Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Kapolres Belitung Pimpin Apel Deklarasi Pembubaran Perang Sarung di Wilayah Kabupaten Belitung

  • account_circle
  • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
  • print Cetak

HiTvBerita.com | Belitung – Kapolres Belitung, AKBP Deddy Dwitiya Putra, S.H., S.I.K., memimpin Apel Deklarasi Pembubaran Perang Sarung yang berlangsung di Mapolres Belitung Senin, (10/03/2025)

Kegiatan ini bertujuan untuk mengakhiri aksi perang sarung di kalangan pelajar serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Apel deklarasi ini turut dihadiri oleh Wakapolres Belitung, para Pejabat Utama (PJU) Polres Belitung, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung, Subagio, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Tanjungpandan, para orang tua, serta personel Polres Belitung.

Dalam kegiatan ini, para pelajar yang sebelumnya terlibat dalam aksi perang sarung membacakan Deklarasi Pemuda Kabupaten Belitung, yang berisi:

1. Kami berjanji untuk tidak melakukan aksi tawuran dalam bentuk apa pun.

2. Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di lingkungan masyarakat.

3. Kami akan menggunakan waktu dan energi kami untuk kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masa depan.

4. Kami siap menjadi generasi yang bertanggung jawab, menjunjung tinggi nilai persaudaraan, dan menghindari segala bentuk kekerasan.

5. Kami mendukung penuh upaya pihak kepolisian dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

6. Jika di kemudian hari kami melanggar pernyataan ini, kami siap menerima konsekuensi hukum sesuai peraturan yang berlaku.

Setelah pembacaan deklarasi, acara dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi serta pemusnahan atribut perang sarung, termasuk bendera dan perlengkapan lainnya, sebagai simbol berakhirnya praktik yang dapat mengganggu ketertiban umum tersebut.

Kapolres Belitung dalam sambutannya menegaskan bahwa perang sarung bukan sekadar permainan, tetapi telah berkembang menjadi tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan dan ketertiban masyarakat.

“Kami berharap melalui deklarasi ini, para pelajar dapat memahami dampak negatif dari perang sarung dan lebih fokus pada kegiatan yang lebih positif serta bermanfaat bagi masa depan mereka,” ujar AKBP Deddy Dwitiya Putra.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung, Subagio, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Polres Belitung dalam mengedukasi para pelajar agar tidak lagi terlibat dalam perang sarung.

“Kami sangat mendukung deklarasi ini sebagai langkah positif dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi para siswa. Pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab dan disiplin,” ujar Subagio.

Masih dilokasi yang sama, salah satu orang tua siswa, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya setelah anaknya mengikuti deklarasi ini.

“Sebagai orang tua, tentu saya sangat mengkhawatirkan perilaku anak-anak yang ikut perang sarung. Dengan adanya deklarasi ini, kami berharap mereka lebih memahami akibat dari tindakan mereka dan tidak lagi terlibat dalam aktivitas yang membahayakan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Polres Belitung yang telah peduli dan memberikan pembinaan kepada anak-anak kami. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan demi keamanan dan masa depan generasi muda, ” ungkapnya.

Dengan adanya deklarasi ini, diharapkan tidak ada lagi aksi perang sarung di Kabupaten Belitung, dan para pelajar dapat lebih disiplin serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Tak lupa, di akhir kegiatan, Kasat Binmas Polres Belitung, AKP Amsar, turut memberikan himbauan kepada para pelajar yang terlibat dalam aksi perang sarung. Beliau menekankan agar mereka tidak mengulangi perbuatan tersebut dan lebih bijak dalam menggunakan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat.

“Kami berharap adik-adik sekalian dapat mengambil pelajaran dari kegiatan ini. Jangan sampai mengulangi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Jadilah generasi muda yang berprestasi, menjaga persaudaraan, dan selalu menghormati aturan yang ada,” ujar AKP Amsar dalam himbauannya.

Dengan adanya komitmen dari para pelajar serta dukungan dari berbagai pihak, diharapkan upaya pencegahan aksi perang sarung ini dapat berjalan efektif demi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Belitung.

(HINETWORK)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Meral Gelar Curhat Bersama Tokoh Masyarakat

    Polsek Meral Gelar Curhat Bersama Tokoh Masyarakat

    • 0Komentar

    Penulis: Saipul Polsek Meral Polres Karimun menggelar Curhat Kamtibmas bersama tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, dan perangkat Kelurahan Parit Benut di Warung Selera Idaman, Jl. Letjen Suprapto, Kecamatan Meral Barat. Rabu (17/09/2025). HITVBERITA.COM | Karimun – Kapolsek Meral, AKP Adi Candra, S.H., M.H. menyampaikan pentingnya menghidupkan kembali Pos Kamling sebagai upaya bersama menjaga keamanan dan menginformasikan […]

  • Terus Berinovasi Dalam Layanan, JNE Pun Pastikan Diri Sebagai Perusahaan Logistik Terdepan di Negeri Sendiri!

    Terus Berinovasi Dalam Layanan, JNE Pun Pastikan Diri Sebagai Perusahaan Logistik Terdepan di Negeri Sendiri!

    • 0Komentar

    JNE, nama yang tidak asing di Indonesia, merupakan perusahaan ekspedisi terbesar. Selama hampir 33 tahun terus mengembangkan diri dan sekarang telah memiliki jaringan dan jangkauan area distribusi mencakup lebih dari 83.000 kota, termasuk kabupaten, desa, dan pulau terluar, dengan gerai penjualan berjumlah lebih dari 8.000 titik dan mempekerjakan 50.000 karyawan di seluruh Indonesia. PT. Tiki […]

  • Satlantas Polres Belitung Sosialisasikan Rekayasa Arus Lalu Lintas di Jembatan Siburik

    Satlantas Polres Belitung Sosialisasikan Rekayasa Arus Lalu Lintas di Jembatan Siburik

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BELITUNG — Satlantas Polres Belitung bersama Dinas PUPR Kabupaten Belitung dan Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung melaksanakan sosialisasi rekayasa arus lalu lintas terkait pekerjaan rehabilitasi Jembatan Siburik serta penanganan drainase di kawasan Jalan Gegedek, Tanjung Pandan, Jumat (22/5/2026). Kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan guna memberikan informasi kepada masyarakat terkait perubahan arus lalu lintas selama proses […]

  • Kemendagri Ingatkan Pemda Pentingnya Tingkatkan PAD melalui Optimalisasi PKB dan BBNKB!

    Kemendagri Ingatkan Pemda Pentingnya Tingkatkan PAD melalui Optimalisasi PKB dan BBNKB!

    • 0Komentar

    HiTvBerita.COM|Medan – Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Keuda mengingatkan pemerintah daerah tentang pentingnya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Penekanan ini disampaikan oleh Plh. Dirjen Bina Keuda Kemendagri Horas Maurits Panjaitan pada Rapat Sinergitas Pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Tingkat Nasional. […]

  • Bupati Karimun Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Program Seragam Sekolah Gratis

    Bupati Karimun Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Program Seragam Sekolah Gratis

    • 0Komentar

    Raut bahagia terpancar dari wajah siswa SDN 003 Meral saat menerima seragam sekolah gratis yang diserahkan langsung oleh Bupati Karimun Ing Iskandarsyah HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menyerahkan secara simbolis seragam sekolah gratis kepada pelajar SDN 003 Meral, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (30/10/2025). Penyerahan ini merupakan bagian dari […]

  • Mencegah Korupsi Pengadaan Pemerintah Sejak Tahap Perencanaan

    Mencegah Korupsi Pengadaan Pemerintah Sejak Tahap Perencanaan

    • 0Komentar

    Oleh: Nandan Limakrisna Setiap kali muncul dugaan penggelembungan harga atau mark-up dalam pengadaan pemerintah, perhatian publik biasanya langsung tertuju kepada penyedia barang dan jasa. Tidak jarang, setelah proses pemeriksaan berlangsung, muncul pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dan harus mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan hukum. Namun, ada pertanyaan penting yang patut direnungkan bersama: mengapa persoalan kewajaran harga […]

expand_less