Selasa, 20 Okt 2026
dark_mode

Menata Sekolah, Menata Harapan Masa Depan di Tengah Riuhnya Pasar Simpang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • print Cetak

Program revitalisasi menjadikan delapan ruang kelas direhabilitasi di SMAN 19 yang semula terkesan kumuh dan tidak nyaman menjadi harapan baru bagi peserta didik. (Foto/AH/HiTv)

Penulis: Budiman Damanik

Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pasar Simpang, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, berdiri SMAN 19 Garut  yang selama bertahun-tahun berjuang menghadirkan ruang kelas yang layak, kini mulai tertata ulang dengan adanya Program Revitalisasi merehabilitasi delapan ruang kelas yang menjadi harapan baru bagi peserta didik.

HITVBERITA.COM | Garut – Program revitalisasi merupakan bantuan Kementerian Pendidikan, melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Sekolah Menengah Atas, yang dananya mencapai Rp.1.206.633.000.

Kepala Sekolah SMAN 19, Ridwan Setiawan, saat menyampaikan keterangannya kepada media yang mengaku proyek revitalisasi sebagai langkah penting mengubah citra sekokah. (Foto/Budiman/HiTv)

Pelaksana Tugas Kepala Sekolah, Ridwan Setiawan, S.Pd., menyebut proyek ini sebagai langkah penting untuk mengubah citra sekolah.

“Selama ini, kesan kumuh dan kurang nyaman sering melekat, karena lokasi kami berdekatan dengan pasar. Kami berharap, setelah rehabilitasi selesai, suasana belajar menjadi lebih bersih, tertata, dan layak,” ujarnya.

Yang menarik, proses pembangunannya melibatkan warga sekitar yang memiliki keterampilan di bidang konstruksi. Di lapangan, nampak para pekerja lokal bahu-membahu menata bata, mengaduk semen, dan menata struktur bangunan.

“Kami ingin masyarakat merasa memiliki sekolah ini. Ketika mereka ikut membangun, ada rasa kebersamaan dan tanggung jawab yang tumbuh,” tambah Ridwan.

Ketua GTI PAC Bayongbong,  Alit Wawan, menyatakan apresiasinya terhadap program revitalisasi degan merehabilitasi bangunan kelas merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah,  sekolah dan masyarakat. (Foto/Aden/HiTv)

Sementara itu, Ketua Garda Tipikor Indonesia (GTI) PAC Bayongbong, Alit Wawan, turut memberi apresiasi terhadap pelaksanaan proyek rehabilitasi bangunan sekolah, yang merupakan sinergitas antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat.

“Kami sudah melakukan pemantauan langsung di lapangan. Proyek ini berjalan baik dan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami bangga bisa menyaksikan proses pembangunan yang transparan dan partisipatif,” kata Alit.

Revitalisasi SMAN 19 Garut diharapkan tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan semangat belajar siswa dan kenyamanan guru dalam proses belajar mengajar.

Di tengah pasar yang tak pernah sepi, SMAN 19 yang kini menata ruang kelasnya, semakin tercercah harapan baru bagi masa depan pendidikan.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jabar Tegaskan Gedung Sate Hanya untuk Kegiatan Pemerintahan

    Pemprov Jabar Tegaskan Gedung Sate Hanya untuk Kegiatan Pemerintahan

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • 3Komentar

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerbitkan Surat Edaran (SE) yang menegaskan pemanfaatan Gedung Sate hanya untuk kepentingan resmi pemerintahan. Paska diterbitkannya ketentuan kebijakan itu, Gedung berstatus cagar budaya itupun, selanjutnya tidak boleh lagi digunakan untuk kegiatan non-pemerintah. HITVBERITA.COM | Bandung— Diketahui bahwa SE Nomor 37/KB.03.03.01/UM ditandatangani Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, pada 10 April 2025. […]

  • Penyelundupan Mikol di Lingga Disorot, Publik Desak Polisi Bertindak Transparan

    Penyelundupan Mikol di Lingga Disorot, Publik Desak Polisi Bertindak Transparan

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Sebuah mobil pick up yang terguling di Pelabuhan Roro Jagoh, Kabupaten Lingga, seharusnya menjadi insiden lalu lintas biasa. Namun, fakta bahwa kendaraan itu diduga membawa ratusan kardus minuman beralkohol (mikol) bermerek Heineken membuat kasus ini bergulir menjadi isu hukum sekaligus sosial yang kini menyedot perhatian publik. HITVBERITA.COM | Lingga – Pertanyaan besar […]

  • Pasar Murah 2026 di Nusawungu Diserbu Warga, Pedagang Harap Digelar Rutin

    Pasar Murah 2026 di Nusawungu Diserbu Warga, Pedagang Harap Digelar Rutin

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • 0Komentar

    Pasar murah tingkat Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap tahun 2026 disambut antusias warga. Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Camat Nusawungu ini menghadirkan berbagai produk UMKM, sembako, hingga pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. CILACAP, HITV— Pemerintah Kabupaten Cilacap menggelar kegiatan pasar murah tahun 2026 tingkat Kecamatan Nusawungu pada Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor […]

  • Satlantas Polres Karimun Gelar Police Goes To School di SMPN 3 Tebing

    Satlantas Polres Karimun Gelar Police Goes To School di SMPN 3 Tebing

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    Satlantas Polres Karimun menggelar Police Goes To School di SMPN 3 Tebing untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini. KARIMUN | HITV – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karimun kembali menggelar program Police Goes To School sebagai upaya menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini yang dilaksanakan di SMP Negeri 3 Tebing, Kabupaten […]

  • Pemkab Purwakarta Gelar Panen Raya Padi, Om Zein Targetkan Surplus Beras 100 Ribu Ton per Tahun

    Pemkab Purwakarta Gelar Panen Raya Padi, Om Zein Targetkan Surplus Beras 100 Ribu Ton per Tahun

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • 1Komentar

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta menggelar kegiatan panen raya padi di Desa Cisaat, Kecamatan Campaka, Purwakarta, pada Senin, 7 April 2025. HITVBERITA.COM | Purwakarta– Acara ini merupakan bagian dari program panen raya yang melibatkan petani di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di Indonesia, yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini dipusatkan di Desa Randegan Wetan, […]

  • Bentrokan Setotok Diduga Berawal dari Polemik Pembebasan Lahan, 18 KK Pertanyakan Status Alas Hak

    Bentrokan Setotok Diduga Berawal dari Polemik Pembebasan Lahan, 18 KK Pertanyakan Status Alas Hak

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • 0Komentar

    Bentrokan di kawasan Setotok, Batam, diduga tidak semata-mata dipicu oleh persoalan antarwarga. BATAM, HITV — Informasi yang dihimpun menyebut, ketegangan berawal dari polemik pembebasan lahan yang melibatkan sedikitnya 18 kepala keluarga (KK) yang mengaku telah menggarap kawasan tersebut sejak sebelum tahun 2000. Persoalan utama yang dipersoalkan warga bukan hanya nilai ganti rugi tanaman atau kebun, […]

expand_less