Maulid Nabi di Majelis Ta’lim Darrul Hasan, Ustaz Andi Muhammad Ajak Umat Teladani Akhlak Rasulullah
- account_circle Tata Rusmanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Habib Ali Almasyhur sebagai penceramah. (Dok/foto/tata)
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang diselenggarakan Majelis Ta’lim Istigotsah & Sholawat Darrul Hasan di Jalan Warakas VII Gang 8 Nomor 13, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (10/10/2026), menjadi momentum untuk mengajak umat Islam mengenal sejarah perjuangan Rasulullah sekaligus meneladani akhlak dan sunahnya dalam kehidupan sehari-hari.
TANJUNG PRIOK, HITV – Pembina Majelis Ta’lim Darrul Hasan, Ustaz Andi Muhammad Andi, mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial.
Menurut dia, momentum tersebut perlu dimaknai dengan mempelajari perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW serta memahami nilai-nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menjelaskan, Rasulullah merupakan figur teladan bagi umat Islam karena memiliki keistimewaan yang diberikan Allah SWT. Perjuangan beliau dalam menyampaikan risalah Islam juga menjadi bagian penting dari sejarah yang perlu diketahui dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Umat Islam perlu mengenal sejarah Nabi Muhammad SAW agar semakin memahami perjuangan beliau dan menjadikannya sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurut Ustaz Andi, perjuangan Rasulullah membawa perubahan penting dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam hal penghormatan terhadap perempuan serta kepedulian kepada kaum fakir dan miskin. Karena itu, nilai-nilai yang diajarkan Nabi perlu terus dipelajari dan diterapkan dalam kehidupan sosial.
Ia juga mengingatkan umat Islam agar tidak berhenti pada kegiatan memperingati kelahiran Nabi, tetapi melanjutkannya dengan mengamalkan sunah-sunah Rasulullah. Ajaran tersebut, kata dia, relevan sebagai pedoman dalam membangun perilaku yang baik, menjaga hubungan antarsesama, serta menjalani kehidupan dengan penuh tanggung jawab.
Ustaz Andi mencontohkan pentingnya menjaga prasangka baik, berkata jujur dan bermanfaat, serta membiasakan diri menyebarkan salam kepada siapa pun tanpa membedakan latar belakang agama.
Selain itu, umat Islam diharapkan dapat mempelajari sunah Nabi yang berkaitan dengan pola hidup sehat dan membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Ajak Keluarga Mengenal Sejarah Nabi
Ustaz Andi turut mengajak umat Islam untuk mengenalkan sejarah Nabi Muhammad SAW kepada keluarga, termasuk anak-anak dan generasi muda. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan menceritakan kisah perjuangan Rasulullah, mempelajari perjalanan dakwah beliau, serta membiasakan keluarga mengikuti ajaran dan keteladanannya.
Menurut dia, pemahaman terhadap sejarah Nabi dapat membantu seseorang membangun karakter sabar dan ikhlas ketika menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Ia menilai, menjadikan Rasulullah sebagai teladan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan ibadah, tetapi juga tercermin dalam sikap, perkataan, dan cara seseorang memperlakukan orang lain.
Harapkan Umat Islam Semakin Dekat dengan Al-Qur’an
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ustaz Andi berharap umat Islam semakin memperkuat persatuan dan meningkatkan kualitas keimanan serta ibadah.
Ia juga mengingatkan pentingnya memahami kedudukan syafaat Nabi Muhammad SAW sebagai bagian dari keyakinan umat Islam, sekaligus menjadikan kecintaan kepada Rasulullah sebagai dorongan untuk memperbaiki diri.
“Harapannya, umat Islam yang sebelumnya masih jauh dari sunah Nabi menjadi semakin dekat dengan sunahnya. Mereka yang belum dekat dengan Al-Qur’an diharapkan semakin mencintai dan mempelajarinya. Ibadah juga perlu disertai ilmu agar semakin dipahami dan dihayati,” tuturnya.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus belajar agama, memperbaiki akhlak, meningkatkan kualitas ibadah, serta mengamalkan ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak hanya diungkapkan melalui peringatan Maulid, tetapi juga diwujudkan melalui perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Islam, seperti kesabaran, keikhlasan, kepedulian sosial, dan menjaga kerukunan antarsesama. (tr)
- Penulis: Tata Rusmanto






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.