Pemkab Purwakarta Alokasikan Rp12 Miliar untuk Program Imah Alus, Perbaiki Rutilahu di 2025
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
- visibility 25
- comment 0 komentar
- print Cetak

Program “Imah Alus” (Rumah Bagus) yang tengah dilaksanakan oleh Pemkab Purwakarta. (Foto/Raffa/HiTV)
Penulis: Raffa Christ Manalu
Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp12 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 untuk mewujudkan program unggulan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang bertajuk Imah Alus (Rumah Bagus). Program ini fokus pada peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta.
HITVBERITA.COM | Purwakarta —Menurut Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Purwakarta, Ofi Sofyan Gumelar, program ini akan mencakup 302 unit Rutilahu, yang terdiri dari 278 unit rumah yang dikelola melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di masing-masing desa dan 24 unit rumah yang dibantu oleh dana pokok pikiran (pokir) DPRD Purwakarta. Semua kegiatan tersebut dibiayai sepenuhnya melalui APBD.
“Jumlah rumah tidak layak huni di Purwakarta masih terdata sebanyak 10.775 unit, dan pada tahun 2025 ini kami akan fokus pada 302 unit rumah yang tersebar di berbagai desa,” kata Ofi, saat ditemui HITV di kantor Disperkim baru-baru ini.
Dari segi anggaran, lanjut Ofi, setiap unit Rutilahu akan mendapatkan alokasi dana sebesar Rp40 juta. Pembangunan rumah akan mengusung konsep kearifan lokal dengan model rumah panggung, yang lebih dikenal dengan rumah adat Sunda. Gaya arsitektur ini dipilih untuk memperkuat identitas budaya lokal, sekaligus meningkatkan daya tahan bangunan terhadap kondisi alam.
SEJAUH ini, proses renovasi telah berjalan dengan cukup baik. Dari total 60 unit yang sedang dalam tahap perbaikan, 15 unit telah selesai diperbaiki, sementara 20 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Selain itu, 25 unit rumah sedang dalam proses administrasi pencairan dana. Diharapkan seluruh rumah yang direncanakan dapat selesai dalam periode kepemimpinan Bupati Saepul Bahri Binzein.
Ofi Sofyan Gumelar juga menyatakan harapannya agar anggaran yang tersedia di APBD tahun-tahun mendatang dapat terus meningkat.
“Kami berharap alokasi dana APBD semakin besar, agar lebih banyak masyarakat yang bisa terbantu. Selain itu, kami juga terus berupaya mencari sumber dana lain, seperti dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, salah satunya dari Bank Jabar Banten (BJB), dan Baznas,” ujarnya.
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menyampaikan bahwa program Imah Alus adalah bagian dari upaya Pemkab Purwakarta untuk memastikan setiap warga dapat tinggal di rumah yang layak dan nyaman.
Program ini, menurut Om Zein sebutan lain untuk Bupati Purwakarta, tidak hanya menargetkan perbaikan fisik rumah, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses terhadap tempat tinggal yang sehat dan aman.
Dengan konsep yang mengedepankan kearifan lokal dan semangat gotong royong, diharapkan program *Imah Alus* dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Purwakarta, serta mewujudkan visi dan misi Bupati Purwakarta dalam memajukan daerah tersebut. (**)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar