Rabu, 14 Okt 2026
dark_mode

Gerakan Bersama Anak Kepri Kecam Pernyataan Endipat Wijaya, Dinilai Cederai Adab dan Marwah Melayu

  • account_circle Ruslan
  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • print Cetak

Pernyataan Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kepulauan Riau, Endipat Wijaya, kembali menuai kritik dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, kecaman datang dari Gerakan Bersama (Geber) Anak Kepri yang menilai ucapan legislator tersebut telah melampaui batas etika pejabat publik, sekaligus mencederai nilai kemanusiaan dan marwah adat Melayu.

TANJUNGPINANG | HITV — Aksi penyampaian sikap itu digelar secara tertib pada Sabtu (13/12/2025) di depan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau, kawasan Tepi Laut, Tanjungpinang. Massa aksi membawa sejumlah spanduk bertuliskan penolakan terhadap pernyataan Endipat Wijaya, di antaranya “Aksi Protes Anak Kepri Menyikapi Pernyataan Endipat Wijaya, Legislator Dapil Kepri” dan “Si Paling-Paling”.

Gerakan ini melibatkan sejumlah organisasi masyarakat, antara lain Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Provinsi Kepri, Generasi Anak Melayu (Geram) Kepri, serta Aliansi Anak Melayu Kepulauan (AAMUK). Mereka sepakat bahwa polemik tersebut tidak dapat diselesaikan hanya melalui klarifikasi normatif, melainkan membutuhkan pertanggungjawaban etik dan politik.

Koordinator Geber Anak Kepri, Sholikin, menegaskan bahwa pernyataan Endipat tidak bisa dilepaskan dari posisinya sebagai wakil rakyat Kepulauan Riau di tingkat nasional.

“Ini bukan lagi persoalan pendapat pribadi. Endipat Wijaya berbicara sebagai anggota DPR RI yang dipilih oleh rakyat Kepri. Ketika ucapannya melukai solidaritas kemanusiaan dan nilai adat Melayu, maka publik berhak menuntut pertanggungjawaban,” ujar Sholikin.

Sikap senada disampaikan Ketua JPKP Provinsi Kepri, Adiya Prama Rivaldi. Ia menilai kasus ini menjadi ujian bagi DPR RI dan partai politik dalam menegakkan standar etika pejabat publik.

“Kami melihat kecenderungan pembiaran terhadap pelanggaran etik oleh elite politik. Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI tidak boleh diam. Jika dibiarkan, DPR justru meruntuhkan wibawanya sendiri,” kata Adiya.

Ia menambahkan, sensitivitas budaya dan kemanusiaan seharusnya menjadi dasar utama bagi siapa pun yang mewakili Kepulauan Riau di parlemen nasional.

Sementara itu, Ketua Generasi Anak Melayu Kepri, Aryandi, mengajak masyarakat untuk bersikap kritis terhadap agenda reses Endipat Wijaya di wilayah Kepulauan Riau.

“Reses adalah mandat rakyat. Jika wakil rakyat tidak menjaga adab dan tutur kata, maka rakyat juga memiliki hak politik untuk menyatakan penolakan. Ini adalah bentuk perlawanan konstitusional,” ujarnya.

Menurut Aryandi, penolakan terhadap agenda reses bukanlah tindakan anarkis, melainkan pesan politik bahwa masyarakat Kepri menuntut wakil rakyat yang beradab dan berempati.

Ketua Koordinator Aliansi Anak Melayu Kepulauan, Said Ahmad Syukri, menegaskan bahwa pernyataan Endipat bertentangan dengan nilai dasar masyarakat Melayu yang menjunjung tinggi empati, adab, dan solidaritas antarsesama.

“Orang Melayu beradat dan berperikemanusiaan. Ketika ada wakil rakyat yang ucapannya melukai saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, itu jelas mencederai marwah Melayu Kepri,” katanya.

Atas dasar itu, Gerakan Bersama Anak Kepri mendesak Fraksi Partai Gerindra DPR RI untuk meminta Endipat Wijaya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Kepulauan Riau. Mereka juga meminta Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra memberikan teguran keras sebagai bentuk disiplin internal.

Meski bersikap kritis, Geber Anak Kepri menegaskan bahwa aksi tersebut tidak dilandasi kebencian personal.

“Kami tidak membenci Bang Endipat. Justru karena kepedulian terhadap Kepri dan adat Melayu, kami bersuara. Diam berarti membiarkan marwah kami diinjak,” ujar Sholikin menutup pernyataannya. (/*/*/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: Ruslan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Lingga Tetapkan Andi Cori Tersangka Penganiayaan di Pelabuhan Jeti

    Polres Lingga Tetapkan Andi Cori Tersangka Penganiayaan di Pelabuhan Jeti

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Satuan Reserse Kriminal Polres Lingga menetapkan Andi Cori Patahudddin, alias Cori bin Andi Palawaruka (alm), sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan di Pelabuhan Jeti PT Telaga Bintan Jaya, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga. HITVBERITA.COM | Lingga — Penetapan tersangka itu tercantum dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Nomor: B/18/V/RES.1.6./2025/Satreskrim, tertanggal 17 […]

  • LIN Kobar Launching Penanaman Bibit Jagung

    LIN Kobar Launching Penanaman Bibit Jagung

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Kistolani MJ Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPC Kotawaringin Barat (Kobar), melaunching penanaman perdana bibit jagung seluas seperempat hektar di area Sport Center, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (27/8/2025). HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun – Kegiatan yang dilakukan LIN menjadi tonggak awal mendukung program ketahanan pangan nasional dan merupakan komitmen organisasi dalam […]

  • Menjaga Alam, Menyulam Harapan di Pancur Batu

    Menjaga Alam, Menyulam Harapan di Pancur Batu

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    Oleh: Excellent Quarta Metta Budiman Sihombing dan Bastian Tampubolon Kunjungi Wisata Kelapa Hijau Biru. HITVBERITA.COM | Deli Serdang — Di antara rimbun pepohonan kelapa dan gemericik air yang mengalir di tepian sawah, sekelompok orang tampak berbincang hangat di sebuah pondok sederhana di kawasan Wisata Kelapa Hijau Biru, Namorih, Pancur Batu. Suasana sore itu terasa sejuk, […]

  • Haidar Alwi Ingatkan Pentingnya Logam Tanah Jarang bagi Kedaulatan Ekonomi

    Haidar Alwi Ingatkan Pentingnya Logam Tanah Jarang bagi Kedaulatan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • 0Komentar

    R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute. (Foto/Istimewa) Penulis: Exellent Quarta Metta Indonesia memiliki cadangan logam tanah jarang (rare earth elements/REE) yang dinilai bisa menjadi modal besar menuju kemandirian ekonomi nasional. Namun, potensi itu masih belum tergarap optimal. HITVBERITA.COM | Jakarta — Hal tersebut disampaikan oleh pendiri Haidar Alwi Care dan […]

  • Menjelang Idul Fitri, Bupati Belitung Tinjau Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar dan Gudang

    Menjelang Idul Fitri, Bupati Belitung Tinjau Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar dan Gudang

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • 1Komentar

    Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat bersama Wakil Bupati Syamsir serta jajaran Forkopimda Kabupaten Belitung melakukan peninjauan terhadap kondisi harga dan stok bahan pokok di berbagai lokasi di Kabupaten Belitung pada Rabu pagi (19/3). HITVBERITA.COM | Belitung – Kegiatan tersebut dilakukan pihak pemerintah daerah, guna memastikan ketersediaan dan […]

  • Kurir Narkoba di Purwakarta Berhasil Diringkus Polisi

    Kurir Narkoba di Purwakarta Berhasil Diringkus Polisi

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM PURWAKARTA | Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Purwakarta mengamankan seorang pemuda berinisial EM alias Bolang (29) yang diduga menjadi kurir dalam peredaran narkoba jenis sabu. Bolang menjadi target operasi Satres Narkoba Polres Purwakarta dalam Operasi Antik Lodaya 2024. Diketahui, Bolang ditangkap anggota Satres Narkoba Polres Purwakarta saat berada dikediamannya di Desa Cilangkap, Kecamatan […]

expand_less