Rabu, 14 Okt 2026
dark_mode

Mayjen TNI (Purn) Asep Kuswani, Jejak Pengabdian yang Tak Pernah Purna

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • print Cetak

 

Bagi Mayjen TNI (Purn) Asep Kuswani, SH, MSi, (Han), pengabdian kepada negara bukanlah sekadar masa tugas yang dibatasi oleh usia atau kepangkatan. Ia adalah pilihan hidup—yang dimulai sejak pertama kali mengenakan seragam hijau TNI dan terus berlanjut hingga hari ini, meski status dinas telah berakhir.

PERJALANAN panjang itu membentuk Asep Kuswani sebagai prajurit, pemimpin, pendidik, sekaligus tokoh kebangsaan yang konsisten memelihara nilai kesetiaan, kemanusiaan, dan kecintaan pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ditempa Medan Tugas

KARIER militernya bermula dari penugasan-penugasan awal di berbagai wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi. Daerah konflik, medan alam yang berat, serta dinamika sosial yang kompleks menjadi ruang pembelajaran paling nyata bagi seorang prajurit muda.

Di medan tugas, Asep Kuswani memahami bahwa tanggung jawab prajurit TNI tidak berhenti pada menjalankan perintah. Lebih dari itu, ia memikul amanah untuk menjaga keselamatan rakyat dan mempertahankan martabat negara. Prinsip kesatriaan dan kepatuhan pada konstitusi menjadi pegangan utama dalam setiap langkah pengabdian.

Baginya, kehadiran TNI di tengah masyarakat harus membawa rasa aman dan harapan—bukan ketakutan.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat

KEPERCAYAAN negara kemudian mengantarkan Asep Kuswani pada jabatan strategis sebagai Komandan Teritorial. Di fase ini, pemahamannya tentang kekuatan pertahanan semakin utuh. Senjata dan strategi, menurutnya, hanyalah satu sisi. Sisi lainnya—yang tak kalah penting—adalah kemanunggalan dengan rakyat.

Ia mendorong prajurit untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat: mendengar keluhan, membantu pembangunan infrastruktur dasar, serta menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial. Pendekatan teritorial yang humanis ia yakini sebagai kunci stabilitas keamanan jangka panjang.

Rakyat, dalam pandangannya, bukan sekadar objek perlindungan. Mereka adalah mitra sejati dalam menjaga kedamaian wilayah dan keutuhan bangsa.

Senyum masyarakat yang kembali tumbuh setelah kehidupan mereka membaik menjadi sumber kebanggaan tersendiri—sebuah pengingat bahwa pengabdian sejati selalu berakar pada kemanusiaan.

Membentuk Pemimpin Masa Depan

BABAK penting lain dalam perjalanan Asep Kuswani adalah ketika ia memasuki dunia pendidikan militer. Menjabat sebagai Patun hingga Wadirbindikjar Seskoad, ia mengabdikan diri untuk membentuk Perwira Menengah TNI Angkatan Darat yang dipersiapkan sebagai pemimpin masa depan.

Di lingkungan akademik Seskoad, Asep Kuswani menanamkan nilai-nilai fundamental kepemimpinan: kejujuran, integritas, tanggung jawab, dan dedikasi kepada bangsa. Ia percaya, kecakapan strategi tanpa karakter hanya akan melahirkan pemimpin yang rapuh.

Melihat para peserta didiknya kemudian menduduki berbagai posisi penting di tubuh TNI dan mampu membawa perubahan positif menjadi kepuasan batin yang tak ternilai. Di sanalah, menurutnya, estafet pengabdian diteruskan.

Purnabakti yang Tetap Bermakna

MEMASUKI masa purnawirawan, Asep Kuswani tidak pernah memaknai purnabakti sebagai titik akhir. Ia justru melihatnya sebagai ruang pengabdian baru—lebih luas dan lintas sektor.

Dengan tubuh dan jiwa yang masih tegar, ia terus aktif menyumbangkan gagasan kebangsaan, berbagi pengalaman kepada generasi muda, serta mendukung kemajuan TNI dan bangsa melalui berbagai peran strategis di masyarakat sipil.

Saat ini, Asep Kuswani dikenal sebagai Pinisepuh Majelis Musyawarah Sunda (MMS), Ketua Dewan Pembina Paguyuban Asep Dunia (PAD), Dewan Pembina MIO Indonesia, sekaligus pendiri media AsepNews.id. Melalui ruang-ruang tersebut, ia tetap merawat semangat kebangsaan dan memperkuat literasi publik.

Bangga Menjadi Purnawirawan TNI

BAGI Asep Kuswani, status purnawirawan bukanlah label akhir, melainkan identitas kehormatan. Nilai-nilai keprajuritan—disiplin, loyalitas, dan pengabdian—tetap hidup dalam setiap langkahnya.

Ia meyakini bahwa selama napas masih berhembus, pengabdian kepada bangsa tidak pernah benar-benar selesai. Dengan keyakinan itu pula, ia menegaskan satu sikap hidup yang sederhana namun kuat:

Bangga menjadi purnawirawan TNI, karena pengabdian kepada Ibu Pertiwi sejatinya tidak pernah mengenal kata purna.

(/*/*/)

Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV Jabar

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Dalam Belajar, Bermain Dan Beribadah Di Komplek AlHidayah Sukabumi

    Sinergi Dalam Belajar, Bermain Dan Beribadah Di Komplek AlHidayah Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Sukabumi – Para Remaja yang berada RW 17 Ciaul Pasir Kelurahan Cisarua Kota Sukabumi, belum lama ini 1 November 2024, melaksanakan serangkaian kegiatan yang bersifat positif dan kreatif yang diberi nama ‘Ngobras’ atau Ngobrol Santai, dengan melakukan beberapa kegiatan, diantaranya Permainan Scrabble, yang bertujuan untuk melatih kemampuan dalam berbahasa Inggris dan lain-lain.     Menurut […]

  • Prabowo Lantik Pimpinan Baru BGN, Said Iqbal Resmi Jadi Penasihat Khusus Presiden

    Prabowo Lantik Pimpinan Baru BGN, Said Iqbal Resmi Jadi Penasihat Khusus Presiden

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto merombak jajaran kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sekaligus memperkuat keterlibatan unsur pekerja dalam pemerintahan dengan melantik pimpinan baru lembaga tersebut serta menunjuk Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. JAKARTA, HITV — Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026). Prosesi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia […]

  • Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bintan Dorong Petani Sawit Terapkan Sertifikasi ISPO

    Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bintan Dorong Petani Sawit Terapkan Sertifikasi ISPO

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    ISPO merupakan standar nasional yang dirancang untuk memastikan praktik perkebunan sawit yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan memenuhi tanggung jawab sosial HITVBERITA.COM – BINTAN | Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan menggelar Sosialisasi Sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) sebagai upaya memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan di sektor perkebunan kelapa sawit. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari […]

  • Penutupan THM Batam dan Dampaknya terhadap Pekerja Jadi Sorotan

    Penutupan THM Batam dan Dampaknya terhadap Pekerja Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • 0Komentar

    Penutupan sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kota Batam menyusul penindakan aparat terhadap aktivitas yang diduga berkaitan dengan perjudian dan pelanggaran hukum lainnya menuai perhatian. BATAM, HITV — Ketua Umum Aliansi LSM Ormas Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan, meminta penegakan hukum dilakukan secara tegas, tetapi tetap proporsional agar tidak menimbulkan persoalan sosial dan ekonomi baru. Menurut […]

  • Warga Pamulihan Gotong Royong Bangun JUT Senilai Rp. 140 juta

    Warga Pamulihan Gotong Royong Bangun JUT Senilai Rp. 140 juta

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Fadli Yusda Pemerintah Desa Pamulihan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, resmi memulai pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Kampung Pasir Bubut sebagai bagian dari upaya peningkatan akses pertanian dan kesejahteraan petani lokal. HITVBERITA.COM | Garut – Jalan yang dibangun sepanjang 200 meter dengan lebar dua meter ini menelan anggaran sebesar Rp140.000.000. Uniknya, pelaksanaan proyek dilakukan […]

  • Dugaan “Siswa Titipan” di SMAN 4 Depok!

    Dugaan “Siswa Titipan” di SMAN 4 Depok!

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Kisruh Data Dapodik dan Transparansi Penerimaan Siswa Baru, Menimbulkan Dugaan Adanya Jalur “Titipan” yang Lolos Tanpa Prosedur Resmi! HITVBERITA.COM | Depok – Ketidakselarasan data penerimaan peserta didik baru (SPMB) 2025 di SMAN 4 Depok memantik tanda tanya besar. Perbedaan angka antara data sekolah dengan catatan resmi Dapodik (Data Pokok Pendidikan) Dinas Pendidikan […]

expand_less