menelusuri aliran uang, mengungkap pihak-pihak yang terbukti terlibat, serta memulihkan kerugian negara apabila ditemukan berdasarkan hasil penyidikan dan proses hukum.

“Siapa pun yang terbukti melakukan korupsi wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” demikian inti pernyataan sikap FABEM Bogor Raya dalam siaran persnya.

Tolak masuk ke kantor KPK, aksi berlanjut

Koordinator Lapangan aksi, Isanudin, menyampaikan bahwa di tengah penyampaian orasi, perwakilan massa aksi diminta masuk ke kantor KPK. Namun, menurut keterangan yang disampaikan pihak FABEM, mereka memilih menolak karena memperoleh informasi bahwa pihak yang akan menerima perwakilan hanya staf hubungan masyarakat (Humas).

Aksi kemudian berlanjut hingga selesai. Massa yang berasal dari perwakilan FABEM Jawa Barat dan DKI Jakarta akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Hingga informasi yang disampaikan FABEM tersebut, belum terdapat keterangan dalam bahan siaran pers mengenai hasil pertemuan atau tanggapan resmi KPK atas tuntutan yang mereka ajukan.

Ultimatum lima hari, FABEM siapkan aksi lanjutan

FABEM Bogor Raya menyatakan kemungkinan akan kembali menggelar aksi di Gedung KPK apabila dalam tenggat lima hari belum ada penetapan tersangka terkait rangkaian penggeledahan dan penyitaan dalam perkara dugaan korupsi upah pungut.

Tenggat tersebut merupakan batas waktu yang disampaikan FABEM sebagai bentuk tekanan publik, bukan batas waktu hukum yang mengikat KPK untuk menetapkan tersangka. Penetapan tersangka tetap harus didasarkan pada ketentuan hukum dan kecukupan alat bukti.

Publik kini menantikan perkembangan penanganan perkara-perkara tersebut, termasuk penjelasan resmi aparat penegak hukum mengenai status penyidikan, pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka, serta langkah berikutnya dalam mengungkap dugaan penyimpangan.

Bagi FABEM, tuntutan utamanya adalah penegakan hukum yang independen, transparan, dan tidak pandang bulu.

HITV menegaskan bahwa seluruh dugaan dalam pemberitaan ini harus tetap dipandang sebagai dugaan sampai dibuktikan melalui proses hukum. Hak jawab dan klarifikasi dari KPK, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, serta pihak-pihak yang disebut dalam tuntutan tetap terbuka untuk melengkapi pemberitaan.

HITV. Berita.Com — Tegas, Informatif dan Terpercaya.

  • Penulis: Erwin Lubis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Terbang Langsung Pantau Arus Mudik Lebaran 2025 via Helikopter di Tol Jakarta-Cikampek

    Kapolri Terbang Langsung Pantau Arus Mudik Lebaran 2025 via Helikopter di Tol Jakarta-Cikampek

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • 0Komentar

    Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan pemantauan langsung di jalur Tol Jakarta-Cikampek, kali ini dengan menggunakan helikopter. HITVBERITA.COM | Karawang– Pemantauan udara ini dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mengamati secara langsung situasi terkini di lapangan. Kapolri yang didampingi sejumlah pejabat utama Mabes Polri, […]

  • Orang Tua Calon Siswa Pertanyakan Dugaan Diskriminasi Jalur CIBI di SMAN 8 Depok, Lembaga Psikologi Siapkan Langkah Hukum!

    Orang Tua Calon Siswa Pertanyakan Dugaan Diskriminasi Jalur CIBI di SMAN 8 Depok, Lembaga Psikologi Siapkan Langkah Hukum!

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • 0Komentar

    Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 melalui Jalur Cerdas Istimewa dan Bakat Istimewa (CIBI) di SMAN 8 Kota Depok menuai polemik. DEPOK, HITV – Sejumlah orang tua calon siswa mengaku dirugikan setelah dokumen hasil pemeriksaan psikologi anak mereka disebut tidak asli dan diragukan legalitasnya oleh pihak penyelenggara, tanpa terlebih dahulu melakukan klarifikasi […]

  • Jelang Pemungutan Suara, AKBP Lilik Ardiansyah Ajak Masyarakat Purwakarta Gunakan Hak Suara di Pilkada 2024

    Jelang Pemungutan Suara, AKBP Lilik Ardiansyah Ajak Masyarakat Purwakarta Gunakan Hak Suara di Pilkada 2024

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • 0Komentar

    Dalam himbauannya, Kapolres Purwakarta AKBP Lilik Ardiansyah mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat Purwakarta pentingnya menggunakan hak suara dengan bijaksana serta menghindari aksi golongan putih alias golput. (Dok/Foto/Raffa) HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 akan berlangsung besok, Rabu 27 November 2024. Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Purwakarta untuk […]

  • Audiensi Program Vokasi Daerah Untuk Peningkatan SDM Di Kabupaten Sukabumi

    Audiensi Program Vokasi Daerah Untuk Peningkatan SDM Di Kabupaten Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • 0Komentar

    HiTVBerita.Com | Sukabumi – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi mengadakan audiensi penting terkait Program Vokasi Daerah, yang merupakan tindak lanjut dari surat Yayasan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kadin Provinsi Jawa Barat. Audiensi ini bertujuan untuk memperkenal kan program vokasi yang difokuskan pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), memperkuat jaringan sekolah vokasi daerah, TKDV (Tempat Kerja […]

  • Brigadir Celvin Kobarkan Semangat, Ajak Kaum Muda Berdaya Lewat Sektor Pertanian!

    Brigadir Celvin Kobarkan Semangat, Ajak Kaum Muda Berdaya Lewat Sektor Pertanian!

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis Ruslan LGA Sebagai bentuk dukungan terhadap program Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di bidang ketahanan pangan, Brigadir Celvin, anggota Polres Lingga, Kepulauan Riau, memulai langkah konkret dengan terjun ke sektor pertanian. HITVBERITA.COM.| Lingga — Langkah ini, menurut Celvin, bukan semata untuk meningkatkan kesejahteraan pribadi, tetapi juga sebagai upaya memotivasi generasi muda agar memanfaatkan […]

  • Penuhi Persyaratan Untuk Mengikuti Pilkada 2024, Pasangan Ambu Anne-Budi Hermawan Lakukan Medical Check Up di RSUD Bayu Asih Purwakarta

    Penuhi Persyaratan Untuk Mengikuti Pilkada 2024, Pasangan Ambu Anne-Budi Hermawan Lakukan Medical Check Up di RSUD Bayu Asih Purwakarta

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • 0Komentar

    Pasangan Ambu Anne-Budi Hermawan Saat Lakukan Medical Check Up di RSUD Bayu Asih Purwakarta. (dok/foto/raffa) HiTvBerita.COM | Purwakarta – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika-Budi Hermawan mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih Purwakarta, untuk melakukan Medical Check Up (MCU) atau pemeriksaan kesehatan sebelum mendaftar ke KPUD setempat, pada Selasa, […]

expand_less