Kamis, 14 Mei 2026
light_mode

Kapolres Belitung Pimpin Apel Deklarasi Pembubaran Perang Sarung di Wilayah Kabupaten Belitung

  • account_circle
  • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
  • print Cetak

HiTvBerita.com | Belitung – Kapolres Belitung, AKBP Deddy Dwitiya Putra, S.H., S.I.K., memimpin Apel Deklarasi Pembubaran Perang Sarung yang berlangsung di Mapolres Belitung Senin, (10/03/2025)

Kegiatan ini bertujuan untuk mengakhiri aksi perang sarung di kalangan pelajar serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Apel deklarasi ini turut dihadiri oleh Wakapolres Belitung, para Pejabat Utama (PJU) Polres Belitung, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung, Subagio, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Tanjungpandan, para orang tua, serta personel Polres Belitung.

Dalam kegiatan ini, para pelajar yang sebelumnya terlibat dalam aksi perang sarung membacakan Deklarasi Pemuda Kabupaten Belitung, yang berisi:

1. Kami berjanji untuk tidak melakukan aksi tawuran dalam bentuk apa pun.

2. Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di lingkungan masyarakat.

3. Kami akan menggunakan waktu dan energi kami untuk kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masa depan.

4. Kami siap menjadi generasi yang bertanggung jawab, menjunjung tinggi nilai persaudaraan, dan menghindari segala bentuk kekerasan.

5. Kami mendukung penuh upaya pihak kepolisian dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

6. Jika di kemudian hari kami melanggar pernyataan ini, kami siap menerima konsekuensi hukum sesuai peraturan yang berlaku.

Setelah pembacaan deklarasi, acara dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi serta pemusnahan atribut perang sarung, termasuk bendera dan perlengkapan lainnya, sebagai simbol berakhirnya praktik yang dapat mengganggu ketertiban umum tersebut.

Kapolres Belitung dalam sambutannya menegaskan bahwa perang sarung bukan sekadar permainan, tetapi telah berkembang menjadi tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan dan ketertiban masyarakat.

“Kami berharap melalui deklarasi ini, para pelajar dapat memahami dampak negatif dari perang sarung dan lebih fokus pada kegiatan yang lebih positif serta bermanfaat bagi masa depan mereka,” ujar AKBP Deddy Dwitiya Putra.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung, Subagio, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Polres Belitung dalam mengedukasi para pelajar agar tidak lagi terlibat dalam perang sarung.

“Kami sangat mendukung deklarasi ini sebagai langkah positif dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi para siswa. Pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab dan disiplin,” ujar Subagio.

Masih dilokasi yang sama, salah satu orang tua siswa, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya setelah anaknya mengikuti deklarasi ini.

“Sebagai orang tua, tentu saya sangat mengkhawatirkan perilaku anak-anak yang ikut perang sarung. Dengan adanya deklarasi ini, kami berharap mereka lebih memahami akibat dari tindakan mereka dan tidak lagi terlibat dalam aktivitas yang membahayakan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Polres Belitung yang telah peduli dan memberikan pembinaan kepada anak-anak kami. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan demi keamanan dan masa depan generasi muda, ” ungkapnya.

Dengan adanya deklarasi ini, diharapkan tidak ada lagi aksi perang sarung di Kabupaten Belitung, dan para pelajar dapat lebih disiplin serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Tak lupa, di akhir kegiatan, Kasat Binmas Polres Belitung, AKP Amsar, turut memberikan himbauan kepada para pelajar yang terlibat dalam aksi perang sarung. Beliau menekankan agar mereka tidak mengulangi perbuatan tersebut dan lebih bijak dalam menggunakan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat.

“Kami berharap adik-adik sekalian dapat mengambil pelajaran dari kegiatan ini. Jangan sampai mengulangi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Jadilah generasi muda yang berprestasi, menjaga persaudaraan, dan selalu menghormati aturan yang ada,” ujar AKP Amsar dalam himbauannya.

Dengan adanya komitmen dari para pelajar serta dukungan dari berbagai pihak, diharapkan upaya pencegahan aksi perang sarung ini dapat berjalan efektif demi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Belitung.

(HINETWORK)

  • Penulis:

Komentar (1)

  • open a binance account

    I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.

    7 Maret 2026 20:06

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fadli Amran Komitmen Usung Visi Misi dan Siap Hadir Ditengah Masyarakat

    Fadli Amran Komitmen Usung Visi Misi dan Siap Hadir Ditengah Masyarakat

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | PADANG– Temu ramah Fadli Amran dengan sahabat relawan berlangsung hari ini, Selasa 7 Juli 2024. di Rumah Gadang Baiturahmah, Aie Pacah, kecamatan Koto Tangah, Padang. Fadli Amran menerangkan, “Ada gagasan perubahan dan gagasan perbaikan untuk kota Padang. Walaupun visi misi perbaikan itu berat, tapi harus tetap dilakukan,” katanya relawan yang hadir. Dalam pertemuan […]

  • Jokowi Bisa Langsung Diproses Hukum Tanpa Menunggu Adanya Laporan

    Jokowi Bisa Langsung Diproses Hukum Tanpa Menunggu Adanya Laporan

    • 0Komentar

    Oleh: Saiful Huda Ems. Tak jarang ada orang-orang yang komen di group-group Whats App, Tiktok dll. terhadap opini saya yang berjudul Segera Adili Jokowi Dan Jangan Ditunda-Tunda. Mereka kebanyakan meminta saya untuk segera melaporkan Jokowi pada institusi penegak hukum, jika menurut saya ada pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Jokowi. Lalu bagaimana saya menanggapi pertanyaan-pertanyaan atau […]

  • Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Adakan Kegiatan LKBB

    Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Adakan Kegiatan LKBB

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM-Sukabumi,Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, merupakan organisasi Otonom yang berada dilingkungan Persyarikatan Muhammadiyah, yang bergerak dibidang Kepanduan. Hizbul Wathan ini, berdiri pertama kali di Yogyakarta pada 1336 Hijriyah atau tahun 1918 Masehi, atas Prakarsa KH Ahmad Dahlan, yang merupakan Pendiri Muhammadiyah. Kepanduan Hizbul Wathan ini dalam geraknya menuntut rasa sukarela dan Keikhlasan dari para Anggotanya. Sejalan […]

  • Dukung Program Makanan Bergizi, Polda Babel Groundbreaking Pembangunan SPPG

    Dukung Program Makanan Bergizi, Polda Babel Groundbreaking Pembangunan SPPG

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Polda Bangka Belitung melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Jumat (16/5/25) pagi. Peletakan batu pertama ini langsung dilakukan oleh Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo bersama dengan Irwasda dan Pejabat Utama. Kapolda menyampaikan apresiasi kepada jajarannya yang telah berupaya mewujudkan pembangunan SPPG Polda Bangka Belitung […]

  • 45 Orang Siswa SMA PGRI 4 Jakarta Diterima di Perguruan Tinggi Negeri

    45 Orang Siswa SMA PGRI 4 Jakarta Diterima di Perguruan Tinggi Negeri

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM JAKARTA | Sebanyak 45 orang siswa Lulusan dari SMA PGRI 4 Jakarta Timur, berhasil diterima sebagai Mahasiswa di berbagai Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Demikian dikatakan oleh Kepala SMA PGRI 4 Jakarta Ade Syamsudin M.Pd pada hari Rabu 17 Juli 2024 kepada HITVBERITA.COM. “Alhamdulillah, anak-anak kami berhasil diterima di Berbagai Perguruan Tinggi Negeri, semoga […]

  • Kapolres Jakarta Selatan Diduga Terima Uang Rp 400 Juta dalam Kasus AKBP Bintoro!

    Kapolres Jakarta Selatan Diduga Terima Uang Rp 400 Juta dalam Kasus AKBP Bintoro!

    • 0Komentar

    Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, diduga menerima uang sebesar Rp400 juta dari tersangka AN dan MBH dalam kasus yang menjerat mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro. HITVBERITA.COM | JAKARTA – Dugaan ini disampaikan oleh Dr. Romi Sihombing dan Pahala Manurung, kuasa hukum AN dan MBH dari Watch Relation of Corruption (WRC), […]

expand_less