Pawai Ogoh-ogoh Semarakkan Penyambutan Hari Raya Nyepi di Dusun Belitung!
- account_circle
- calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
- visibility 73
- comment 0 komentar
- print Cetak

Masyarakat Hindu di Dusun Balitung, Desa Pelepak Pute, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1947 dengan melaksanakan rangkaian kegiatan Pawai Ogoh-ogoh yang penuh semangat. Acara ini diadakan pada hari Jum’at, 28 Maret 2025, mulai pukul 14.00 WIB, di Lapangan Balai Sanggar Seni Barong Dance, Dusun Balitung.
HITVBERITA.COM | Belitung – Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Wakil Bupati Belitung, Syamsir, S.I.Kom, Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani, SE, serta perwakilan dari TNI, Polri, dan instansi pemerintah lainnya. Tak kurang dari 900 umat Hindu turut memeriahkan perayaan yang bertujuan untuk menyambut Hari Raya Nyepi ini.
Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua PHDI Kabupaten Belitung, I Wayan Suta, yang menjelaskan makna dari Ogoh-ogoh sebagai simbol pengusiran kekuatan negatif.
Ketua PHDI Kabupaten Belitung, I Wayan Suta. (Dok/Foto/Is)
“Ogoh-ogoh ini melambangkan kejahatan yang harus dibakar agar umat Hindu dapat menjalankan ibadah Nyepi dengan hati yang suci dan seimbang,” ujarnya.
Wakil Bupati Belitung, Syamsir, juga memberikan sambutannya, menekankan pentingnya toleransi antar umat beragama di Kabupaten Belitung. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi daya tarik wisata bagi daerah tersebut, serta dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Belitung.
Rangkaian kegiatan Pawai Ogoh-ogoh yang diikuti dengan tari-tarian tradisional dan atraksi Barongsai Singa Mas Belitung, membawa suasana meriah di Dusun Balitung.
Atraksi Barongsai Singa Mas Belitung. (Dok/Foto/Is)
Setelah mengarak Ogoh-ogoh keliling kampung, acara puncak dilaksanakan dengan pembakaran Ogoh-ogoh, simbol pembersihan alam dan diri dari segala sifat buruk.
Sebelumnya, kegiatan juga dimulai dengan Tawur Agung Kesanga, upacara untuk menetralkan alam semesta dari segala kekuatan negatif. Semua acara berjalan lancar, aman, dan tertib berkat pengamanan dari Polsek Sijuk.
Pawai Ogoh-ogoh ini tidak hanya menjadi momen spiritual bagi umat Hindu, tetapi juga menunjukkan kekayaan budaya Belitung yang perlu dilestarikan. Selain itu, acara ini mempererat rasa gotong-royong dan kebersamaan di masyarakat, mencerminkan kekuatan tradisi yang hidup di Kabupaten Belitung.
Pawai Ogoh-ogoh menjadi momentum guna mempererat rasa gotong-royong dan kebersamaan di masyarakat. (Dok/Foto/Is)
Demikian dilaporkan oleh Reporter Iswandi, dari Kantor Perwakilan Redaksi Hitvberita.com Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berkedudukan di Tanjung Pandan. (**)
Reporter: Iswandi
Editor: Redaksi HITV
- Penulis:

Saat ini belum ada komentar