Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Menelusuri Gang-Gang Sempit Demi Rasa Aman

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • print Cetak

Penulis: M. SAIPUL

Pagi baru saja menanjak ketika tiga anggota kepolisian dari Polsek Meral mulai menapaki lorong-lorong sempit yang membelah kawasan padat di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Jalan A. Yani, Gang Dirgahayu, Kampung Padi, Gang Lupus, hingga Bukit Galang menjadi titik awal pergerakan mereka.

Langkah mereka mantap. Sesekali berhenti, menegur warga yang melintas, berbincang ringan, atau sekadar menyapa anak-anak yang bermain di tepian gang.

Hari itu, Selasa (5/8/2025), Patroli Gang Sempit (PGS) kembali digelar. Bukan kegiatan baru, tapi menjadi semakin penting seiring dengan komitmen kepolisian untuk hadir lebih dekat di tengah masyarakat, terutama di kawasan rawan tindak pidana.

Aiptu Novarial, Aipda Alrayzond, dan Aipda E. Satria menjalankan tugas dengan satu tujuan: mencegah kejahatan sebelum sempat tumbuh. “Patroli ini bukan sekadar rutinitas,” ujar Novarial. “Ini bentuk nyata kehadiran negara, menjaga warga dari keresahan yang kadang tak terlihat.”

DI gang-gang yang hanya cukup dilalui satu sepeda motor itu, potensi kriminalitas memang tak bisa dipandang sebelah mata. Premanisme, pencurian, hingga penyalahgunaan narkoba kerap tumbuh diam-diam di sela-sela sempitnya ruang sosial.

Kapolsek Meral, Ajun Komisaris Polisi Adi Candra, menjelaskan bahwa PGS merupakan langkah antisipatif yang berorientasi pada pencegahan.

“Kami tak hanya berpatroli, tetapi juga berdialog. Warga diajak aktif menjaga lingkungan masing-masing,” tuturnya.

Lebih jauh, AKP Adi Candra menegaskan bahwa komunikasi langsung dengan masyarakat merupakan bagian penting dari pendekatan humanis Polri.

“Kehadiran polisi tidak harus selalu dalam bentuk penindakan. Mendengar keluhan, memberi himbauan, dan membangun kepercayaan, itu jauh lebih berdampak,” katanya.

SELAMA satu jam patroli berlangsung, tidak ditemukan kejadian menonjol. Namun yang lebih penting dari itu adalah suasana aman yang berhasil ditebarkan. Beberapa warga bahkan menyampaikan rasa senangnya karena aparat berseragam kini semakin sering terlihat di lingkungan mereka.

“Kalau polisi sering masuk ke gang-gang sini, orang yang niat berbuat jahat juga pasti mikir-mikir dulu,” ucap Pak Idris, warga Gang Lupus, sambil tersenyum.

Pesan-pesan kamtibmas disampaikan langsung. Nomor call center 110 dibagikan. Warga diajak melaporkan jika melihat hal-hal yang mencurigakan.

Jalankan tugas dan pengabdian untuk hadirkan rasa aman bagi warga masyarakat. (Foto/Saipul/HITV)

Di tengah rutinitas keseharian masyarakat, langkah para personel PGS menyiratkan keteguhan: keamanan adalah hasil kerja bersama. Dan gang-gang sempit yang dulu sunyi, kini menjadi jalan bagi harapan—akan hidup yang lebih tenteram dan lingkungan yang lebih bersahabat. (//)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Tolak Penangguhan Penahan Kades Wotan

    Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Tolak Penangguhan Penahan Kades Wotan

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com |  Bojonegoro – Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, menolak permohonan penangguhan Penahanan tersangka AW yang diduga terlibat dalam pengadaan 386 Mobil Siaga Desa di Kabupaten Bojonegoro. Hal ini disampaikan oleh Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bojonegoro Aditia Sulaeman, yang dihubungi Media Portal hitvberita.com,  Sabtu 24 Desember 2024 melalui saluran telepon. Menurut Aditia, Penolakan tersebut dikarenakan Kasus […]

  • Penanganan Dugaan Limbah B3 di Perairan Dangas Masih Berproses

    Penanganan Dugaan Limbah B3 di Perairan Dangas Masih Berproses

    • 0Komentar

      Penanganan dugaan pencemaran limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di perairan Dangas, Kecamatan Sekupang, masih menjadi perhatian DPRD Kota Batam. Komisi III DPRD memastikan proses pemulihan lingkungan, penegakan hukum, serta perlindungan masyarakat terdampak terus dikawal lintas instansi. BATAM | HITV— Isu pencemaran yang mencuat sejak insiden kapal LCT Mutiara Garlib Samudera kandas di sekitar […]

  • Pihak Dinas dan APH Terkesan Tutup Mata Atas Kegiatan Tambang Pasir Ilegal

    Pihak Dinas dan APH Terkesan Tutup Mata Atas Kegiatan Tambang Pasir Ilegal

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Menyusul pemberitaan di media massa edisi Sabtu (30/08/2025) bulan lalu, yang berjudul “Jika Dinas Tidak Menindak Pelaku Tambang Pasir Ilegal, Tok Agus Berharap APH Turun Tangan, belum juga ada tanda-tanda direspon pihak berwajib.  HITVBERITA.COM | Lingga – Saat di wawancarai hitvberita.com, Senin (28/9/2025), Tok Agus Ramdah selaku Ketua DPD LAMI Provinsi Kepri […]

  • Ekonom Pesimis, Rakyat Menunggu: Ketika Cara Membangun Ekonomi Perlu Dikoreksi

    Ekonom Pesimis, Rakyat Menunggu: Ketika Cara Membangun Ekonomi Perlu Dikoreksi

    • 0Komentar

    Oleh: Nandan Limakrisna Belakangan ini, nada pesimisme dari kalangan ekonom terhadap arah ekonomi Indonesia semakin sering terdengar. Ada yang menyoroti tekanan fiskal, ada yang mengkhawatirkan perlambatan pertumbuhan, ada pula yang melihat ketimpangan yang belum terselesaikan. Pesimisme ini sebenarnya dapat dipahami. Mengapa? Karena jika kita jujur melihat, banyak kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintah memang berangkat dari […]

  • Berlalunya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Yang Kini Telah Berubah Menjadi Kenangan Dan Motivasi

    Berlalunya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Yang Kini Telah Berubah Menjadi Kenangan Dan Motivasi

    • 0Komentar

    Pagi itu, Senin 15 Juli 2024 terlihat seluruh siswa dan guru mengikuti upacara bendera di lapangan sekolah, SMPN 20 Padang. Hari pertama sekolah merupakan hal paling seru dan juga kadang bikin deg-degan, karena telah beberapa minggu menikmati libur. Setelah kegiatan sakral ini selesai, siswa-siswi yang baru diterima berkumpul di lapangan, terlihat beberapa orang guru sedang […]

  • Konsumen Selektif Tantangan Bagi Pengusaha Kuliner

    Konsumen Selektif Tantangan Bagi Pengusaha Kuliner

    • 0Komentar

    Penulis: Indra Mulyadi Tak dipungkiri saat ini masyarakat semakin selektif dalam memilih makanan dan minuman yang disajikan pengusaha kuliner. Kelezatan makanan menjadi prioritas utama para konsumen, selain suasana santai dan pelayanan maksimal yang diperoleh. HITVBERITA.COM | Tasikmalaya — Seperti di salah satu Warung Makan Gula Padi, kendati baru satu bulan di buka, sudah mendapat respon […]

expand_less