Pelajar Hadapi Era Digital, PII Jabar Rumuskan Arah Baru di Konferwil XXXI
- account_circle Miftahul Fajar
- calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

Konferwil XXXI PII Jawa Barat menjadi ajang strategis bagi pelajar untuk merumuskan penguatan literasi digital dan menyiapkan generasi yang siap bersaing di era Indonesia Emas 2045.
HITVBERITA.COM | Garut – Pelajar Islam Indonesia (PII) Jawa Barat menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) XXXI di Local Education Center (LEC) Garut, Jumat (21/11/2025). Forum ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Anggota DPR RI Komisi X Hoerudin Amin, Tenaga Ahli Menteri Agama Ahmad Jojon Novandri, serta Koordinator Tenaga Ahli Wamendikdasmen Lamlam Pahala. Pemerintah Kabupaten Garut turut mendukung melalui kehadiran Asisten Daerah I.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengurus Besar PII, Abdul Kohar Ruslan, menekankan pentingnya literasi digital bagi pelajar. Menurutnya, ruang digital tidak hanya membuka peluang, tetapi juga menghadirkan ancaman serius seperti maraknya judi online.
“Pelajar hari ini harus dibekali literasi digital yang matang agar mampu menyeleksi mana yang bermanfaat dan mana yang berdampak buruk,” ujar Kohar.
“Konferensi ini diharapkan melahirkan gagasan strategis untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” lanjutnya.
Sementara Ketua Umum PW PII Jawa Barat, Muhamad Khazimi, menegaskan bahwa Konferwil bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan. Ia menekankan perlunya menyiapkan generasi pelajar yang memiliki kapasitas digital, kreativitas, dan kemampuan berinovasi.
“Kader PII harus relevan dengan dinamika teknologi dan memiliki daya saing tinggi,” kata Khazimi.
Konferwil XXXI PII Jawa Barat menjadi momentum penting untuk memperkuat karakter dan kapasitas pelajar Islam. Harapannya, lahir generasi berakhlak, berintegritas, dan siap menghadapi transformasi digital yang kian cepat.
- Penulis: Miftahul Fajar
