Manajemen Formosa Residence Minta Maaf Atas Kelalaian, Kepada Konsumen, Akibat Kondisi Blackout Listrik
- account_circle Ismail Ratusimbangan
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Manajemen Formosa Residence Nagoya, Batam, akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada Ahmad Cahyadi dan keluarganya setelah insiden gangguan listrik atau blackout pada Senin (12/10/2026).
Batam ||HITV – Permohonan maaf itu disampaikan Aseng, perwakilan manajemen Formosa Residence, melalui surat klarifikasi tertanggal Kamis (15/10/2026). Dalam surat tersebut, manajemen mengakui adanya tindakan yang berada di luar kendali dan tidak dapat dibenarkan.
Insiden ini tak hanya berkaitan dengan gangguan listrik yang berdampak terhadap fasilitas hunian, tetapi juga memunculkan persoalan mengenai pelayanan dan kenyamanan tamu.
“Asas nama pribadi dan Manajemen Formosa Residence, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dan terdalam atas ketidaknyamanan, ketidaktenangan, maupun kendala operasional yang dialami,” tulis Aseng dalam surat klarifikasinya.
Aseng menjelaskan, pemadaman listrik secara menyeluruh berdampak langsung terhadap sistem kelistrikan dan fasilitas di Formosa Residence. Meski generator set (genset) disebut tetap beroperasi, manajemen mengakui adanya penyesuaian teknis secara mendadak yang menimbulkan kendala di luar perkiraan.
Manajemen juga memahami bahwa kejadian tersebut mengganggu kenyamanan dan keamanan Ahmad Cahyadi beserta keluarganya selama menginap.
Dalam surat yang sama, Aseng turut memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai insiden tersebut. Ia mengakui tindakan yang terjadi tidak sejalan dengan komitmen pelayanan dan standar operasional prosedur (SOP) Formosa Residence.
“Perlu saya klarifikasi bahwa tindakan tersebut benar-benar di luar kendali dan tidak dapat dibenarkan,” tulisnya.
Pernyataan itu menjadi pengakuan resmi manajemen bahwa terdapat tindakan yang tidak dapat dibenarkan dalam insiden tersebut. Namun, surat klarifikasi itu tidak merinci secara spesifik bentuk tindakan yang dimaksud maupun langkah penindakan terhadap pihak terkait.
Aseng menegaskan, manajemen selama ini mengingatkan seluruh staf agar mengedepankan sikap sopan, santun, dan ramah kepada setiap pengunjung.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ahmad Cahyadi yang bersedia hadir dan membuka ruang komunikasi untuk membahas persoalan tersebut.
Tak hanya meminta maaf, manajemen Formosa Residence berjanji melakukan perbaikan menyeluruh terhadap sistem kelistrikan darurat. Langkah tersebut diklaim sebagai upaya mencegah kejadian serupa kembali terulang.
“Kami menegaskan bahwa keselamatan, kenyamanan, dan kepuasan setiap tamu serta penghuni adalah prioritas utama Manajemen Formosa Residence. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi yang sangat serius bagi kami,” demikian pernyataan dalam surat tersebut.
Meski demikian, manajemen belum merinci bentuk perbaikan teknis yang akan dilakukan, termasuk jadwal pelaksanaan dan mekanisme pengujian untuk memastikan sistem kelistrikan darurat berfungsi optimal ketika pasokan listrik utama terputus.
Padahal, keandalan sistem kelistrikan darurat menjadi aspek penting dalam menjamin kenyamanan dan keselamatan penghuni maupun tamu, terutama ketika terjadi pemadaman listrik secara menyeluruh.
Permohonan maaf dan janji evaluasi tersebut kini menjadi langkah awal bagi manajemen untuk merespons sorotan publik. Namun, pembuktian atas komitmen itu tetap bergantung pada langkah konkret yang dilakukan di lapangan.
Sebab, bagi tamu dan penghuni, permohonan maaf saja tidak cukup. Keamanan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan harus dibuktikan melalui perbaikan nyata, bukan sekadar pernyataan tertulis.( is )
- Penulis: Ismail Ratusimbangan






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.