MIO, APIKI, IPJI, GPIB, dan PWOIN Bangun Ekosistem Kolaboratif Media Berbasis Pendidikan Publik
- account_circle Alam Massiri
- calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
- visibility 112
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Umum Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), Ir Agung Karang. (Dok/Foto/Hitv)
Dalam acara pertemuan silaturahmi strategis yang digelar Pimpinan Pusat Media Independen Online Indonesia (MIO) Indonesia, terdapat kesepakatan kerjasama penting antar lembaga, melibatkan MIO Indonesia, Aliansi Perdagangan Industri Kreatif Indonesia (APIKI), Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI), Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), serta Persatuan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN).
JAKARTA | HITV — Kesepakatan ini menyatukan lintas organisasi dari ranah media, pendidikan, jurnalisme, dan industri kreatif dalam memperkuat kapasitas media serta literasi publik.
Forum yang berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026, pukul 11.30 WIB hingga selesai di Rajanya Sate Kambing & Tengkleng Kepala Kambing – Jawa Tulen, Cipayung, Jakarta Timur tersebut, diprakarsai Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie bersama Ketua Umum APIKI Dr. Anto Suroto, SH, SE, MM
Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie didampingi Advokat Pitra Romadoni SH, MH dan Ketua Umum APIKI Dr Anto Suroto, SH, SE, MM saat pimpin Rapat bersama para Dewan Kehormatan MIO Indonesia. (Dok/Foto/Hitv)
DALAM momentum tersebut, Ir. Agung Karang, yang menjabat sekaligus Wakil Ketua Umum MIO Indonesia dan Ketua Umum GPIB, menjadi figur sentral yang mengartikulasikan arah kolaborasi antar lembaga.
Menurutnya, pergeseran cepat lanskap informasi saat ini menuntut sinergi formal antar organisasi yang berbagi nilai dasar: independensi media, profesionalisme, dan pendidikan publik.
“Ketika media, pendidikan, dan komunitas penulis serta jurnalis bersatu, kita bukan sekadar memperkuat satu sektor—kita membangun ekosistem informasi yang mampu mendidik, mengkritik, dan menegakkan kebenaran. Kolaborasi ini bukan slogan; ini komitmen untuk memperluas ruang literasi di seluruh lini masyarakat,” ujar Ir. Agung Karang.
Ia juga menegaskan bahwa kerjasama tersebut akan diformalkan melalui nota kesepahaman dan program bersama yang menempatkan pendidikan publik sebagai fondasi pemberitaan, penulisan kreatif, serta kolaborasi antara media dengan pelaku industri kreatif.
Kesepakatan antar lima lembaga ini mencakup beberapa fokus strategis: peningkatan kapasitas media anggota melalui pelatihan dan sertifikasi bersama IPJI, dukungan APIKI dalam penyediaan konten ekonomi kreatif yang terkurasi, program literasi informasi bersama GPIB, serta penguatan standard independensi pers melalui jaringan PWOIN.
Silaturahmi tersebut juga menjadi forum bagi Dewan Kehormatan dan tokoh lintas disiplin ilmu untuk memberikan pandangan dan rekomendasi terkait arah kebijakan organisasi.
Selain Ir. Agung Karang, tertera dalam daftar undangan terlampir yang diterima redaksi, yakni sederetan nama-nama tokoh nasional antara lain: Pitra Romadoni Nasution SH, MH (Advokat/Ketum Petisi Ahli); Prof. Ir. Ali Zum Mashar (Ilmuwan bidang pertanian ~>penemu varietas Padi Trisaksi, Kedelai Migo dan Mikroba Google); Prof Raden Gunawan (Ilmuwan Brin ahli dalam bidang Teknik Merekayasa Cuaca); Prof. Dr. Budiharjo (Akademisi); Taufiq Rahman SH, SSos (Wartawan Senior / Pendiri IPJI); DR Kun Wardana Abiyoto (Pakar AI); Prof Suherman Sadji SPd, MPd (Rektor Universitas Attahiriyah); Brigjen Pol (Purn) Dr. Victor Pudjiadi, SpB, FICS, DFM, (Pakar Edutainment); Ir. Indra Setiawan, MBA (Akademisi/ Mantan Dirut Garuda); Mayjen TNI (Purn) Asep Kuswani (Dewan Penasehat MIO / Mantan Pangdam Jaya); dan sederet nama tokoh nasional lainnya.
Satukan kesamaan visi dalam bidang Pendidikan dan Media semakin memperkokoh kelima lembaga. (Dok/Foto/Hitv)
BERBAGAI isu strategis mengemuka dalam diskusi, mulai dari penguatan literasi publik terhadap informasi yang akurat, konsolidasi organisasi di daerah, peningkatan kompetensi jurnalis dan penulis, hingga memastikan keberlanjutan ekonomi media tanpa mengorbankan independensi editorial.
Dalam keseluruhan pembahasan, perspektif pendidikan yang dibawa Ir. Agung Karang tampil sebagai benang merah yang menyatukan kepentingan media dan komunitas yang lebih luas.
Hasil silaturahmi dan kesepakatan kerjasama ini akan dijadikan landasan utama dalam perumusan agenda resmi dan program prioritas PP MIO Indonesia tahun 2026, yang selanjutnya akan ditetapkan melalui mekanisme organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. (/*/*/)
Humas:
MIO Indonesia
- Penulis: Alam Massiri
